Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Hal yang Sering Dilupakan saat Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut

2 min read
5 Hal yang Sering Dilupakan saat Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
freepik.com/freepik
  • Kebersihan mulut tidak cukup dengan menyikat gigi dua kali sehari; sela gigi perlu dibersihkan rutin memakai dental floss atau sikat interdental agar plak dan sisa makanan tidak menumpuk.
  • Lidah dan garis gusi juga perlu dibersihkan lembut karena dapat menjadi tempat penumpukan bakteri, sisa makanan, serta plak yang memengaruhi bau napas dan kesehatan gusi.
  • Kondisi sikat gigi harus dijaga dengan membilas dan mengeringkannya, mengganti saat bulu aus, serta melengkapi perawatan rumah melalui pemeriksaan rutin ke dokter gigi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut bukan hanya soal menyikat gigi dua kali sehari.

Ada beberapa area dan kebiasaan kecil yang kerap terlewat, padahal turut berperan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Mulai dari membersihkan sela gigi hingga memperhatikan kondisi sikat gigi, berikut lima hal yang sering terlupakan dalam rutinitas perawatan gigi dan mulut.

  1. 1. Membersihkan sela gigi

    ilustrasi dental floss (freepik.com/Drazen Zigic)
    freepik.com/Drazen Zigic

    Menyikat gigi saja belum cukup untuk membersihkan seluruh area mulut.

    Sela-sela gigi yang sempit sering kali sulit dijangkau oleh bulu sikat, sehingga plak dan sisa makanan bisa tetap menumpuk di sana.

    Oleh karena itu, bersihkan sela gigi secara rutin menggunakan dental floss atau sikat interdental agar area di antara gigi dan sepanjang garis gusi tidak terlewat.

  2. 2. Membersihkan lidah

    freepik.com/mdjaff
    freepik.com/mdjaff

    Selain gigi, lidah juga perlu diperhatikan saat menjaga kebersihan mulut.

    Permukaannya dapat menjadi tempat menumpuknya bakteri dan sisa makanan yang kemudian dapat memengaruhi bau napas.

    Membersihkan lidah secara lembut dengan pembersih lidah atau bagian khusus pada sikat gigi dapat membantu mengurangi lapisan yang menempel di permukaannya.

  3. 3. Membersihkan garis gusi

    ilustrasi menyikat gigi bisa mngurangi ludah yang berlebih saat puasa
    pexels.com/Greta Hoffman

    Saat menyikat gigi, perhatian sering kali hanya tertuju pada permukaan gigi.

    Padahal, area di sepanjang garis gusi juga perlu dibersihkan karena plak dapat menumpuk di sana.

    Arahkan bulu sikat secara lembut hingga mencapai garis gusi dan bersihkan seluruh permukaan gigi tanpa menggosok terlalu keras.

    Kebiasaan ini membantu menjaga area di sekitar gigi tetap bersih sekaligus mendukung kesehatan gusi.

  4. 4. Memperhatikan kondisi sikat gigi

    ilustrasi sikat gigi bekas
    pexels.com/Anna Shvets

    Sikat gigi yang digunakan setiap hari juga perlu diperhatikan kondisinya.

    Ketika bulu sikat mulai melebar, berubah bentuk, atau terlihat aus, kemampuan sikat untuk membersihkan gigi bisa ikut berkurang.

    Setelah digunakan, bilas sikat gigi dan letakkan dalam posisi tegak agar dapat mengering dengan baik.

    Hindari menyimpannya dalam kondisi tertutup dan lembap terus-menerus.

  5. 5. Tetap melakukan pemeriksaan gigi

    Ilustrasi kegiatan periksa gigi (pexels.com/Gutavo Fring)
    pexels.com/Gutavo Fring

    Perawatan gigi di rumah tetap perlu dilengkapi dengan pemeriksaan rutin ke dokter gigi.

    Pasalnya, tidak semua masalah pada gigi dan gusi langsung menimbulkan gejala yang mudah dikenali.

    Pemeriksaan membantu mendeteksi perubahan atau masalah pada rongga mulut lebih awal, sehingga penanganannya dapat dilakukan sebelum kondisinya berkembang lebih jauh.

    Nah, itu dia hal yang sering dilupakan saat menjaga kebersihan gigi dan mulut. Selain rutin menyikat gigi, perhatian pada area dan kebiasaan kecil yang kerap terlewat juga penting agar kebersihan mulut tetap terjaga secara menyeluruh.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More