Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
7 Highlights Momen Coachella 2026 Week 2 yang Hangat Diperbincangkan
instagram.com/sabrinacarpenter, coachella
  • Coachella 2026 Week 2 menghadirkan kolaborasi lintas generasi, termasuk duet ikonik Sabrina Carpenter dan Madonna yang menandai momen emosional kembalinya sang Queen of Pop ke panggung festival setelah dua dekade.
  • Anyma memukau dengan debut pertunjukan futuristik ÆDEN yang menggabungkan seni klasik dan teknologi digital, menampilkan tamu seperti LISA, Ellie Goulding, hingga Joji dalam visual spektakuler bertema mitologi modern.
  • BIGBANG resmi umumkan tur dunia perayaan 20 tahun mereka usai tampil enerjik di Coachella, menegaskan reuni ini sebagai awal baru perjalanan grup legendaris asal Korea Selatan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Festival musik Coachella 2026 Week 2 menampilkan berbagai momen penting, termasuk kolaborasi lintas generasi, debut pertunjukan futuristik, hingga pengumuman tur dunia oleh BIGBANG.
  • Who?
    Sabrina Carpenter, Madonna, Anyma, Justin Bieber, The Strokes, PinkPantheress, Manon Bannerman, Fujii Kaze, dan BIGBANG menjadi sosok utama yang tampil di panggung minggu kedua Coachella 2026.
  • Where?
    Seluruh rangkaian acara berlangsung di Empire Polo Club, Indio, California, Amerika Serikat—lokasi tetap penyelenggaraan festival musik tahunan Coachella.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada akhir pekan kedua festival Coachella 2026, tepatnya tanggal 17 hingga 19 April 2026 waktu setempat.
  • Why?
    Minggu kedua festival digelar sebagai lanjutan dari tradisi dua pekan Coachella untuk menghadirkan pengalaman musik berbeda serta memberi ruang bagi kolaborasi dan kejutan baru di setiap penampilan.
  • How?
    Para musisi menampilkan pertunjukan langsung dengan konsep visual dan artistik beragam—mulai dari duet lintas generasi hingga penggunaan teknologi digital canggih—disaksikan lebih dari seratus ribu penonton per hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Momen Coachella 2026 Week 2 kembali jadi sorotan global dengan deretan penampilan tak terduga, kolaborasi lintas generasi, hingga comeback yang penuh makna di panggung gurun California, 17-19 April.

Festival musik tahunan ini bukan hanya soal line-up besar, tetapi juga kejutan-kejutan yang membentuk pengalaman tak terlupakan bagi lebih dari 100 ribu penonton setiap harinya.

Berikut highlight paling mencuri perhatian dari Coachella 2026 week 2!

1. Sabrina Carpenter dan Madonna hadirkan kolaborasi lintas generasi yang ikonik

Madonna mengejutkan penonton dengan tampil sebagai tamu spesial dalam set penampilan utama Sabrina Carpenter pada Jumat (17/4) malam.

Penyanyi yang dijuluki Queen of Pop itu naik ke panggung untuk membawakan “Vogue”, “Like A Prayer”, serta satu lagu yang diduga berasal dari album terbarunya.

Kemunculan ini terjadi setelah beberapa hari spekulasi bahwa Madonna akan hadir di festival tersebut. Sebelumnya, ia juga telah mengonfirmasi perilisan Confessions II, sekuel dari album Confessions on a Dance Floor (2005).

Setelah Sabrina Carpenter menyelesaikan penampilan “Juno”, Madonna muncul saat intro “Vogue” mulai diputar, diiringi para penari yang langsung berpose.

Dengan rambut pirang serasi dan korset renda, keduanya menyanyikan lagu house ikonik tahun 1990 tersebut sebelum berjalan di panggung untuk membawakan lagu baru.

Terima kasih banyak sudah mengundang saya ke penampilanmu,” ujar Madonna di atas panggung. Sabrina pun membalas, “Tidak perlu berterima kasih, Madonna. Kamu bisa mendapatkan apa pun yang kamu mau.

Di hadapan penonton, Madonna mengenang momen pertamanya tampil di Coachella dua dekade lalu. Ia menyebut bahwa pada 2006, ia tampil di tenda dance dan pertama kali membawakan Confessions on a Dance Floor di Amerika Serikat. Momen tersebut terasa sangat berkesan baginya.

Ia menambahkan bahwa kembali ke Coachella 20 tahun kemudian menjadi pengalaman yang terasa seperti siklus yang kembali utuh dan sangat berarti secara personal.

Madonna juga sempat bercanda bahwa ini adalah pertama kalinya ia tampil bersama seseorang yang lebih pendek darinya, sambil mengucapkan terima kasih atas pengalaman tersebut, sebelum keduanya melanjutkan duet “Like A Prayer”.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari penampilan utama Sabrina Carpenter di minggu kedua Coachella. Pada minggu sebelumnya, ia juga menghadirkan komedian Will Ferrell sebagai tamu spesial.

2. Anyma debutkan show futuristik ÆDEN dengan visual spektakuler

Anyma kembali ke Coachella di weekend 2 setelah penampilannya di minggu pertama dibatalkan akibat angin kencang. Dalam kondisi cuaca yang lebih tenang, ia akhirnya memperkenalkan pertunjukan barunya yang berjudul ÆDEN untuk pertama kalinya di dunia.

Tampil sedikit lewat tengah malam, Anyma naik ke panggung dengan balutan serba putih, sementara layar raksasa sepanjang panggung utama menyala di belakangnya. Visual pertunjukan dibuka dengan deretan kolom digital yang runtuh lalu kembali berdiri, menjadi pengantar dunia visual yang terus berubah sepanjang set.

Panggung juga menjadi bagian dari pengalaman imersif, dengan platform tempat Anyma berdiri yang naik dan turun, menciptakan ilusi seolah ia melayang atau berada di tengah pusaran efek visual seperti api dan elemen digital lainnya.

Pertunjukan ini kemudian menghadirkan karakter yang terinspirasi dari patung David karya Michelangelo, yang menghancurkan kolom-kolom tersebut sebelum memperlihatkan elemen robotik di balik bentuk batu.

Sepanjang set, visual lain juga muncul, mulai dari figur menyerupai Medusa dengan ular yang bergerak mengikuti beat, hingga sosok-sosok mitologis dengan tubuh menyerupai akar pohon, iblis perempuan, dan akhirnya malaikat.

Perpaduan antara seni klasik dan teknologi modern menjadi konsep utama dunia visual Anyma, melanjutkan pendekatan yang sebelumnya diperkenalkan dalam residensi End of Genesys di Sphere Las Vegas.

Beberapa visual lama juga kembali dihadirkan, termasuk mata digital dari segmen “Voices In My Head” yang kini tampil lebih gelap dengan efek darah hitam.

Sejumlah tamu spesial turut meramaikan penampilan ini. Ellie Goulding muncul secara visual dalam lagu “Hypnotized”, dengan wajah yang ditampilkan menyerupai patung marmer. Anyma juga menghadirkan Matt Bellamy dan Swae Lee sebagai tamu panggung.

Momen paling ditunggu terjadi saat LISA tampil membawakan “Bad Angel”, kolaborasi yang baru dirilis pada 8 April. Ia tampil dengan gaun transparan berkilau, sementara visual dirinya sebagai sosok malaikat muncul di layar. Dalam penampilan tersebut, ia menyebut dirinya “terlalu nakal untuk seorang malaikat”, disambut antusias penonton.

Di bagian akhir, Joji tampil membawakan “Beautiful”, menutup pertunjukan dengan visual dirinya dalam bentuk patung, kembali menegaskan kontras antara manusia, seni klasik, dan teknologi digital.

3. Justin Bieber tampil lebih lepas dan penuh kejutan di weekend 2

Berbeda dari banyak headliner yang cenderung menahan kejutan di minggu kedua, Justin Bieber justru memaksimalkan setiap momen. Sabtu (18/4), ia tampil lebih lepas, lebih percaya diri, dan sepenuhnya menguasai panggung dengan caranya sendiri.

Masih mempertahankan konsep santai dari penampilannya di minggu pertama, kali ini Justin Bieber masuk ke tengah kerumunan saat membawakan “Speed Demon”, meski berisiko di tengah ribuan penggemar yang berusaha mendekat.

Di atas panggung, ia sempat mengaku adrenalinnya sedang memuncak dan merasa sulit berbicara karena energi penonton yang begitu besar. Meski begitu, hal tersebut tidak memengaruhi kualitas vokalnya di bagian awal penampilan yang berfokus pada lagu-lagu dari Swag dan Swag II.

Justin Bieber juga menghadirkan sisi personal dengan mendedikasikan lagu “Go Baby” untuk istrinya, Hailey Bieber. Tak hanya itu, penampilan “One Less Lonely Girl” berubah menjadi momen spesial ketika Billie Eilish naik ke panggung. Momen ini mengingatkan pada pertemuan pertama mereka di Coachella 2019.

Justin Bieber juga menghadirkan sejumlah tamu spesial sepanjang set. Big Sean bergabung dalam “As Long As You Love Me” sambil menyampaikan pesan dukungan yang hangat karena bangga melihat perjalanan partner duetnya tersebut melewati berbagai tantangan hidup.

SZA turut muncul membawakan “Snooze” yang langsung disambut teriakan penonton, sementara Dijon kembali tampil dalam “Devotion”.

4. The Strokes sisipkan kritik politik lewat visual yang provokatif

Youtube.com/Coachella

The Strokes kembali tampil di panggung utama Coachella pada Sabtu (18/4) untuk penampilan kedua mereka. Kali ini, mereka menutup set dengan pernyataan politik yang secara langsung menyoroti campur tangan Amerika Serikat dalam berbagai pemerintahan di dunia.

Saat membawakan lagu “Oblivius” dari 2016 yang memuat lirik “What side you standing on?”, band ini menampilkan montage video yang menuduh CIA terlibat dalam perubahan rezim secara paksa di sejumlah negara seperti Chile, Bolivia, hingga Republik Demokratik Kongo.

Video tersebut kemudian ditutup dengan cuplikan pengeboman di Gaza dan Iran yang dilaporkan dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat.

Montage tersebut juga menampilkan tokoh-tokoh seperti mantan Perdana Menteri Iran Mohammed Mossadegh, mantan Presiden Bolivia Juan Torres, dan mantan Presiden Chile Salvador Allende, disertai keterangan yang menuduh CIA berkonspirasi untuk menggulingkan mereka.

Dalam salah satu bagian, muncul gambar Martin Luther King Jr. dengan keterangan bahwa pemerintah AS dinyatakan bersalah atas pembunuhannya dalam persidangan sipil tahun 1999, meski Departemen Kehakiman kemudian menyatakan tidak menemukan bukti konspirasi saat membuka kembali kasus tersebut pada 2000.

Presentasi visual itu diakhiri dengan rangkaian gambar kehancuran akibat konflik di Iran dan Gaza, Palestina, yang dilaporkan dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat. Salah satu video yang mereka sertakan termasuk satu adegan gedung besar yang meledak dengan keterangan “Last university standing in Gaza”.

Visual ini tidak ditampilkan pada penampilan mereka di minggu pertama. Namun saat itu, vokalis Julian Casablancas sempat menyinggung militer Amerika dengan nada sarkastik, menanyakan kepada penonton apakah mereka bersemangat dengan “draft”, bukan dalam konteks olahraga NFL.

Setelah Coachella, The Strokes dijadwalkan melanjutkan tur ke Amerika Utara, Jepang, dan Eropa. Mereka juga tengah menyiapkan album terbaru berjudul Reality Awaits yang akan dirilis pada 26 Juni, sekaligus menjadi karya baru pertama mereka dalam enam tahun terakhir.

5. Manon Bannerman muncul di set PinkPantheress

Penampilan PinkPantheress di Coachella 2026 Week 2 terasa semakin spesial saat ia menghadirkan sejumlah bintang tamu ke atas panggung, salah satunya adalah Manon Bannerman.

Sosok yang dikenal lewat girl group KATSEYE itu terlihat ikut menari dan menikmati momen di atas panggung, meski ia tidak tampil bersama grupnya sendiri di festival yang sama. Sebelumnya, agensi HYBE telah mengonfirmasi bahwa ia akan menjalani hiatus sementara demi fokus pada kesehatan dan kesejahteraannya.

Dalam fancam yang beredar di internet, Manon tampak larut dalam energi set PinkPantheress, menciptakan momen yang terasa spontan sekaligus intimate.

Selain Manon, PinkPantheress juga mengundang nama-nama seperti Janelle Monáe, Zara Larsson, hingga Slayyyter untuk meramaikan panggungnya malam itu.

6. Fujii Kaze bawakan lagu BIGBANG di panggung Coachella

Youtube.com/Coachella

Fujii Kaze kembali ke Mojave Stage di Coachella Week 2 dengan penampilan yang terasa jauh lebih solid, setelah sebelumnya secara terbuka mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap set debut di pekan pertama.

Dalam wawancara usai Week 1 bersama The Associated Press yang beredar online, ia mengaku suaranya sempat hilang dan menyebut penampilannya “berantakan”, sambil berharap bisa tampil “lebih bebas” di akhir pekan berikutnya.

Momen paling mencuri perhatian hadir menjelang "Shinunoga E-wa", ketika Fujii Kaze membuka lagu tersebut dengan potongan singkat dari "Bad Boy", single milik BIGBANG yang dirilis pada 2012.

Lagu ini memang pernah ia sebut sebagai salah satu pengaruh utama di balik karya-karyanya. Pada 2022, ia bahkan sempat membagikan video saat menyanyikan versi cover bahasa Inggris dari lagu tersebut di Instagram.

Sejak pertama kali mendengarnya di 2012, saya langsung jatuh cinta pada lagu ini. Kamu juga bisa mendengar inspirasinya di lagu 'Shinunoga E-wa',” tulisnya kala itu.

Sebagai salah satu lagu paling ikonik milik BIGBANG, "Bad Boy" juga masuk dalam daftar 100 Greatest K-Pop Songs of the 2010s versi Billboard. Sementara itu, "Shinunoga E-wa" menjadi titik lonjakan global bagi Fujii Kaze usai menembus chart viral Spotify di 23 negara dan meraih sertifikasi Gold di Amerika Serikat.

Menariknya, momen singkat tersebut juga sampai ke G-DRAGON, yang membagikan ulang cuplikan penampilan Fujii Kaze di Instagram Stories miliknya yang diikuti puluhan juta orang.

7. BIGBANG umumkan tur dunia mulai Agustus

Youtube.com/Coachella

Kembalinya BIGBANG sebagai grup dip panggung Coachella 2026 masih jaidi bahan perbincangan penggemar dari berbagai belahan dunia.

"Ini bukan sekadar comeback bagi kami. Ini adalah sebuah restart," ujar DAESUNG.

Masih dengan set panggung yang spektakuler seperti pekan sebelumnya, penampilan enerjik BIGBANG menjadi ajang nostalgia berkat dibawakannya lagu-lagu hits seperti "BANG BANG BANG", "FANTASTIC BABY", hingga "WE LIKE 2 PARTY". Menggantikan "Bad Boy", pekan ini mereka gantian menyanyikan "BAE BAE" untuk memeriahkan setlist.

Tak ketinggalan, penampilan solo G-DRAGON, TAEYANG, dan DAESUNG juga masih mencuri perhatian. Di hadapan ribuan penonton Coachella, BIGBANG menegaskan bahwa reuni ini adalah permulaan baru dalam perjalanan karier mereka yang sudah menginjak tahun ke-20.

"Dua puluh tahun lalu, BIGBANG dimulai. Namun, kalian tahu apa? Kami masih belum berakhir. Seperti nama kami, ini adalah permulaan," kata TAEYANG.

Mengamini perkataan TAEYANG, G-DRAGON lanjut mengumumkan bahwa perayaan 20 tahun BIGBANG tak akan berakhir di Coachella. Agustus mendatang, mereka berencana memulai tur dunia!

"Kami punya sesuatu yang spesial untuk diumumkan untuk pertama kali. BIGBANG 20th Anniversary World Tour akan dimulai Agustus ini. Itu akan menjadi sesuatu yang sangat gila," ungkapnya.

Kabar ini disambut riuh oleh VIP (sebutan penggemar BIGBANG), baik yang hadir secara langsung maupun menyaksikannya lewat siaran langsung di YouTube. Kita doakan saja supaya Jakarta masuk ke dalam daftar kotanya, ya, Bela!

Dengan berakhirnya penampilan BIGBANG membawakan lagu "Still Life", usai juga keseruan Coachella 2026 yang berlangsung selama dua pekan terakhir. Adakah momen favorit kamu di dalam daftar ini?

Editorial Team

EditorAyu Utami