Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Perubahan pada Kulit dan Rambut yang Bisa Terasa saat Kurang Tidur

3 min read
5 Perubahan pada Kulit dan Rambut yang Bisa Terasa saat Kurang Tidur
pexels.com/SHVETS production
  • Kurang tidur dapat mengganggu skin barrier, membuat kulit lebih kering, kencang, kasar, dan kurang mampu mempertahankan kelembapan.
  • Wajah bisa tampak kusam, kurang kenyal, dan lebih lelah; lingkaran hitam di bawah mata juga dapat terlihat makin jelas setelah beberapa malam tidur tidak cukup.
  • Gangguan tidur berkaitan dengan perubahan rambut dan kulit kepala, termasuk kerontokan serta sensitivitas, meski hubungan sebab-akibatnya belum sepenuhnya jelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tidur cukup bukan hanya penting untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas. Waktu istirahat yang kurang juga bisa ikut terlihat dari kondisi kulit dan rambut.

Mulai dari wajah yang tampak lebih kusam hingga area bawah mata yang semakin gelap, beberapa perubahan bisa muncul ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang memadai.

Lantas, apa saja perubahan pada kulit dan rambut yang bisa terasa saat kurang tidur?

Popbela akan membahasnya dalam ulasan berikut ini.

  1. 1. Kulit terasa lebih kering

    ilustrasi kulit wajah kusam
    freepik.com/freepik

    Kurang tidur dapat membuat kulit terasa lebih kering dan kurang nyaman dari biasanya.

    Saat waktu istirahat berkurang, fungsi skin barrier dapat ikut terganggu sehingga kulit tidak sebaik biasanya dalam mempertahankan kelembapan.

    Akibatnya, kulit bisa terasa lebih kencang, kasar, atau mudah terasa kering, terutama jika kurang tidur terjadi berulang kali.

  2. 2. Wajah terlihat lebih kusam

    freepik.com
    freepik.com

    Kurang tidur juga bisa membuat wajah kehilangan tampilan segarnya.

    Kulit dapat terlihat lebih kusam, kurang bercahaya, dan tampak lelah dibandingkan biasanya.

    Jadi, meski rutinitas skincare tetap sama, wajah mungkin terlihat tidak sesegar ketika tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

  3. 3. Lingkaran hitam semakin terlihat

    ilustrasi wajah kusam (freepik.com/freepik)
    freepik.com/freepik

    Area bawah mata biasanya menjadi salah satu bagian yang paling cepat menunjukkan tanda kurang tidur.

    Lingkaran hitam dapat terlihat lebih jelas sehingga wajah tampak lebih lelah.

    Kondisi ini juga bisa membuat area mata terlihat kurang segar, terutama setelah beberapa malam tidur tidak cukup.

  4. 4. Kulit tampak kurang kenyal

    ilustrasi kulit sehat
    freepik.com/freepik

    Selain terlihat kusam, kulit juga bisa terasa dan tampak kurang kenyal ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

    Kurang tidur berkaitan dengan perubahan pada beberapa fungsi kulit, termasuk elastisitas dan kemampuan kulit mempertahankan kondisi yang optimal.

    Alhasil, wajah dapat terlihat lebih lelah dan kurang fresh dibandingkan biasanya.

  5. 5. Rambut dan kulit kepala ikut berubah

    rambut rontok
    pexels.com/Towfiqu barbhuiya

    Bukan hanya kulit wajah, kurang tidur juga dapat berkaitan dengan kondisi rambut dan kulit kepala.

    Gangguan tidur diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah masalah rambut, termasuk kerontokan, meski hubungan sebab-akibatnya belum sepenuhnya jelas.

    Kurang tidur juga sering berjalan beriringan dengan stres, yang dapat turut memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.

    Oleh karena itu, jika rambut terasa lebih mudah rontok atau kulit kepala menjadi lebih sensitif, pola tidur bisa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

    Nah, itu dia perubahan pada kulit dan rambut yang bisa terasa saat kurang tidur.

    Meski sesekali tidur larut mungkin sulit dihindari, menjaga waktu istirahat tetap cukup dan teratur tetap penting agar tubuh punya waktu untuk memulihkan diri.

    Jadi, selain memperhatikan skincare dan haircare, jangan lupa beri tubuh waktu untuk benar-benar beristirahat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More