Sosok-sosok genius seperti Steve Jobs, Richard Branson, dan Sheryl Sandberg punya satu kelemahan yang sama. Mereka punya banyak keraguan! Tapi jangan salah, Bela. Sebetulnya kelemahan ini bisa menjadi kekuatan terpendam yang berguna bagi kesuksesanmu karena empat alasan ini. 

 

1. Tahu Nggak, Para Penemu Genius Ternyata Punya Ratusan Keraguan dalam Benak Mereka, Lho!

Orang-orang yang terbukti bekerja lebih baik adalah mereka yang tak cepat puas. Mereka selalu mencari cara yang lebih baik, lebih cepat, lebih efisien, dan lebih tepat. Itulah mengapa para penemu jenius selalu menciptakan inovasi-inovasi baru. 

 

2. Tahu Nggak, Para Penemu Genius Ternyata Punya Ratusan Keraguan dalam Benak Mereka, Lho!

Apakah kamu benar-benar percaya bahwa bisnismu akan berjalan lancar dan langsung sukses? Kalau iya, berarti kamu sudah gila. Penelitian yang dilakukan oleh Bloomberg mengindikasikan bahwa hanya dua dari sepuluh bisnis yang mampu bertahan setelah sepuluh tahun. Kamu tidak naif dan bisa melihat situasi. Maka keraguanmu bukannya tidak ada landasannya, tapi kamu ingin mempertimbangkan segala hal dan risiko yang mungkin muncul.  

 

3. Tahu Nggak, Para Penemu Genius Ternyata Punya Ratusan Keraguan dalam Benak Mereka, Lho!

Kamu selalu ingin jawaban yang pasti untuk setiap pertanyaanmu, maka kamu pun cenderung meragukan segala hal yang baru kamu dengar. Kamu akan meneliti dan mempelajarinya baik-baik terlebih dahulu. 

 

4. Tahu Nggak, Para Penemu Genius Ternyata Punya Ratusan Keraguan dalam Benak Mereka, Lho!

Jika kamu adalah orang yang super percaya diri dan terlalu yakin dengan keputusanmu, apa pun yang kamu kerjakan tak akan berkembang jauh. Kamu hanya akan dapat satu perspektif saja. Tapi lain halnya kalau kamu punya kebimbangan, kamu jadi punya kecenderungan untuk menanyakan pendapat orang lain yang berbeda dari sudut pandangmu.  

 

Nah, kalau kamu termasuk orang yang punya banyak keraguan, bersiap-siaplah untuk jadi orang sukses sebentar lagi! Tapi ingat, jangan biarkan keraguanmu menghalangi langkahmu menuju keberhasilan.