Untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Miss Dior hadir sebagai tokoh utama dalam sebuah film animasi original yang dibuat oleh Remembers, studio animasi Prancis yang didirikan Ugo Bienvenu dan Felix de Givry.
Film ini ditulis, disutradarai, dan diproduksi oleh Ugo Bienvenu bersama tim Remembers.
Dengan gaya visual yang luwes dan dinamis, film tersebut menghadirkan versi Miss Dior yang berbeda sekaligus menelusuri sejarah parfum yang menjadi wewangian pertama House of Dior dengan mengangkat semangat masa mudanya yang abadi.
Cerita film dipandu oleh seekor lebah yang membawa Miss Dior ke dalam dunia magis penuh warna.
Sejumlah elemen yang dekat dengan Christian Dior turut dihadirkan, mulai dari bunga mawar kesayangannya, sosok sang adik Catherine, hingga Château de La Colle Noire yang menjadi tempat bagi Dior mencari ketenangan di kawasan Grasse.
Latar taman dengan semburat warna juga membawa kembali suasana malam Provençal yang dipenuhi kunang-kunang dan aroma bunga, seperti latar yang menginspirasi penciptaan La Miss.
Berbagai kode estetika khas Miss Dior pun muncul di sepanjang film.
Pita merah muda berukuran besar dan motif houndstooth menjadi bagian dari dunia visualnya.
Karakter tegas dan maskulin dari motif houndstooth digunakan sebagai kontras visual dengan elemen-elemen lain yang hadir dalam film.
Animasi ini bergerak dengan energi yang dinamis, mengikuti Miss Dior saat berlari menuju momen bersejarah di Paris, yakni pertunjukan New Look pada 1947.
Ia juga digambarkan melayang di atas Paris sambil berpegangan pada balon-balon warna-warni, sebelum kemudian berbaring di tengah hamparan bunga.
Adegan tersebut menjadi penghormatan terhadap film-film kampanye Miss Dior yang ikonis.
Cerita kemudian bergerak di antara Grasse dan Paris, mempertemukan jalanan berbatu di Paris dengan taman-taman yang terasa magis.
Melalui film ini, kenangan tentang kedua tempat tersebut hadir dalam alur yang berlatar masa kini, sekaligus mempertemukan unsur couture dan parfum melalui animasi yang penuh emosi, puitis, dan mengalir.
