Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Setelah Pakai Cushion Apakah Pakai Bedak Lagi? Ini Jawabannya

Setelah Pakai Cushion Apakah Pakai Bedak Lagi? Ini Jawabannya
freepik.com
Intinya Sih
  • Pemakaian bedak setelah cushion bersifat opsional, tergantung jenis kulit dan hasil akhir makeup yang diinginkan, bukan aturan wajib untuk semua orang.
  • Kulit berminyak atau aktivitas panjang disarankan menambahkan bedak agar makeup lebih tahan lama, mengontrol minyak, dan menjaga tampilan tetap segar.
  • Bagi kulit kering atau yang ingin hasil natural glow, cukup gunakan cushion saja tanpa bedak tambahan agar wajah tidak terlihat tebal atau patchy.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah pakai cushion apakah pakai bedak lagi? Jawabannya: tergantung jenis kulit dan hasil akhir makeup yang kamu inginkan. Tidak semua orang wajib memakai bedak setelah cushion, karena beberapa formula cushion sudah cukup untuk memberikan coverage sekaligus efek set ringan.

Cushion sendiri adalah base complexion yang praktis dan biasanya sudah mengandung foundation, skincare, bahkan kadang powder ringan di dalamnya. Namun, pada kondisi tertentu seperti kulit berminyak atau aktivitas seharian di luar ruangan, bedak tetap dibutuhkan untuk membantu mengunci makeup agar lebih tahan lama.

Di artikel ini, kita akan membahas kapan perlu pakai bedak lagi, kapan tidak perlu, serta tips agar kombinasi cushion dan bedak tidak bikin makeup terlihat cakey. Jadi, kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kulitmu sendiri.

Table of Content

Setelah pakai cushion apakah pakai bedak lagi?

Setelah pakai cushion apakah pakai bedak lagi?

Secara umum, cushion bisa digunakan tanpa bedak jika kamu memiliki kulit normal hingga kering dan ingin hasil akhir yang dewy atau glowing natural. Cushion biasanya sudah cukup untuk meratakan warna kulit tanpa membuat wajah terasa berat.

Namun, untuk kulit berminyak atau jika kamu akan beraktivitas seharian, penggunaan bedak bisa membantu mengontrol minyak dan membuat makeup lebih awet. Tanpa setting tambahan, cushion yang terlalu dewy bisa cepat bergeser atau terlihat greasy.

Yang perlu diingat, memakai bedak setelah cushion bersifat opsional, bukan wajib. Semua kembali pada kebutuhan kulit dan preferensi hasil akhir makeup kamu.

Fungsi cushion dan bedak dalam makeup

Cushion berfungsi sebagai foundation ringan yang memberikan coverage natural hingga medium. Banyak cushion memiliki efek glow, satin, atau matte tergantung formulanya. Selain meratakan warna kulit, cushion juga sering mengandung SPF dan skincare tambahan.

Bedak, di sisi lain, berfungsi sebagai setting product. Fungsinya adalah mengunci base agar tidak mudah bergeser, mengurangi kilap berlebih, dan membantu makeup lebih tahan lama.

Secara umum, ada dua jenis bedak:

  • Loose powder (bedak tabur): lebih ringan, cocok untuk setting tanpa menambah coverage berlebihan.
  • Pressed powder (bedak padat): lebih praktis untuk touch up dan bisa menambah sedikit coverage

Kapan perlu pakai bedak setelah cushion?

Ilustrasi pakai cushion
pexels.com

Ada beberapa kondisi yang membuat penggunaan bedak setelah cushion menjadi lebih disarankan. Situasi ini biasanya berkaitan dengan jenis kulit, aktivitas, dan hasil akhir yang diinginkan.

1. Jika kulit berminyak

Kulit berminyak memproduksi sebum lebih banyak, terutama di area T-zone. Tanpa bedak, cushion bisa lebih cepat luntur atau terlihat mengilap berlebihan. Bedak membantu menyerap minyak dan menjaga tampilan tetap fresh.

2. Jika ingin makeup lebih tahan lama

Bedak berfungsi sebagai “pengunci” base. Jika kamu punya agenda seharian, acara formal, atau meeting panjang, setting dengan bedak akan membuat cushion lebih awet dan tidak mudah transfer.

3. Jika cushion terlalu dewy

Beberapa cushion memberikan efek glass skin yang sangat glowing. Untuk sebagian orang, hasil ini terlihat terlalu berminyak. Bedak bisa membantu mengurangi efek greasy tanpa menghilangkan coverage.

4. Jika akan beraktivitas di luar ruangan

Cuaca panas dan lembap membuat makeup lebih cepat luntur. Menambahkan bedak tipis di atas cushion membantu mempertahankan makeup lebih stabil di kondisi outdoor.

5. Jika ingin hasil lebih matte

Preferensi hasil akhir sangat personal. Jika kamu menyukai tampilan matte yang halus, penggunaan bedak setelah cushion bisa membantu menciptakan finish tersebut.

6. Jika pori-pori terlihat besar

Beberapa jenis bedak memiliki efek blurring yang membantu menyamarkan tampilan pori-pori. Ini bisa membuat kulit terlihat lebih smooth setelah memakai cushion.

Kapan tidak perlu pakai bedak setelah cushion?

Tidak semua situasi membutuhkan bedak tambahan. Pada beberapa kondisi, justru menggunakan bedak bisa membuat makeup terlihat terlalu tebal.

Jika kamu memiliki kulit kering dan ingin hasil natural glow, cushion saja sudah cukup. Menambahkan bedak bisa membuat kulit terlihat semakin kering atau patchy.

Untuk daily look yang ringan, seperti ke kampus atau hangout santai, cushion tanpa bedak juga sudah cukup memberikan tampilan segar.

Selain itu, jika cushion yang kamu gunakan sudah memiliki formula matte dan long-lasting, penggunaan bedak tambahan mungkin tidak diperlukan lagi.

Tips agar cushion dan bedak tidak bikin cakey

ilustrasi menggunakan cushion
pexels.com

Menggunakan cushion dan bedak secara bersamaan memang bisa membuat makeup lebih tahan lama. Namun, jika tekniknya salah, hasilnya bisa terlihat tebal dan pecah. Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

1. Gunakan cushion tipis-tipis

Hindari layering tebal. Aplikasikan cushion secara bertahap dan tap ringan menggunakan puff agar hasilnya merata.

2. Tunggu cushion set sebelum pakai bedak

Beri waktu beberapa menit hingga cushion sedikit menyatu dengan kulit. Jika langsung ditimpa bedak saat masih basah, hasilnya bisa menggumpal.

3. Pilih bedak sesuai jenis kulit

Kulit berminyak bisa memilih loose powder dengan oil control. Jika ingin tambahan coverage, pressed powder bisa menjadi pilihan.

4. Gunakan brush atau puff yang bersih

Alat yang kotor bisa menyebabkan penumpukan produk dan membuat hasil terlihat patchy. Pastikan brush atau puff dalam kondisi bersih sebelum digunakan.

5. Fokus di area T-zone

Tidak perlu mengaplikasikan bedak ke seluruh wajah. Fokus saja di area yang mudah berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu.

6. Blot minyak sebelum touch up

Saat touch up, jangan langsung menambahkan bedak di atas wajah berminyak. Gunakan oil blotting paper terlebih dahulu agar tidak terjadi layering berlebihan.

Kesimpulan

Jadi, setelah pakai cushion apakah pakai bedak lagi? Jawabannya kembali pada jenis kulit, aktivitas, dan hasil akhir yang kamu inginkan. Kulit berminyak dan aktivitas panjang biasanya membutuhkan bedak untuk setting, sementara kulit kering atau tampilan natural glow bisa cukup dengan cushion saja.

Penggunaan bedak setelah cushion tidak bersifat wajib. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan makeup sehari-hari agar hasilnya tetap nyaman dan flawless.

FAQ seputar pakai cushion

Cushion dulu atau bedak dulu yang benar?

Urutannya adalah cushion terlebih dahulu sebagai base, lalu bedak untuk setting.

Apakah cushion tanpa bedak bisa tahan seharian?

Bisa, terutama jika kamu memiliki kulit normal atau kering dan menggunakan cushion dengan formula long-lasting.

Apakah pakai bedak bikin makeup cepat crack?

Tidak, selama penggunaannya tipis dan sesuai jenis kulit. Crack biasanya terjadi karena layering berlebihan atau kulit terlalu kering.

Bagaimana cara touch up setelah pakai cushion dan bedak?

Blot minyak terlebih dahulu, lalu tambahkan sedikit pressed powder di area yang diperlukan. Hindari menumpuk terlalu banyak produk agar tidak cakey.

Disclaimer: Artikel ini dihasilkan dengan bantuan AI dan telah diedit untuk menjamin kualitas serta ketepatan informasi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nadia Agatha Pramesthi
EditorNadia Agatha Pramesthi
Follow Us

Latest in Beauty

See More