Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

8 Cara Mengatasi Flek Hitam Akibat Perubahan Hormon

8 Cara Mengatasi Flek Hitam Akibat Perubahan Hormon
pexels.com/ShotPot
Intinya Sih
5W1H
  • Melasma atau flek hitam akibat perubahan hormon sering muncul karena kehamilan, pil KB, atau menopause, ditandai bercak cokelat keabu-abuan simetris di wajah.
  • Pencegahan dan perawatan meliputi perlindungan dari sinar matahari serta penggunaan skincare dengan bahan aktif seperti vitamin C, retinoid, niacinamide, alpha arbutin, dan kojic acid.
  • Tindakan lanjutan seperti terapi laser, skinbooster, pola makan bergizi, serta mengganti metode kontrasepsi dapat membantu memudarkan flek hitam dan menjaga kesehatan kulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perubahan hormon sering menjadi penyebab utama melasma, flek hitam berukuran besar dan berwarna cokelat keabu-abuan yang muncul simetris di wajah.

Sebagai salah satu jenis hiperpigmentasi, melasma umumnya dipicu oleh ketidakseimbangan hormon. Misalnya karena penggunaan pil KB, kehamilan, atau menjelang fase menopause.

Sayangnya, kemunculan flek hitam satu ini bisa terasa cukup mengganggu sehingga banyak orang mencari cara menghilangkannya. Lantas, bagaimana cara mengatasi flek hitam akibat perubahan hormon? Simak pembahasannya di bawah ini.

Table of Content

1. Batasi paparan sinar matahari

1. Batasi paparan sinar matahari

ilustrasi gunakan sunscreen (freepik.com/Anastasia Kazakova)
freepik.com/Anastasia Kazakova

Sinar matahari menjadi salah satu faktor utama pemicu terjadinya melasma. Melansir Health Sciences Review, perubahan hormon yang disebabkan oleh pil kontrasepsi bisa meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, perlindungan dari paparan UV perlu dilakukan demi mencegah maupun mengurangi kondisi tersebut.

Saat beraktivitas di luar ruangan, coba gunakan aksesori yang bisa melindungi kulit wajahmu, seperti topi dengan tepi lebar. Selain itu, tabir surya dengan SPF minimal 30 juga perlu diaplikasikan. Pilih physical sunscreen dengan kandungan seperti zinc oxide yang cenderung lebih aman untuk berbagai jenis kulit dan minim iritasi.


2. Gunakan skincare dengan kandungan tertentu

memakai sunscreen
freepik.com/lookstudio

Penggunaan skincare rutin dengan kandungan tertentu juga dipercaya mampu memudarkan flek hitam akibat perubahan hormon. Berikut beberapa kandungan skincare yang bisa dipertimbangkan untuk mengatasi melasma.

  • Vitamin C
    Vitamin C dikenal sebagai bahan aktif yang efektif untuk penderita melasma. Antioksidan ini tak hanya mencerahkan kulit, tetapi juga melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin C bekerja dengan cara menghambat produksi melanin sehingga warna kulit akan lebih merata dan flek hitam perlahan memudar. Namun, kamu tetap perlu hati-hati dalam menggunakannya.

  • Retinoid
    Turunan vitamin A ini bisa membantu proses pengelupasan sel kulit mati dan mempercepat regenerasi sel kulit. Flek hitam yang muncul karena perubahan hormon pun bisa tersamarkan seiring waktu.

  • Niacinamide (vitamin B3)
    Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Indian Journal of Dermatology, niacinamide bisa mengurangi pigmentasi dengan mencegah transfer melanosom dari melanosit ke keratinosit secara reversible. Selain bisa menyamarkan masalah hiperpigmentasi, niacinamide juga punya sifat antiinflamasi dan anti aging.

  • Alpha arbutin
    Alpha arbutin
    merupakan turunan beta-D-glucopyranoside dari hydroquinone yang efektif untuk pengobatan hiperpigmentasi, salah satunya melasma. Bahan ini bekerja dengan menghambat enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan melanin.

  • Kojic acid
    Sama seperti alpha arbutin, kojic acid juga bekerja dengan menghambat produksi tirosinase. Selain itu, kojic acid dikenal sebagai antioksidan yang ampuh. Hasilnya, kandungan tersebut bisa meratakan warna kulit dan mengatasi masalah hiperpigmentasi ringan hingga sedang.

Perlu kamu catat, penggunaan skincare dengan beberapa kandungan di atas tentunya perlu dilakukan secara konsisten agar hasilnya optimal.


3. Terapi laser

ilustrasi perawatan laser wajah (pexels.com/Polina Tankilevitch)
pexels.com/Polina Tankilevitch

Terapi laser bekerja mirip dengan chemical peeling dalam mengurangi melasma sekaligus merangsang produksi kolagen yang memicu pergantian sel kulit. Salah satu teknologi laser yang dianggap tercanggih saat ini adalah pico laser.

Laser ini akan memecah partikel pigmentasi menjadi bagian yang lebih kecil agar bisa dibersihkan secara alami oleh tubuh. Kemudian, partikel itu digantikan dengan sel kulit baru yang lebih sehat.


4. Skinbooster

ilustrasi serum wajah
freepik.com/freepik

Cara mengatasi flek hitam akibat perubahan hormon berikutnya yaitu dengan skinbooster. Skinbooster adalah tindakan injeksi berbagai nutrisi ke lapisan dermis kulit untuk hidrasi dan peremajaan pada kulit. Tindakan ini dapat dilakukan dengan injeksi langsung ke wajah atau menggunakan alat microneedling.

Microneedling adalah prosedur minimal invasif yang menggunakan jarum-jarum halus untuk menciptakan luka mikro pada lapisan kulit. Nantinya, saat kulit mulai sembuh, warna kulit akan membaik dan produksi kolagen meningkat. Prosedur ini biasanya memerlukan beberapa sesi, masing-masing berjarak sekitar 4 hingga 12 minggu untuk hasil yang maksimal.

5. Lindungi diri dengan nutrisi yang baik

ilustrasi wanita menerapkan diet MIND
pexels.com/Mikhail Nilov

Cara ini bisa dibilang perlu dilakukan terutama untuk pencegahan. Mulailah memperbanyak konsumsi makanan yang kaya antioksidan dan vitamin. Buah dan sayuran terutama yang mengandung vitamin C dan E bisa membantu menjaga kesehatan kulit untuk mendukung proses kulit cerah alami.

Kamu juga bisa menambahkan lemak sehat, seperti minyak zaitun dan alpukat, serta asam lemak omega-3 seperti salmon. Nutrisi tersebut bisa melawan peradangan dan melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari. Mengonsumsi makanan tersebut juga diyakini bisa membuat kulit tampak lebih sehat sehingga flek hitam berangsur memudar.

6. Ganti metode kontrasepsi lain

Ilustrasi menggunakan alat kontrasepsi postpil (Freepik/Jcomp)
Freepik/Jcomp

Terakhir, jika perubahan hormon dipicu oleh penggunaan obat kontrasepsi, maka cobalah beralih ke metode kontrasepsi lain. Dikarenakan melasma terjadi karena hormon estrogen, maka kontrasepsi non hormonal seperti IUD bisa memperbaiki keadaan.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pil KB lain. Sebab, tidak semua pil KB menggunakan estrogen. Misalnya kamu beralih dari pil KB kombinasi ke pil mini progestin untuk meringankan gejala melasma.

Itu dia sejumlah cara mengatasi flek hitam akibat perubahan hormon. Jangan lupa selalu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan perawatan optimal.


FAQ seputar flek hitam akibat perubahan hormon

Apa penyebab flek hitam akibat perubahan hormon?

Flek hitam biasanya muncul karena peningkatan hormon yang memicu produksi melanin berlebih di kulit. Kondisi ini sering terjadi saat kehamilan, penggunaan pil KB, atau perubahan hormon lainnya.

Bagaimana cara mengatasi flek hitam karena perubahan hormon?

Gunakan skincare yang mengandung bahan pencerah seperti niacinamide, vitamin C, atau retinol. Selain itu, rutin memakai sunscreen setiap hari untuk mencegah flek semakin gelap.

Apakah flek hitam akibat hormon bisa hilang sendiri?

Pada beberapa kasus, flek hitam bisa memudar setelah hormon kembali stabil. Namun, perawatan kulit yang tepat tetap diperlukan agar proses pemudarannya lebih cepat.

Referensi:

"Melasma: Diagnosis and Treatment". American Academy of Dermatology Assosiation. Diakses pada Februari 2026.

Bandyopadhyay, Debabrata. “Topical Treatment of Melasma”. Indian Journal of Dermatology 54, No. 4. (Desember 2009).

"Hormones and Melasma: How to Manage the Dark Spots on Your Skin". Gennev. Diakses pada Februari 2026.

"Can Certain Birth Control Medications Cause Melasma?". Healthline. Diakses pada Februari 2026.

He, Lincen. “Application of Vitamin C in Melasma: A Meta-Analysis and Systematic Review”. Dermatologic Therapy 2026, No. 1. (2 Februari 2026).

R, Darshan Kumar, dkk. “Melasma Management: Unveiling Recent Breakthroughs Through Literature Analysis”. Health Sciences Review 14, No. 2, (23 Januari 2025).

"The Best Ways to Treat Melasma". Skin Clinic Robina. Diakses pada Februari 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah
Follow Us

Latest in Beauty

See More