Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Kenapa Makeup Mudah Geser di Sekitar Hidung? Ini Penjelasannya

3 min read
Kenapa Makeup Mudah Geser di Sekitar Hidung? Ini Penjelasannya
pexels.com/Polina Tankilevitch
  • Sebum di hidung yang kaya kelenjar sebaceous membuat permukaan cepat berminyak, sehingga foundation atau concealer lebih mudah berpindah dan memudar.

  • Cuaca panas, lembap, serta keringat dapat mengganggu lapisan makeup, terutama saat area hidung diseka atau digosok dengan tangan maupun tisu.

  • Kulit kering, skin barrier terganggu, produk terlalu tebal, dan gesekan berulang membuat complexion mudah pecah; hidrasi, aplikasi tipis, serta blotting membantu menjaga tampilan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makeup yang awalnya terlihat rapi bisa mulai memudar, menggumpal, atau bergeser di sekitar hidung setelah beberapa jam.

Area ini memang kerap menjadi salah satu bagian wajah yang lebih sulit mempertahankan complexion, terutama ketika minyak dan keringat mulai muncul.

Lalu, kenapa makeup mudah geser di sekitar hidung? Ternyata, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi ketahanannya, mulai dari produksi sebum hingga kondisi kulit dan cara mengaplikasikan produk.

Simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

  1. 1. Sebum lebih cepat muncul

    Makeup untuk kulit berminyak
    pexels.com/MART PRODUCTION

    Minyak alami yang diproduksi kulit atau sebum menjadi salah satu faktor yang dapat membuat makeup lebih cepat berubah.

    Sebum tersusun dari berbagai jenis lipid dan secara alami berada di permukaan kulit.

    Ketika produksinya meningkat, permukaan kulit menjadi lebih berminyak sehingga produk complexion dapat lebih mudah berpindah atau memudar.

    Hidung termasuk area wajah yang memiliki banyak kelenjar sebaceous.

    Itu sebabnya, minyak biasanya lebih cepat terlihat di bagian ini dan dapat membuat foundation atau concealer tidak lagi tampak sehalus saat pertama diaplikasikan.

  2. 2. Keringat ikut memengaruhi ketahanan makeup

    kulit berminyak
    freepik.com/rawpixel.com

    Cuaca panas dan lembap juga dapat menjadi tantangan bagi makeup.

    Kenaikan suhu maupun kelembapan dapat memengaruhi kondisi kulit dan jumlah air yang hilang dari permukaannya melalui proses yang disebut transepidermal water loss (TEWL).

    Saat tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat, lapisan makeup pun bisa lebih mudah terganggu.

    Terlebih jika keringat kemudian diseka atau dilap menggunakan tangan dan tisu, gesekan tersebut dapat ikut mengangkat produk dari permukaan kulit.

  3. 3. Kulit terlalu kering

    ilustrasi kulit kering (freepik.com/freepik)
    freepik.com/freepik

    Kulit berminyak bukan satu-satunya penyebab makeup sulit bertahan. Kondisi kulit yang terlalu kering atau mengalami gangguan pada skin barrier juga dapat memengaruhi tampilan complexion.

    Ketika skin barrier tidak berada dalam kondisi optimal, kehilangan air dari kulit dapat meningkat dan permukaannya bisa terasa lebih kasar atau kering.

    Jika area sekitar hidung sedang mengalami kondisi tersebut, makeup dapat terlihat kurang menyatu dan lebih mudah menunjukkan tekstur kulit.

    Oleh karena itu, jangan langsung menambah foundation saat area hidung terasa kering atau bersisik.

    Berikan hidrasi yang cukup sebelum makeup agar permukaan kulit terasa lebih nyaman dan siap menerima produk.

  4. 4. Terlalu banyak menggunakan produk

    ilustrasi foundation (pexels.com/MART PRODUCTION)
    pexels.com/MART PRODUCTION

    Menambahkan lapisan foundation yang lebih tebal bukan berarti complexion akan semakin tahan lama.

    Justru, terlalu banyak produk di area hidung dapat membuat lapisannya lebih mudah terlihat menumpuk, pecah, atau bergeser ketika terkena minyak dan keringat.

    Coba gunakan complexion dalam lapisan tipis, lalu tambahkan sedikit demi sedikit jika masih membutuhkan coverage.

    Untuk hasil yang lebih merata, tekan produk secara perlahan menggunakan spons atau puff daripada menggosoknya berulang kali.

  5. 5. Sering terkena gesekan

    ilustrasi menyeka minyak berlebih (pexels.com/Mikhail Nilov)
    pexels.com/Mikhail Nilov

    Ada satu hal yang kerap tidak disadari, yakni area hidung cukup sering terkena sentuhan.

    Mengusap wajah, menyeka keringat menggunakan tisu, atau sekadar menyentuh hidung beberapa kali sepanjang hari dapat membuat makeup perlahan berpindah.

    Jika minyak mulai muncul, hindari menggosok area tersebut. Gunakan blotting paper atau tisu dan tekan secara perlahan untuk menyerap minyak tanpa terlalu mengganggu lapisan complexion.

    Jika ada bagian yang sudah memudar, aplikasikan kembali produk dalam jumlah sedikit, kemudian kunci dengan tipis menggunakan bedak.

    Nah, sekarang sudah tahu kenapa makeup mudah geser di sekitar hidung kan? Dengan mengenali penyebabnya, kamu bisa menyesuaikan persiapan kulit dan cara mengaplikasikan makeup agar hasil complexion tetap rapi dan tahan lama.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More