Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Trik Membuat Nail Polish Lebih Rapi dan Tidak Mudah Chipping

3 min read
5 Trik Membuat Nail Polish Lebih Rapi dan Tidak Mudah Chipping
pexels.com/Element5 Digital
  • Bersihkan kuku dari minyak, krim, dan sisa produk, lalu pastikan benar-benar kering agar nail polish menempel lebih optimal.
  • Gunakan beberapa lapisan warna tipis, biarkan tiap lapisan mengering, serta aplikasikan base coat dan top coat secara merata untuk hasil halus.
  • Lapisi ujung kuku untuk mengurangi dampak gesekan, jangan gunakan kuku sebagai alat, dan hindari mengelupas kuteks yang terangkat agar permukaan kuku tidak rusak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Nail polish bisa langsung membuat tampilan kuku terlihat lebih polished, tetapi hasilnya tak selalu semulus yang dibayangkan.

Sapuan warna yang kurang rata, nail polish yang melebar ke kulit sekitar kuku, hingga ujung warna yang mulai terkelupas bisa membuat manicure terlihat kurang rapi.

Untuk mengatasinya, ada lima trik membuat nail polish lebih rapi dan tidak mudah chipping yang layak dicoba agar hasil manicure terlihat lebih halus.

Yuk, simak triknya berikut ini!

  1. 1. Pastikan kuku bersih dan kering

    ilustrasi kuku sehat (freepik.com/Racool_studio)
    freepik.com/Racool_studio

    Sebelum mengaplikasikan nail polish, bersihkan kuku dari sisa minyak, krim, atau produk perawatan yang dapat mengganggu daya lekat nail polish.

    Pastikan permukaan kuku benar-benar kering sebelum mulai mengecatnya.

    Permukaan kuku menjadi salah satu faktor penting yang menentukan seberapa baik nail polish dapat menempel.

  2. 2. Aplikasikan dalam lapisan tipis

    ilustrasi nail polish (pexels.com/Son Tung Tran)
    pexels.com/Son Tung Tran

    Daripada langsung mengoleskan satu lapisan tebal, gunakan beberapa lapisan tipis dan biarkan setiap lapisan mengering sebelum menambahkan berikutnya.

    Cara ini membantu warna terlihat lebih merata sekaligus mengurangi risiko nail polish mudah bergeser atau rusak saat belum benar-benar kering.

  3. 3. Jangan lupa base coat dan top coat

    ilustrasi penggunaan nail polish (pexels.com/Karolina Grabowska)
    pexels.com/Karolina Grabowska

    Base coat dapat membantu menciptakan permukaan yang lebih sesuai untuk lapisan warna, sementara top coat berfungsi sebagai lapisan pelindung di bagian paling atas.

    Pastikan setiap produk diaplikasikan secara merata dan tidak terlalu tebal agar hasil akhirnya tetap halus.

  4. 4. Sapukan nail polish hingga melewati ujung kuku

    ilustrasi tangan dan cat kuku (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)
    pexels.com/Photo By: Kaboompics.com

    Bagian ujung kuku termasuk area yang paling sering mengalami gesekan.

    Oleh karena itu, saat mengaplikasikan nail polish, sapukan sedikit produk ke bagian free edge atau ujung kuku untuk membantu melapisi area tersebut.

    Trik sederhana ini dapat membantu mengurangi bagian kuku yang terekspos langsung terhadap gesekan sehari-hari.

    Selain itu, American Academy of Dermatology Association menyarankan untuk tidak menggunakan kuku sebagai alat, misalnya membuka kemasan, karena kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kuku mengalami chipping, pecah, atau terangkat.

  5. 5. Hindari mengelupas nail polish yang mulai terangkat

    ilustrasi cat kuku
    pexels.com/Valeria Boltneva

    Ketika nail polish mulai chipping, jangan tergoda untuk mengelupasnya dengan kuku atau benda lain.

    Kebiasaan tersebut dapat ikut menarik lapisan permukaan kuku.

    Penelitian mengenai berbagai metode dekorasi kuku juga menunjukkan bahwa proses persiapan dan penghilangan produk manicure dapat memengaruhi kondisi kuku, terutama jika dilakukan secara agresif.

    Nah, itu dia trik membuat nail polish lebih rapi dan tidak mudah chipping yang bisa kamu ikuti.

    Dengan persiapan kuku yang tepat, aplikasi tipis dan merata, serta kebiasaan merawat kuku setelah manicure, hasil nail polish pun bisa terlihat lebih rapi dan tahan lebih lama.

    Tak kalah penting, hindari kebiasaan yang memberi tekanan berlebih pada kuku agar lapisan nail polish tidak mudah chipping.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More