Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Jerawat Susah Hilang? Ini Penyebab dan Solusinya

Ilustrasi jerawat yang susah hilang
Freepik.com
Intinya sih...
  • Jerawat susah hilang karena peradangan yang belum sembuh total, jerawat hormonal, dan kesalahan dalam pemilihan skincare.
  • Ciri-ciri jerawat yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh termasuk terasa nyeri, muncul di area yang sama berulang kali, dan tidak kempes lebih dari dua minggu.
  • Cara mengatasi jerawat susah hilang meliputi penggunaan kandungan anti-inflamasi, menjaga skin barrier, kelola stres dengan baik, perbaiki pola tidur dan makan, serta konsultasi ke dokter kulit jika diperlukan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kenapa jerawat susah hilang sering jadi pertanyaan saat kamu merasa sudah mencoba berbagai cara, tetapi hasilnya belum terlihat. Masalah ini biasanya terjadi karena ada faktor internal dan eksternal yang terus memicu peradangan di kulit. Jadi, jerawat membandel bukan cuma soal kurang bersih atau salah cuci muka.

Paham, kok, rasanya saat jerawat muncul lagi di tempat yang sama dan bikin kepercayaan diri turun. Kadang sudah pakai skincare mahal, tapi jerawat tetap tidak kunjung sembuh. Supaya kamu tidak makin bingung, di sini Popbela akan membahas penyebab dan cara mengatasi jerawat susah hilang.

Table of Content

Kenapa jerawat susah hilang? Ini penyebab utamanya

Kenapa jerawat susah hilang? Ini penyebab utamanya

Ilustrasi memencet jerawat
freepik.com

Kenapa jerawat susah hilang biasanya berkaitan dengan peradangan yang belum pulih sepenuhnya atau ada pemicu yang terus berulang. Kalau akar masalahnya belum selesai, jerawat bisa muncul lagi meski sempat kempes. Berikut beberapa penyebab jerawat tidak kunjung sembuh yang sering terjadi.

1. Peradangan yang belum sembuh total

Jerawat meradang seperti jerawat batu atau bernanah terjadi di lapisan kulit yang lebih dalam. Proses penyembuhannya memang lebih lama karena tubuh butuh waktu untuk memperbaiki jaringan kulit. Itulah sebabnya jerawat jenis ini terasa keras dan nyeri saat disentuh.

Kalau kamu terlalu sering menyentuh atau memencetnya, peradangan bisa makin parah. Akibatnya, jerawat terlihat seperti tidak ada progres sama sekali. Dalam kondisi ini, kesabaran dan perawatan yang tepat jadi kunci utama.

2. Jerawat hormonal

Kenapa jerawat hormonal susah hilang sering berkaitan dengan fluktuasi hormon, terutama menjelang menstruasi. Biasanya muncul di area dagu, rahang, dan pipi bawah. Meski sudah pakai produk perawatan, jerawat bisa tetap muncul karena sumbernya dari dalam tubuh.

Stres juga berperan besar dalam meningkatkan hormon kortisol. Saat stres tidak terkontrol, produksi minyak di wajah ikut meningkat. Kombinasi minyak berlebih dan bakteri inilah yang membuat jerawat membandel.

3. Salah memilih skincare

Kenapa jerawat susah hilang padahal sudah pakai skincare bisa jadi karena produknya kurang cocok. Kandungan yang terlalu keras atau tidak sesuai jenis kulit dapat merusak skin barrier. Akibatnya, kulit makin sensitif dan mudah berjerawat.

Over-exfoliation juga sering tidak disadari. Terlalu sering memakai produk eksfoliasi justru membuat kulit iritasi dan meradang. Dalam jangka panjang, kondisi ini bikin jerawat sulit sembuh.

4. Kebiasaan memencet jerawat

Memencet jerawat memang terasa memuaskan, tetapi efeknya bisa memperpanjang proses penyembuhan. Tekanan pada kulit mendorong bakteri masuk lebih dalam. Hasilnya, jerawat terlihat lebih besar dan meradang.

Kenapa jerawat susah hilang walau sudah dipencet juga karena luka kecil yang terbentuk butuh waktu untuk pulih. Jika tidak dijaga kebersihannya, risiko infeksi pun meningkat. Bukannya cepat sembuh, jerawat justru meninggalkan bekas gelap.

5. Faktor gaya hidup

Kurang tidur dan pola makan tinggi gula dapat memperburuk kondisi kulit. Gula berlebih memicu lonjakan insulin yang berpengaruh pada produksi minyak. Minyak berlebih ini memudahkan pori-pori tersumbat.

Stres berkepanjangan juga memicu jerawat muncul terus di tempat yang sama. Ketika tubuh kelelahan, proses regenerasi kulit tidak berjalan optimal. Inilah yang membuat jerawat susah hilang meski sudah dirawat.

6. Tidak konsisten dalam perawatan

Terlalu sering ganti produk membuat kulit sulit beradaptasi. Padahal, kebanyakan produk butuh waktu beberapa minggu untuk menunjukkan hasil. Kalau kamu berhenti di tengah jalan, proses perbaikan kulit jadi terhambat.

Konsistensi adalah kunci dalam cara mengatasi jerawat susah hilang. Tanpa rutinitas yang stabil, jerawat akan terus muncul kembali. Jadi, penting untuk memberi waktu pada kulitmu.

Ciri-ciri jerawat yang memang butuh waktu lama untuk sembuh

Tidak semua jerawat bisa hilang dalam hitungan hari. Beberapa jenis memang membutuhkan waktu lebih lama karena tingkat peradangannya tinggi dan letaknya lebih dalam di kulit. Mengenali ciri-cirinya akan membantu kamu memahami kenapa jerawat susah hilang dan tidak panik berlebihan.

Jerawat yang lebih serius biasanya terasa nyeri, padat, dan sulit kempes. Area di sekitarnya juga tampak lebih merah dibanding jerawat biasa. Berikut penjelasan detail tanda-tanda yang perlu kamu perhatikan.

1. Jerawat batu terasa nyeri saat disentuh

Jerawat batu terbentuk di lapisan kulit yang lebih dalam sehingga terasa keras dan sakit. Rasa nyeri ini muncul karena ada peradangan aktif di bawah permukaan kulit. Proses penyembuhannya memang lebih lama dibanding jerawat kecil biasa.

2. Muncul di area yang sama berulang kali

Jika jerawat terus muncul di titik yang sama, kemungkinan ada pori-pori yang tersumbat secara kronis. Kondisi ini sering berkaitan dengan jerawat hormonal atau produksi minyak berlebih. Karena sumber masalahnya belum selesai, jerawat jadi terlihat tidak pernah benar-benar hilang.

3. Tidak kempes lebih dari dua minggu

Jerawat normal biasanya mulai mengecil dalam beberapa hari. Namun jika lebih dari dua minggu tidak ada perubahan signifikan, berarti peradangannya cukup dalam. Ini salah satu alasan kenapa jerawat susah hilang meski sudah dirawat.

4. Disertai kemerahan luas di sekitar kulit

Kemerahan yang melebar menandakan inflamasi cukup kuat. Area kulit sekitar jerawat ikut bereaksi karena sistem imun sedang bekerja. Kondisi ini membutuhkan perawatan lembut agar tidak makin iritasi.

5. Meninggalkan bekas gelap setelah sembuh

Setelah jerawat kempes, sering kali muncul noda kehitaman atau kemerahan. Bekas ini terjadi akibat proses peradangan yang cukup berat sebelumnya. Meski jerawatnya sudah hilang, kulit tetap butuh waktu untuk kembali merata.

Jika kamu mengalami beberapa tanda di atas, artinya jerawat memang butuh penanganan yang lebih sabar. Fokuslah pada perawatan yang menenangkan kulit dan hindari tindakan agresif seperti memencet. Dengan pendekatan yang tepat, proses pemulihan bisa berjalan lebih optimal.

Cara mengatasi jerawat susah hilang dengan tepat

Ilustrasi pola tidur yang baik
pexels.com

Cara mengatasi jerawat susah hilang harus disesuaikan dengan penyebabnya. Tidak semua kulit cocok dengan metode yang sama. Berikut langkah yang bisa kamu lakukan secara bertahap.

1. Gunakan kandungan anti-inflamasi

Pilih produk dengan kandungan seperti salicylic acid, benzoyl peroxide, atau niacinamide. Bahan ini membantu mengurangi peradangan dan membersihkan pori-pori. Gunakan sesuai petunjuk agar tidak menyebabkan iritasi.

2. Hindari over-exfoliation

Eksfoliasi cukup satu sampai dua kali seminggu, tergantung kondisi kulit. Terlalu sering mengangkat sel kulit mati justru merusak lapisan pelindung kulit. Kulit yang rusak akan lebih mudah berjerawat.

3. Jaga skin barrier

Gunakan pelembap meski kulitmu berminyak. Pelembap membantu menjaga keseimbangan air dan minyak di kulit. Dengan skin barrier yang sehat, proses penyembuhan jerawat jadi lebih cepat.

4. Kelola stres dengan baik

Luangkan waktu untuk istirahat dan melakukan hal yang kamu sukai. Aktivitas sederhana seperti olahraga ringan atau meditasi bisa membantu menurunkan stres. Saat stres terkontrol, jerawat hormonal lebih mudah dikelola.

5. Perbaiki pola tidur dan makan

Tidur cukup membantu regenerasi sel kulit. Kurangi konsumsi makanan tinggi gula dan gorengan agar produksi minyak tidak berlebihan. Perubahan kecil ini bisa memberi dampak besar pada kondisi kulit.

6. Konsultasi ke dokter kulit

Jika jerawat tidak membaik setelah beberapa minggu, sebaiknya temui dokter kulit. Dokter dapat memberikan resep khusus sesuai kondisi kulitmu. Langkah ini penting terutama untuk jerawat meradang parah.

Kesalahan yang bikin jerawat tidak kunjung sembuh

Ilustrasi menyentuh wajah bikin jerawat tidak sembuh
pexels.com

Kadang tanpa sadar, kebiasaan kecil justru membuat kondisi kulit makin memburuk. Saat kamu merasa sudah melakukan banyak hal tetapi jerawat tetap muncul, bisa jadi ada rutinitas yang perlu diperbaiki. Mengevaluasi kebiasaan sehari-hari adalah langkah penting untuk memahami kenapa jerawat susah hilang.

Kesalahan sederhana bisa memperpanjang peradangan dan merusak keseimbangan kulit. Berikut beberapa hal yang sering terjadi dan jarang disadari.

1. Terlalu sering ganti produk

Kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan satu produk. Jika kamu terlalu cepat berpindah ke produk lain, kulit tidak sempat menunjukkan hasil optimal. Akibatnya, jerawat terlihat tidak ada perkembangan.

2. Menggunakan produk terlalu banyak sekaligus

Memakai terlalu banyak skincare dalam satu rutinitas bisa membuat kulit kewalahan. Kombinasi bahan aktif yang berlebihan justru memicu iritasi. Iritasi inilah yang membuat jerawat makin sulit sembuh.

3. Tidak membersihkan wajah dengan benar

Sisa makeup, debu, dan minyak yang menumpuk dapat menyumbat pori-pori. Jika pembersihan kurang maksimal, bakteri mudah berkembang. Kondisi ini membuat jerawat muncul terus di area yang sama.

4. Sering menyentuh wajah

Tangan yang tidak bersih membawa bakteri ke permukaan kulit. Kebiasaan menyentuh atau menggaruk jerawat memperparah peradangan. Tanpa disadari, kamu justru memperlambat proses penyembuhan.

5. Berhenti perawatan saat jerawat mulai membaik

Saat jerawat mulai mengecil, banyak orang langsung menghentikan perawatan. Padahal, proses penyembuhan belum sepenuhnya selesai. Menghentikan perawatan terlalu cepat bisa membuat jerawat muncul kembali.

Dengan menghindari kesalahan ini, kamu bisa membantu proses penyembuhan berjalan lebih stabil. Konsistensi dan kesabaran tetap menjadi kunci dalam cara mengatasi jerawat susah hilang. Perubahan kecil dalam rutinitas bisa memberi dampak besar pada kondisi kulitmu.

FAQ seputar kenapa jerawat susah hilang

Apakah normal jerawat tidak hilang lebih dari satu bulan?

Ya, terutama jika termasuk jerawat batu atau jerawat hormonal. Namun, jika semakin parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Kenapa jerawat kecil-kecil susah hilang di dahi?

Bisa jadi karena produksi minyak berlebih atau sisa produk rambut yang menyumbat pori-pori. Pastikan area dahi dibersihkan dengan optimal.

Apakah jerawat susah hilang bisa jadi tanda masalah kesehatan serius?

Dalam sebagian besar kasus, jerawat berkaitan dengan hormon dan gaya hidup. Namun, jika disertai gejala lain yang tidak biasa, pemeriksaan medis tetap dianjurkan.

Berapa lama waktu ideal jerawat meradang untuk sembuh?

Jerawat meradang biasanya membutuhkan waktu satu sampai dua minggu. Untuk jerawat batu, bisa lebih lama tergantung tingkat keparahan.

Apakah bekas jerawat berarti jerawat belum benar-benar sembuh?

Tidak selalu. Bekas jerawat adalah bagian dari proses penyembuhan kulit, tetapi tetap perlu dirawat agar tidak menghitam permanen.

Disclaimer: Artikel ini dihasilkan dengan bantuan AI dan telah diedit untuk menjamin kualitas serta ketepatan informasi.


Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nadia Agatha Pramesthi
EditorNadia Agatha Pramesthi
Follow Us

Latest in Beauty

See More

Kenapa Jerawat Susah Hilang? Ini Penyebab dan Solusinya

18 Feb 2026, 23:25 WIBBeauty