Kamu suka iri, nggak, sih, Bela, dengan kulit awet muda artis Korea Selatan yang sudah berusia lebih dari 30 tahun? Mungkin, terselip pertanyaan di benakmu bagaimana cara merawatnya dan berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkannya.

Well, we got your back. Selain harus telaten merawatnya, ada satu elemen dalam tubuh yang berperan cukup penting agar kulit tetap kencang dan kenyal. Penasaran? Simak pembahasannya di bawah ini, yuk!

Mengenal apa itu kolagen

Kolagen 101: Protein yang Bikin Kulit Awet Mudadok. Istimewa

Bisa dibilang, kolagen memegang takhta terpenting dalam urusan kulit awet muda. Protein yang satu ini terdapat di lapisan dermis kulit, lapisan yang berada di antara epidermis dan hipodermis.

Jumlahnya di dalam tubuh kita rupanya cukup besar, sekitar 25-30% dari seluruh protein di dalam tubuh. Protein yang berbentuk seperti tali tambang ini terdapat di kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang.

Mengapa kulit bisa menua?

Kolagen 101: Protein yang Bikin Kulit Awet Mudaeverydayhealth.com

Lawan dari kulit awet muda adalah kulit yang menua. Ada banyak faktor penyebabnya, mulai dari usia, terlalu banyak terpapar sinar UV A, merokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan, kurang tidur, jarang olahraga, hingga asupan gizi yang tak seimbang.

Hal-hal tersebut membuat kadar kolagen normal dalam tubuh perlahan berkurang. Akhirnya kulit mengalami penuaan secara alami, atau bahkan penuaan dini. Duh, mimpi buruk buat penampilan banget, ya?

Sadar sejak dini

Kolagen 101: Protein yang Bikin Kulit Awet MudaPexels.com/Oleg Magni

Namun, kadar kolagen dalam kulit perempuan juga dapat berkurang secara drastis karena masa menopause, nih, Bela! Oleh karena itu, kamu harus mulai memperhatikan asupan gizimu sejak dini. Perbanyak makanan-makanan yang mengandung kolagen, misalnya ikan, unggas, daging, telur, susu, kacang-kacangan, biji-bijian, kerang, jeruk, berry, sayuran hijau, paprika, atau tomat.

Selain itu, pilihan lain untuk mendapatkan asupan kolagen adalah mengonsumsi minuman berkolagen. Sama halnya dengan asupan bergizi, minuman ini sudah dapat dikonsumsi sejak masih berusia 13-19 tahun.

"Jadi jangan nunggu tua dulu. Kalau tua, nanti kita minum atau makan protein semua, nih, itu memang akhirnya menuju ke kulit dan memperbaiki penuaan tadi. Beda antara kita masih penuh, full tank kolagennya. Terus ternyata kita tambahin minuman, kolagennya nggak diambil oleh tubuh," kata dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K, dokter spesialis gizi yang telah melakukan praktik di sejumlah rumah sakit.

Dibuktikan penelitian

Efektivitas anjuran ini telah dibuktikan oleh sejumlah penelitian. Pemberian minuman berkolagen dengan kadar 2,5 gram terbukti meningkatkan kelembapan, elastisitas, hingga kekenyalan kulit. Hasil studi tersebut kemudian menyimpulkan bahwa takaran aman kolagen yang dapat dikonsumsi dalam sehari adalah 2,5-10 gram selama 8-12 minggu.

Buat Bela yang penasaran ingin mencoba, sebentar lagi NutriVille akan meluncurkan produk minuman kolagen dengan harga terjangkau, lho! Secara khusus, mereka menunjuk Son Ye Jin sebagai brand ambassador. Jadi makin penasaran, nggak, nih?