Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Kesalahan Memakai Highlighter yang Bikin Makeup Terlihat Berminyak

5 Kesalahan Memakai Highlighter yang Bikin Makeup Terlihat Berminyak
pexels.com/pedro furtado
  • Penggunaan highlighter berlebihan dapat membuat wajah tampak basah atau berminyak; aplikasikan sedikit demi sedikit untuk menjaga efek glow tetap natural.
  • Highlighter sebaiknya difokuskan pada tulang pipi, batang hidung, dan cupid’s bow, serta dihindarkan dari dahi, sisi hidung, dan T-zone yang mudah berminyak.
  • Pilih formula dan shimmer sesuai kondisi kulit, lalu sesuaikan dengan base makeup yang sudah dewy agar kilau tidak berlebihan dan tekstur kulit tidak makin terlihat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Highlighter memang bisa membuat wajah terlihat lebih segar dan berdimensi.

Namun, produk yang seharusnya memberikan efek glow ini juga mudah membuat makeup tampak terlalu mengilap jika digunakan berlebihan atau ditempatkan di area yang kurang tepat.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara pemakaian, jumlah produk, hingga area yang diberi highlighter agar hasil akhirnya tetap terlihat glowing tanpa terkesan berminyak.

Berikut beberapa kesalahan memakai highlighter yang sebaiknya dihindari.

  1. 1. Mengaplikasikan highlighter terlalu banyak

    Ilustrasi seseorang memakai highlighter
    pexels.com/Gustavo Fring

    Highlighter seharusnya digunakan untuk menangkap cahaya pada bagian tertentu, bukan menutupi permukaan kulit dengan kilau.

    Ketika produk diaplikasikan terlalu banyak, pantulan cahayanya bisa menjadi berlebihan dan membuat wajah terlihat basah atau berminyak.

    Agar hasilnya tetap natural, gunakan sedikit produk terlebih dahulu, kemudian tambahkan secara bertahap jika intensitasnya masih kurang.

  2. 2. Memakai highlighter di area wajah yang mudah berminyak

    Ilustrasi highlighter
    freepik.com

    Tidak semua bagian wajah perlu diberi highlighter.

    Mengaplikasikannya terlalu luas, terutama pada area yang memang mudah menghasilkan minyak, justru dapat membuat kilau alami kulit bercampur dengan shimmer sehingga wajah tampak semakin berminyak.

    Allure menyarankan agar highlighter difokuskan pada titik-titik tertentu seperti tulang pipi, batang hidung, dan cupid's bow.

    Untuk hasil yang lebih terkontrol, hindari menyapukan highlighter ke seluruh dahi, sisi hidung, atau area T-zone yang sudah terlihat mengilap.

  3. 3. Memilih formula yang kurang sesuai dengan kondisi kulit

    Tampilan produk kosmetik highlighter.
    pexels.com/Sobia Akhtar

    Pemilihan tekstur juga tidak kalah penting.

    Highlighter berbentuk krim, cair, atau balm biasanya memberikan efek yang lebih dewy, sehingga pada kulit yang mudah berminyak hasilnya berpotensi terlihat terlalu basah jika digunakan berlebihan.

    Jika menginginkan tampilan yang lebih terkontrol, highlighter berbentuk powder bisa menjadi pilihan.

    Meski begitu, formula bukan satu-satunya penentu karena cara aplikasi dan jumlah produk tetap berpengaruh pada hasil akhirnya.

  4. 4. Menggunakan highlighter dengan shimmer yang terlalu mencolok

    ilustrasi aplikasikan highlighter
    freepik.com/freepik

    Setelah menentukan formula, perhatikan pula karakter kilau yang dihasilkan.

    Highlighter dengan partikel shimmer besar atau efek metalik yang sangat kuat dapat membuat pantulan cahaya terlihat kurang natural.

    Terlebih jika diaplikasikan cukup tebal, produk tersebut juga bisa membuat tekstur kulit lebih terlihat.

    Untuk mendapatkan efek glow yang lebih halus, pilih highlighter dengan partikel yang lembut dan menyatu dengan kulit.

  5. 5. Menumpuk highlighter di atas base yang sudah glowing

    Makeup
    pexels.com/Polina Tankilevitch

    Terakhir, jangan hanya memperhatikan highlighter tanpa melihat keseluruhan complexion.

    Jika foundation, skin tint, blush, atau produk skincare sebelumnya sudah memberikan efek dewy, tambahan highlighter yang terlalu banyak justru dapat membuat wajah terlihat terlalu mengilap.

    Dalam kondisi seperti ini, aplikasikan highlighter secara tipis hanya pada area yang ingin ditonjolkan. Dengan menyesuaikan intensitas setiap produk, hasil akhir makeup akan terlihat lebih seimbang, bercahaya, dan tetap natural.

    Nah, itu dia kesalahan memakai highlighter yang bikin makeup terlihat berminyak.

    Kuncinya adalah menggunakan produk secukupnya, memilih formula yang sesuai dengan kondisi kulit, dan mengaplikasikannya hanya pada area yang ingin ditonjolkan.

    Dengan begitu, highlighter tetap bisa memberikan efek glowing yang cantik tanpa membuat wajah terlihat terlalu mengilap.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More