Rosemary adalah jenis tanaman perennial atau tanaman menahun. Tanaman dengan nama latin Rosmarinus officinalis ini berasal dari daratan Mediterania. Rosemary dapat hidup di negara dengan empat musim ataupun dua musin seperti Indonesia.

Rosemary dapat digunakan sebagai pengharum ruangan dengan aroma pinus yang menyegarkan. Tanaman herbal ini juga biasa digunakan untuk melumuri daging, olesan roti panggang, sampai banyak digunakan pada masakan Italia. 

Rosemary tidak sulit untuk ditanam. Kamu bisa menanam tumbuhan ini kapan saja dan di mana saja. Setelah memiliki akar tanaman ini bisa tumbuh sampai bertahun-tahun. Masih bingung? Inilah tips dan cara mudah menanam rosemary

1. Menggunakan media yang tepat

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap Sehatlazada.com

Gunakan tanah berpasir yang sudah dikeringkan untuk menanam rosemary. Tanaman ini akan tumbuh dengan baik di udara yang hangat dan lembap. Rosemary tidak tahan pada suhu dingin di bawah 30 F (-1 C). 

Untuk kamu yang ingin menyimpan rosemary di dalam ruangan, gunakan gabah mentah tanpa dicampur bahan apapun. Dapat juga menggunakan media tanam poros berupa campuran sekam bakar, sekam mentah, sekam, dengan sedikit cocopeat.

2. Kurangi penggunaan air

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap Sehatidntimes.com

Rosemary termasuk tanaman yang mudah membusuk jika menyerap banyak air. Siramlah tanaman rosemary kamu seminggu tiga kali secara teratur. Hal ini dilakukan agar tanaman tidak busuk atau ditumbuhi jamur. Kamu bisa menyiram sampai air yang kamu siramkan mengalir melewati lubang-lubang di bawah pot. Pastikan setelahnya, tanaman kamu kering, ya!

3. Sinar matahari yang cukup

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap Sehatnationalgeographic.grid.id

Tanaman rosemary menyukai sinar matahari, sinar matahari baik untuk pertumbuhan rosemary. Pastikan kamu menaruh tamanan rosemary pada area yang tidak terpapar sinar matahari langsung dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Saat musim hujan dan musim dingin, pindahkan rosemary ke dalam ruangan. Pastikan media tanam yang digunakan tidak lembap pada musim hujan, serta tidak terlalu kering saat musim dingin. 

4. Memangkas rosemary

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap Sehathaibunda.com

Pangkaslah rosemary yang sedang kamu tanam agar tumbuh lebih subur lagi dari sebelumnya. Rata-rata tamanan akan tumbuh lebih subur setelah pemangkasan. Kamu bisa mulai memangkas rosemary saat bunga sudah berhenti mekar.

Saat pemangkasan pastikan tidak mengambil lebih dari sepertiga tanaman dan membuat potongan tepat di atas sambungan daun. Potongan daun dapat kamu keringkan dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. 

5. Pemberian pupuk

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap Sehatkampustani.com

Tamanan rosemary akan cepat membusuk jika ditanam pada tanah yang terlalu subur. Kamu harus memastikan tanah yang digunakan terdapat cukup kapur. Pupuk dapat diberikan sebulan sekali. Gunakanlah pupuk organik cair atau pupuk kandang. 

Jika rosemary terserang kutu hitam, jangan gunakan pestisida anorganik. Kamu bisa menggantinya dengan pestisida alami. Pestisida alami bisa kamu dapatkan dari campuran bawang putih dan minyak neem.

6. Budidaya rosemary

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap Sehat99.co

Untuk kamu yang ingin membudidayakan rosemary, bisa menggunakan teknik stek batang. Pembudidayaan dengan teknik stek batang akan lebih mudah ketimbang dengan biji. Mulailah dengan memotong batang rosemary yang bagus dan cukup umur sepanjang 10 sentimeter. Tanam rosemary ke dalam pot yang sudah disiapkan. 

Gunakan tanah yang dicampur dengan pasir kasar serta lumut gambut. Siramlah tanaman secara teratur, kemudian simpan di tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Kurang lebih 20 hari akar akan terbentuk, kemudian pindahkan rosemary ke dalam pot yang lebih besar. Pastikan seluruh akar tercabut agar tanaman tidak mudah mati dan layu.

7. Memanen Rosemary

7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Rosemary agar Tetap SehatFaunaDanFlora.com

Daun rosemary bisa kamu petik jika tanaman sudah mulai besar dan mengeluarkan aroma harum. Kamu tidak perlu khawatir karena tanaman ini akan hijau sepanjang tahun, sehingga bisa digunakan kapan saja. 

Saat proses perawatan, jika terdapat bagian yang layu, sebaiknya cepat dipangkas agar tidak menjalari area lain. Beberapa varietas dapat tumbuh hingga 2 meter, jadi pastikan jenis yang kamu pilih cocok untuk kebutuhan kamu, ya!

Itulah tips cara menanam dan merawat rosemary, agar tetap sehat. Tertarik untuk menanam rosemary?

Baca Juga: 8 Cara Merawat Tanaman Janda Bolong Untuk Pemula

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tanaman Semak Harum yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah

Baca Juga: 10 Tanaman Hias Cantik yang Cocok di Daerah Tropis