Untuk kamu yang berusaha menyamarkan kekurangan pada wajah seperti noda bekas jerawat dan lingkaran hitam di sekitar mata dengan concealer namun kurang berhasil, berarti ini saatnya kamu mencoba color corrector. Color corrector sendiri terdiri dari berbagai warna seperti hijau, oranye, dan juga ungu. Beda warna beda juga fungsinya lho. Simak penjelasannya di bawah ini!

Ini Fungsi dari Warna Color Corrector yang Perlu Kamu Tahu

Selain menyamarkan noda atau lingkaran hitam, korektor berwarna pink yang merupakan campuran dari warna merah, kuning, dan oranye ini juga bisa membuat wajah terlihat lebih cerah.

Ini Fungsi dari Warna Color Corrector yang Perlu Kamu Tahu

Jika kamu memiliki masalah lingkaran hitam di sekitar mata yang cukup mengganggu, korektor berwarna oranye dapat membantu menyamarkannya dengan sempurna. Nggak punya korektor dengan warna ini? Kamu bisa memakai lipstik merahmu!

Ini Fungsi dari Warna Color Corrector yang Perlu Kamu Tahu

Warna kuning akan menyamarkan serta menetralkan bekas luka atau memar serta urat nadi berwarna kebiruan yang terlihat jelas. Untuk kamu yang memiliki warm undertone, warna kuning juga bisa jadi pilihan yang tepat untuk jadi base eyeshadow-mu.

Ini Fungsi dari Warna Color Corrector yang Perlu Kamu Tahu

Warna yang satu ini biasanya dijadikan base sebelum mengaplikasikan concealer. Fungsinya untuk menetralkan noda kemerahan pada kulit wajah seperti jerawat dan bekasnya serta kulit memerah akibat alergi atau keadaan kulit yang sensitif. Aplikasikan sedikit pada bagian yang membutuhkan, lalu timpa dengan concealer yang biasa kamu gunakan.

Ini Fungsi dari Warna Color Corrector yang Perlu Kamu Tahu

Wajah yang kusam serta lelah bisa kamu sembunyikan denagn color corrector berwarna ungu. Warna ini dapat dengan maksimal menyamarkan warna kekuningan yang membuat wajah terlihat tidak segar.

Itu tadi fungsi dari berbagai warna color corrector. Semoga artikelnya bermanfaat!

BACA JUGA: Yuk, Belajar Teknik Color Correcting untuk Makeup​