Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Seberapa Sering Harus Mengistirahatkan Mata saat Bekerja di Depan Layar?

3 min read
Seberapa Sering Harus Mengistirahatkan Mata saat Bekerja di Depan Layar?
pexels.com/Chevanon Photography
  • Alihkan pandangan dari layar setiap 20 menit ke objek sekitar 6 meter selama minimal 20 detik; pengingat aturan 20-20-20 dilaporkan membantu mengurangi ketegangan mata digital dalam salah satu penelitian.
  • Jangan menunggu mata lelah: mata kering, perih, berat, pandangan kabur, sakit kepala, atau sulit fokus menandakan perlunya jeda. Jika keluhan berulang, konsultasikan ke dokter mata.
  • Manfaatkan jeda untuk bergerak atau peregangan, bukan memakai ponsel. Atur layar sejauh satu rentang lengan, dengan bagian atas sejajar atau sedikit di bawah tinggi mata, serta kurangi pantulan cahaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menatap layar komputer selama berjam-jam sering kali membuat seseorang lupa beristirahat, terutama ketika sedang mengejar tenggat pekerjaan.

Akibatnya, mata terasa kering, kepala mulai pening, dan tubuh terasa pegal.

Padahal, mengambil jeda di sela pekerjaan dapat membantu mengurangi kelelahan dan menjaga kenyamanan selama beraktivitas.

Lantas, seberapa sering harus mengistirahatkan mata saat bekerja di depan layar komputer?

  1. 1. Alihkan pandangan setiap 20 menit

    Bekerja di era digital
    pexels.com/Cottonbro Studio

    Salah satu cara sederhana untuk mengistirahatkan mata adalah mengikuti aturan 20-20-20.

    Kamu dapat mengalihkan pandangan dari layar setiap 20 menit, lalu melihat objek sejauh sekitar 6 meter selama setidaknya 20 detik.

    Kebiasaan ini mudah diterapkan di tengah kesibukan, misalnya dengan melihat ke luar jendela atau memperhatikan objek di kejauhan.

    Namun, aturan ini bukan jaminan bahwa mata tidak akan lelah.

    Penelitian dalam jurnal Contact Lens and Anterior Eye pada 2023 menemukan bahwa pengingat aturan tersebut membantu mengurangi gejala ketegangan mata digital pada partisipan yang diteliti.

    Sebaliknya, penelitian dalam Optometry and Vision Science pada tahun yang sama tidak menemukan pengurangan gejala yang signifikan dari jeda 20 detik dalam eksperimen membaca menggunakan tablet.

  2. 2. Jangan menunggu sampai mata lelah

    Ilustrasi bekerja
    pexels.com/cottonbro studio

    Mata kering, perih, terasa berat, atau pandangan kabur sementara bisa menjadi tanda bahwa kamu perlu beristirahat.

    Sakit kepala dan kesulitan mempertahankan fokus juga dapat menyertai ketegangan mata digital.

    Melansir Mayo Clinic, penggunaan komputer dapat membuat seseorang berkedip lebih jarang sehingga permukaan mata lebih mudah terasa kering.

    Jika mulai merasa tidak nyaman, hentikan aktivitas sejenak, berkediplah secara alami, dan alihkan pandangan dari layar.

    Apabila keluhan terus berulang atau tidak membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata.

  3. 3. Luangkan waktu untuk bergerak

    perempuan sedang melakukan peregangan saat kerja
    pexels.com/Andrea Piacquadio

    Duduk terlalu lama di depan komputer dapat membuat leher, bahu, dan punggung terasa kaku.

    Oleh karena itu, manfaatkan jeda kerja untuk berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan peregangan ringan.

    Tinjauan penelitian dalam jurnal PLOS ONE pada 2022 menemukan bahwa jeda singkat dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi kelelahan, meskipun belum terbukti meningkatkan kinerja keseluruhan secara signifikan.

  4. 4. Sesuaikan waktu istirahat dengan kebutuhan

    Ilustrasi istirahat
    pexels.com/kha ruxury

    Kebutuhan istirahat setiap orang bisa berbeda, bergantung pada jenis pekerjaan, durasi penggunaan layar, dan kondisi tubuh.

    Kamu bisa mulai dengan mengalihkan pandangan setiap 20 menit, lalu mengambil jeda untuk bergerak secara berkala.

    Hindari menghabiskan waktu istirahat dengan beralih ke ponsel karena mata tetap terpapar layar.

    Sebaiknya, gunakan kesempatan tersebut untuk menjauh dari perangkat digital sejenak.

  5. 5. Atur posisi layar agar nyaman

    Seorang desainer yang bekerja di meja dan layar komputer.
    pexels/cottonbro studio

    Pastikan layar komputer berada pada jarak yang nyaman, sekitar satu rentang lengan, dengan bagian atas layar sejajar atau sedikit di bawah tinggi mata.

    Sesuaikan juga kecerahan layar dan hindari pantulan cahaya yang mengganggu agar mata tidak mudah lelah.

    Jika mata tetap terasa tidak nyaman meski sudah beristirahat, sebaiknya periksakan kondisi mata ke dokter mata.

    Nah, sekarang sudah tahu seberapa sering harus mengistirahatkan mata saat bekerja di depan layar, kan? Yuk, biasakan mengambil jeda agar mata dan tubuh tetap nyaman selama bekerja!

Related Articles

See More
Seberapa Sering Harus Mengistirahatkan Mata saat Bekerja di Depan Layar?