Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Mengetahui Parfum Lebih Cocok Dipakai Siang atau Malam Hari
unsplash.com/Edoardo Cuoghi
  • Aroma citrus, aquatic, green, atau floral ringan umumnya cocok untuk siang, sedangkan amber, vanilla, musk, oud, patchouli, dan woody cenderung pas digunakan malam.
  • Intensitas dan konsentrasi parfum turut menentukan: aroma ringan lebih nyaman untuk aktivitas siang, sementara wangi pekat serta tahan lama lebih sesuai bagi suasana malam.
  • Uji parfum di kulit, bukan hanya blotter atau semprotan awal, lalu amati dry down dan sesuaikan aromanya dengan aktivitas, suasana, serta kenyamanan orang sekitar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Parfum yang sama bisa memberikan kesan yang berbeda tergantung kapan kamu memakainya.

Aroma yang terasa segar dan menyenangkan di pagi hari belum tentu memberikan kesan yang sama ketika digunakan untuk acara malam hari.

Begitu juga dengan parfum beraroma hangat dan intense yang mungkin terasa terlalu berat saat siang, tetapi justru semakin menarik ketika digunakan setelah matahari terbenam.

Itulah mengapa memilih parfum bukan hanya soal menyukai wanginya.

Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan untuk mengetahui apakah sebuah aroma lebih cocok menemani aktivitas siang atau justru lebih pas digunakan pada malam hari.

Popbela akan membagikan tips mengetahui parfum lebih cocok dipakai siang atau malam hari dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Kenali karakter wanginya

unsplash.com/deanna alys

Cara paling mudah adalah melihat notes yang digunakan.

Parfum dengan karakter citrus, aquatic, green, atau floral yang ringan umumnya memberikan kesan segar dan clean, sehingga terasa cocok untuk menemani aktivitas di siang hari.

Sebaliknya, aroma yang lebih hangat seperti amber, vanilla, musk, oud, patchouli, atau woody cenderung memberikan kesan lebih dalam dan sensual.

Karakter seperti ini sering terasa pas untuk malam hari, terutama ketika ingin tampil lebih elegant.

Namun, satu keluarga aroma tidak otomatis hanya cocok untuk satu waktu. Komposisi keseluruhannya tetap perlu diperhatikan.

2. Perhatikan seberapa kuat aromanya

pexels.com/andreycherkasov

Bukan cuma jenis wanginya, intensitas parfum juga bisa menjadi petunjuk.

Aroma yang ringan dan tidak terlalu memenuhi ruangan biasanya lebih nyaman digunakan saat beraktivitas di kantor, kuliah, atau bertemu orang pada siang hari.

Sementara itu, parfum dengan karakter yang lebih pekat dan long-lasting bisa menjadi pilihan untuk malam ketika suasananya lebih santai dan tidak terlalu ramai.

Konsentrasi minyak parfum juga berpengaruh terhadap daya tahan aroma. Vogue mencatat bahwa konsentrasi yang lebih tinggi umumnya membuat parfum bertahan lebih lama di kulit maupun pakaian.

3. Coba pakai sesuai aktivitasnya

pexels.com/hani almuzaini

Parfum yang terasa cocok untuk siang belum tentu terasa pas ketika digunakan untuk acara malam, begitu juga sebaliknya.

Jadi, jangan hanya mencium parfum dari blotter paper lalu langsung menentukan waktunya.

Coba gunakan di kulit dan bayangkan aktivitas yang akan dilakukan.

Untuk siang hari, parfum dengan kesan segar dan tidak terlalu dominan bisa terasa lebih nyaman saat berada di ruangan ramai atau cuaca panas.

Sedangkan untuk makan malam, pesta, atau date night, aroma yang lebih hangat dan punya karakter kuat bisa memberikan kesan berbeda.

4. Jangan hanya menilai dari semprotan pertama

pexels.com/iram shehzad

Wangi parfum saat pertama kali disemprot belum tentu sama setelah beberapa jam. Seiring waktu, aroma akan berkembang dan perlahan menunjukkan karakter yang berbeda.

Parfum yang awalnya terasa segar misalnya, bisa berubah menjadi lebih manis, woody, atau hangat setelah memasuki fase dry down.

Oleh karena itu, jangan langsung menentukan parfum cocok untuk siang atau malam hanya dari wanginya saat pertama kali dicoba.

Beri waktu beberapa saat dan perhatikan aroma yang tersisa di kulit.

Dari sini, karakter parfum akan lebih mudah dikenali dan kamu bisa menentukan kapan waktu yang paling pas untuk memakainya.

5. Sesuaikan dengan suasana yang ingin ditampilkan

pexels.com/rehman yousaf

Selain aroma, sesuaikan juga parfum dengan kesan yang ingin kamu tampilkan dan suasana saat memakainya.

Untuk siang hari, aroma yang terasa segar dan ringan biasanya lebih nyaman untuk menemani aktivitas sehari-hari, terutama ketika berada di kantor, kampus, atau tempat umum.

Sementara itu, aroma yang lebih hangat, manis, woody, atau musky bisa memberikan kesan yang lebih dalam dan cocok untuk suasana malam.

Namun, perhatikan juga intensitasnya agar aroma parfum tidak terlalu kuat sampai mengganggu kenyamanan orang di sekitar. Apalagi jika kamu akan berada di ruangan tertutup atau tempat yang cukup ramai.

Jadi, bukan hanya soal parfum yang sesuai dengan mood, tetapi juga bagaimana wanginya tetap nyaman untuk kamu dan orang lain.

Nah, itu dia tips mengetahui parfum lebih cocok dipakai siang atau malam. Jadi, daripada terpaku pada aturan tertentu, coba kenali karakter parfum, lihat bagaimana wanginya berkembang di kulit, lalu sesuaikan dengan aktivitas dan mood yang ingin kamu tampilkan.

Editorial Team

Related Article