Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Biar Keuangan Sehat, Begini Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung
Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. unsplash.com/Priscilla Du Preez)
  • Menolak ajakan saat bujet terbatas penting untuk menjaga kesehatan finansial, tanpa berarti tidak menghargai teman atau menjauh dari pertemanan.
  • Sampaikan penolakan sejak awal secara jujur, singkat, tegas, dan sopan; cukup jelaskan sedang membatasi pengeluaran atau memprioritaskan kebutuhan lain.
  • Tetap bersosialisasi dengan menawarkan aktivitas lebih hemat dan menetapkan anggaran khusus hiburan; gunakan batas anggaran sebagai dasar keputusan ikut atau menolak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ajakan nongkrong dari teman memang sering sulit ditolak. Apalagi kalau sudah lama tidak bertemu atau teman-teman sedang merencanakan kegiatan bersama. Rasanya tidak enak kalau harus mengatakan tidak, takut dianggap menjauh, atau khawatir suasana pertemanan menjadi berbeda.

Di sisi lain, memaksakan diri mengikuti semua ajakan juga bisa membuat kondisi keuangan berantakan. Pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali, seperti makan di luar, coffee shop, menonton film, atau sekadar nongkrong, lama-kelamaan bisa menghabiskan anggaran yang sebenarnya sudah dialokasikan untuk kebutuhan lain.

Menolak ajakan bukan berarti kamu tidak menghargai teman. Justru, belajar mengatakan tidak ketika kondisi keuangan belum memungkinkan merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan finansial. Lantas, bagaimana cara menolak ajakan teman tanpa membuat suasana menjadi canggung? Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba.

1. Jujur tentang kondisi keuanganmu

Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. unsplash.com/Bady Abbas)

Cara paling sederhana untuk menolak ajakan adalah dengan mengatakan kondisi sebenarnya secara jujur. Kamu tidak perlu menjelaskan seluruh kondisi keuangan secara detail. Cukup sampaikan bahwa saat ini sedang membatasi pengeluaran atau memiliki anggaran yang perlu dijaga.

Misalnya, kamu bisa mengatakan, "Maaf, kali ini aku nggak ikut dulu, ya. Lagi mau lebih hemat karena ada kebutuhan yang harus diprioritaskan." Kalimat seperti ini terdengar sederhana, tetapi cukup jelas untuk menunjukkan bahwa alasanmu bukan karena tidak ingin bertemu dengan mereka.

Teman yang baik seharusnya bisa memahami bahwa setiap orang memiliki kondisi dan prioritas finansial yang berbeda. Kamu juga tidak perlu merasa harus memberikan alasan yang rumit hanya supaya penolakanmu terdengar masuk akal.

2. Sampaikan penolakan sejak awal

Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. pexels.com/Gabby K)

Kalau sejak awal kamu sudah tahu bahwa budget sedang terbatas, jangan menunggu sampai hari keberangkatan untuk mengatakan tidak. Semakin cepat kamu menyampaikan penolakan, semakin mudah bagi teman-teman untuk memahami situasinya. Mereka juga memiliki waktu untuk mencari alternatif lain atau mengatur ulang rencana jika memang diperlukan.

Selain itu, mengatakan tidak sejak awal dapat menghindarkanmu dari situasi serba salah. Kamu tidak perlu tiba-tiba membatalkan acara atau mencari alasan ketika hari H sudah tiba.

Kamu bisa memberikan respons sederhana seperti, "Kayaknya aku belum bisa ikut untuk yang ini, deh. Lagi ada target keuangan yang harus aku jaga."

Respon kamu tetap terlihat tegas dan sopan di waktu bersamaan.

3. Tawarkan alternatif yang lebih hemat

Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. unsplash.com/Elevate)

Menolak ajakan tidak selalu berarti harus menolak pertemuannya. Kalau kamu sebenarnya tetap ingin menghabiskan waktu bersama teman, coba tawarkan aktivitas lain yang membutuhkan biaya lebih sedikit.

Misalnya, kalau teman mengajak makan di restoran yang cukup mahal, kamu bisa mengusulkan makan bersama di rumah. Kalau mereka ingin pergi ke tempat wisata berbayar, kamu bisa mengajak berjalan-jalan di taman atau melakukan aktivitas gratis lainnya.

Bahkan, kegiatan sederhana seperti memasak bersama, bermain gim, menonton film di rumah, atau sekadar mengobrol sambil membawa makanan masing-masing bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Dengan begitu, kamu tetap menjaga hubungan sosial tanpa harus mengorbankan anggaran yang sudah dibuat.

4. Gunakan alasan yang tegas, tetapi tidak menyinggung

pexels.com/nowrin-sanjana

Terkadang masalahnya bukan pada keinginan untuk ikut, melainkan memang ada prioritas keuangan yang harus didahulukan. Dalam kondisi seperti ini, kamu berhak memberikan alasan yang tegas. Misalnya, sedang menabung untuk kebutuhan tertentu, membatasi pengeluaran bulanan, atau sedang berusaha menyelesaikan kewajiban finansial.

Kamu tidak perlu merasa harus meminta maaf berkali-kali. Coba gunakan kalimat seperti, "Aku sebenarnya mau ikut, tapi bulan ini lagi harus mengikuti anggaran yang sudah dibuat. Jadi, untuk sementara aku skip dulu, ya."

Cara tersebut menunjukkan bahwa keputusanmu sudah dipikirkan dan bukan penolakan secara spontan.

5. Jangan terlalu banyak memberikan alasan

Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. pexels.com/Anete Lusina)

Ketika merasa tidak enak menolak, kamu mungkin terdorong memberikan alasan panjang lebar. Padahal, semakin banyak alasan yang diberikan, penolakan justru bisa terdengar seperti sedang mencari pembenaran. Kamu tidak wajib menjelaskan saldo rekening, jumlah tabungan, atau rincian pengeluaran kepada teman.

Cukup katakan bahwa kamu sedang mengatur keuangan dan belum bisa mengikuti ajakan tersebut. Kamu bisa bilang dengan kata-kata seperti berikut ini:

"Aku nggak ikut dulu, ya. Lagi fokus mengatur pengeluaran bulan ini."

Singkat, jelas, dan tidak membuka terlalu banyak ruang untuk perdebatan. Jadi, teman kamu pun tidak akan berpikir kamu banyak beralasan yang terkesan terlalu menghindari ajakan teman kamu tersebut.

6. Sesuaikan ajakan dengan anggaran yang kamu punya

Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. unsplash.com/Muhammad Daudy)

Kalau kamu tetap ingin bersosialisasi, bukan berarti semua kegiatan harus dihindari. Kamu bisa membuat anggaran khusus untuk hiburan dan pertemanan. Misalnya, setiap bulan kamu menentukan nominal tertentu untuk nongkrong atau menikmati aktivitas bersama teman. Selama pengeluaran masih berada di dalam batas tersebut, kamu bisa mengikuti ajakan tanpa terlalu khawatir mengganggu kebutuhan utama.

Namun, ketika anggaran sudah habis, kamu bisa menggunakan itu sebagai batas untuk mengatakan tidak. Dengan cara ini, keputusan untuk menolak bukan lagi sekadar berdasarkan perasaan, melainkan bagian dari perencanaan keuangan yang sudah kamu buat.

7. Gunakan kalimat penolakan yang sopan

Cara Menolak Ajakan tanpa Canggung (Dok. unsplash.com/Rendy Novantino)

Kalau kamu masih bingung harus berkata apa, beberapa contoh berikut bisa disesuaikan dengan situasinya:

  • "Aku skip dulu, ya. Lagi mau hemat bulan ini. Next time kalau sudah ada bujet, aku ikut." (untuk ajakan nongkrong)

  • "Aku lagi nggak bisa keluar banyak buat makan. Kalau mau, kita cari tempat yang lebih murah saja." (untuk ajakan makan di tempat mahal)

  • "Kayaknya aku belum bisa ikut kali ini karena lagi ada target tabungan. Semoga next trip aku bisa ikut." (untuk ajakan liburan)

  • "Maaf, kali ini aku nggak bisa ikut. Pengeluaran bulan ini sudah aku atur dari awal." (untuk ajakan mendadak)

Kuncinya adalah tetap ramah tanpa memberikan kesan bahwa kamu sedang menjauh dari teman.

Menolak ajakan teman memang tidak selalu mudah, terutama kalau kamu takut membuat orang lain kecewa. Namun, menjaga keuangan tetap sehat membutuhkan keberanian untuk menentukan prioritas dan mengatakan tidak ketika memang belum mampu.

Kamu tidak harus memberikan alasan panjang atau merasa bersalah. Cukup jujur, sampaikan dengan sopan, dan bila memungkinkan tawarkan aktivitas alternatif yang lebih hemat.

Sebab, pertemanan yang baik seharusnya tidak diukur dari seberapa sering kamu ikut nongkrong atau seberapa banyak uang yang kamu keluarkan. Kalau hubungan tersebut memang sehat, teman-temanmu akan memahami ketika kamu sedang memilih untuk lebih bijak mengatur keuangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article