Perjalanan lavojoy pun berlanjut hingga ke produk unggulan yang ternyata digemari konsumen Indonesia, apalagi kalau bukan Let It Glow Daily Shine Tone Up Body Serum SPF 50 PA++++.
Let It Glow Daily Shine Tone Up Body Serum SPF 50 PA++++ diluncurkan sebagai body serum pertama di Indonesia dengan instant tone-up effect. Sejak pertama kali diluncurkan, produk ini langsung mencuri perhatian pasar. Bahkan, sebanyak 100 ribu unit yang diproduksi pada peluncuran perdana langsung habis terjual.
"Pada saat kita launching pertama, ternyata kita pesan 100 ribu pcs, habis. Itu jujur di luar ekspektasi kita — barang baru dikenalin, tiba-tiba langsung sold out," kenangnya. Karena respon yang baik itu, lavojoy pun mulai mencari terobosan baru dengan input dari konsumen.
"Kami menerima banyak feedback. Ada yang suka karena teksturnya terasa lebih rich, tapi ada juga yang merasa sedikit lengket, terutama saat berkeringat. Dari situ tim R&D mulai menyempurnakan formulanya agar lebih ringan, lebih cepat menyerap, tapi tetap memberikan hasil yang sama,." jelas Kak Leo.
Nggak hanya soal tekstur aja yang berinovasi, tapi juga dari segi shade yang bertambah. Karena awalnya produk ini menyesuaikan dari shade orang luar dengan lokal yang cenderung sawo matang.
“Awalnya kita bawa inovasi mengikuti warna kulit Asia yang di-cross dengan Australia. Setelah dibawa ke sini, banyak masukan dari konsumen, terutama yang kulitnya lebih gelap merasa kurang terlihat karena terlalu putih.”
Ia melanjutkan, “Akhirnya tim R&D mencoba membuat body serum dengan beberapa shade yang disesuaikan warna kulit orang Indonesia. Kita tarik 4 kategori kulit: putih ke pucat, putih ke pink, kuning langsat ke tan, dan sawo matang. Shade 02 dibuat lebih universal untuk kulit orang Indonesia yang kuning ke gelap, dan ada shade paling gelap untuk kulit yang cenderung matang. Tim ingin efek tone up-nya terlihat naik sedikit tapi tetap natural.”
Kak Leo pun berbagi cerita bagaimana saat shade 01 dan 02 diluncurkan dan diterima pasar, tim lavojoy benar-benar senang karena ide sesederhana itu ternyata bisa diterima banyak orang, dan komunitas masih menyukai produk ini sampai sekarang.
Bela termasuk yang mengandalkan produk ini juga nggak? Share pengalaman Bela juga dong!