Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Selain Kopi, Ini 8 Pilihan Minuman Pagi yang Sesuai dengan Kebutuhan Tubuh
Ilustrasi smoothie untuk minuman di pagi hari. (magnific.com/chandlervid85)
  • Alternatif kopi pagi dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari hidrasi melalui air putih hingga energi dari teh, matcha, atau kakao.

  • Teh jahe, peppermint, kefir, dan yogurt drink menawarkan pilihan untuk kenyamanan pencernaan serta rasa kenyang, dengan perhatian pada kondisi lambung dan intoleransi laktosa.

  • Smoothie, susu, oat, air kelapa, dan jus buah dapat mendukung asupan protein, serat, atau elektrolit; pilih rendah gula dan perhatikan porsi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bagi sebagian orang, kopi sudah menjadi teman wajib untuk memulai pagi. Tapi, tidak semua orang terbiasa minum kopi setelah bangun tidur. Ada yang sensitif terhadap kafein, kurang nyaman dengan rasa pahitnya, atau sekadar ingin mencoba minuman lain agar rutinitas pagi tidak terasa monoton.

Pilihan minuman pagi sebenarnya cukup beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Bahkan, cocok untuk membantu hidrasi, menemani aktivitas, membuat perut terasa lebih nyaman, hingga memberikan rasa kenyang sebelum waktu makan siang.

Kalau kamu sedang mencari alternatif kopi untuk memulai hari, berikut beberapa pilihan minuman yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

1. Air putih dan infused water

Infused water sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/magnific)

Air putih memang pilihan paling sederhana untuk mengawali hari. Setelah tidur selama beberapa jam, tubuh membutuhkan cairan untuk membantu mengembalikan hidrasi.

Kamu bisa meminumnya dalam suhu ruang atau hangat sesuai preferensi. Bagi sebagian orang, air hangat justru terasa lebih nyaman di perut dan dapat membantu merangsang untuk buang air besar.

Kalau kamu bosan dengan air putih, infused water dengan lemon, mentimun, mint, atau jeruk nipis juga bisa menjadi pilihan lainnya. Rasanya lebih segar sehingga dapat membuat kamu lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan. Meski sering dikaitkan dengan klaim detoks atau pembakaran lemak, manfaat utamanya tetap berasal dari hidrasi.

Namun, air lemon sebaiknya diperhatikan jika kamu memiliki lambung sensitif karena rasa asamnya dapat memicu rasa tidak nyaman. Kandungan asamnya juga dapat memengaruhi enamel gigi jika dikonsumsi terlalu sering.

2. Teh hitam, teh hijau, dan matcha

Matcha sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/magnific)

Kalau kamu tetap membutuhkan kafein pada pagi hari, teh bisa menjadi alternatif kopi yang lebih ringan. Teh hitam umumnya mengandung sekitar 40 hingga 70 mg kafein per cangkir, tergantung jenis dan cara penyeduhannya.

Teh hijau memiliki kandungan kafein yang lebih rendah, sekitar 25 hingga 45 mg per cangkir. Minuman ini juga mengandung L-theanine dan katekin yang membuatnya sering dipilih untuk menemani aktivitas yang membutuhkan fokus.

Sementara itu, matcha dibuat dari daun teh yang digiling hingga menjadi bubuk sehingga seluruh bagian daun ikut dikonsumsi. Kandungan kafeinnya dapat mencapai sekitar 30 hingga 70 mg per porsi. Karakternya yang lebih pekat cocok untuk kamu yang membutuhkan dorongan energi saat bekerja atau belajar.

Ketiga minuman ini sebaiknya dinikmati dengan sedikit gula agar manfaatnya tidak diikuti asupan gula tambahan yang berlebihan.

3. Teh jahe dan teh peppermint

Teh jahe sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/jcomp)

Buat kamu yang sering merasa mual atau kembung pada pagi hari, teh herbal bisa menjadi minuman yang lebih nyaman.

Teh jahe telah lama digunakan untuk membantu mengurangi mual dan keluhan pencernaan ringan. Rasanya yang hangat juga cocok diminum ketika tubuh terasa kurang nyaman atau saat cuaca dingin.

Pilihan lainnya adalah peppermint tea yang memiliki rasa segar dan dapat membantu meredakan kembung atau kram perut ringan. Namun, peppermint dapat memperburuk refluks asam pada sebagian orang dengan GERD.

Jahe dalam jumlah berlebihan juga dapat menyebabkan rasa perih pada orang dengan lambung sensitif. Selain itu, jahe dapat memengaruhi pembekuan darah sehingga perlu diperhatikan oleh orang yang mengonsumsi obat pengencer darah.

4. Kefir dan yogurt drink

Yogurt drink sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/topntp26)

Kefir dan yogurt drink bisa menjadi opsi untuk kamu yang ingin mendapatkan minuman dengan kandungan protein sekaligus probiotik.

Probiotik dalam produk fermentasi dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan. Kandungan proteinnya juga dapat membantu membuat perut terasa lebih kenyang dibandingkan minuman seperti teh atau air putih.

Pilihlah produk plain atau rendah gula untuk mengurangi asupan gula tambahan. Kalau memiliki intoleransi laktosa, kamu bisa memilih produk bebas laktosa atau alternatif berbahan dasar nabati.

5. Smoothie

Smoothie sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/muhammad.abdullah)

Pagi yang sibuk sering membuat sarapan terlewat. Dalam kondisi seperti ini, smoothie bisa menjadi pilihan praktis yang menggabungkan buah, sayur, protein, dan serat dalam satu minuman.

Kombinasi pisang, bayam, yogurt atau susu bisa menjadi salah satu pilihan. Kamu juga dapat menambahkan kacang, biji-bijian, atau bubuk protein untuk membuat smoothie lebih mengenyangkan.

Sebaiknya hindari juga tambahan gula atau sirup dalam jumlah banyak karena buah sendiri sudah memberikan rasa manis alami.

6. Susu dan minuman oat

Susu sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/azerbaijan_stockers)

Segelas susu dapat menjadi pilihan ketika kamu ingin minuman pagi yang lebih mengenyangkan. Susu sapi dan susu kedelai mengandung protein serta kalsium, sedangkan susu oat memiliki kandungan serat yang lebih menonjol.

Oat juga bisa diolah menjadi minuman atau bubur dengan tekstur lebih cair. Kandungan beta-glukan dalam oat merupakan jenis serat larut yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus mendukung kadar kolesterol yang sehat.

Untuk susu nabati kemasan, perhatikan pula kandungan gula dan proteinnya karena setiap jenis memiliki komposisi nutrisi yang berbeda.

7. Air kelapa dan jus buah

Air kelapa sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/jcomp)

Air kelapa cocok diminum pada pagi hari setelah berolahraga atau ketika tubuh banyak berkeringat. Minuman ini mengandung elektrolit seperti kalium yang membantu menggantikan sebagian mineral yang hilang melalui keringat.

Sementara itu, jus buah bisa menjadi pilihan untuk kamu yang menginginkan minuman dengan rasa manis alami. Akan tetapi, proses membuat jus dapat mengurangi sebagian serat dari buah sehingga lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Porsi jus sekitar 150 ml dapat menjadi pilihan yang lebih terkontrol. Buah utuh atau smoothie juga bisa menjadi opsi ketika kamu ingin mendapatkan lebih banyak serat.

8. Teh herbal dan kakao

Hot cocoa sebagai pilihan minuman di pagi hari. (magnific.com/rawpixel.com)

Tidak semua orang membutuhkan kafein untuk memulai aktivitas. Teh chamomile, lemon balm, dan rosella bisa menjadi pilihan selanjutnya bagi kamu yang ingin minuman pagi tanpa kafein.

Chamomile dan lemon balm memiliki karakter yang menenangkan, sedangkan rosella memberikan rasa asam segar. Chamomile sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki alergi terhadap tanaman dari keluarga aster atau ragweed.

Kalau ingin minuman hangat dengan rasa yang lebih creamy, kakao murni juga bisa kamu coba. Kakao mengandung flavonoid dan dapat dinikmati dengan sedikit gula. Pilihlah bubuk kakao murni dibandingkan campuran cokelat instan yang biasanya mengandung lebih banyak gula.

Dengan begitu banyaknya pilihan, minuman pagi tidak harus selalu identik dengan kopi. Kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhan tubuh, mulai dari hidrasi, energi, pencernaan, rasa kenyang, atau sekadar mencari minuman hangat yang nyaman untuk menemani pagi harimu.

Dari daftar di atas, ada kebiasaan minuman pagimu di sini, atau kamu punya minuman andalan lainnya, Bela?

Curated For You

Editorial Team

Related Article