Kenapa Perut Bisa Berbunyi Meski Sedang Tidak Lapar? Ini Penjelasannya

- Perut dapat berbunyi setelah makan karena otot lambung dan usus terus menggerakkan, mencampur, serta mendorong makanan, cairan, dan sisa pencernaan.
- Gas dari udara yang tertelan atau aktivitas bakteri usus juga bisa menimbulkan bunyi saat bergerak melewati cairan dan isi saluran pencernaan.
- Saluran cerna tetap berkontraksi saat kosong; bunyi umumnya normal, tetapi perlu diperiksa bila disertai nyeri, muntah, gangguan BAB menetap, darah pada tinja, atau penurunan berat badan.
Suara perut yang berbunyi sering kali langsung dikaitkan dengan rasa lapar.
Padahal, bunyi tersebut tidak selalu muncul ketika tubuh sedang membutuhkan makanan.
Kondisi ini juga bisa terjadi di tengah aktivitas sehari-hari, bahkan saat perut terasa kenyang dan tidak ada keinginan untuk makan.
Lantas, kenapa perut bisa berbunyi meski sedang tidak lapar? Simak penjelasannya berikut ini.
1. Makanan dan cairan sedang bergerak di saluran pencernaan

pexels.com/Andres Ayrton Setelah makan, sistem pencernaan tidak langsung berhenti bekerja.
Otot-otot di lambung dan usus terus berkontraksi untuk mencampur sekaligus mendorong makanan, cairan, dan sisa pencernaan ke sepanjang saluran cerna.
Pergerakan tersebut dapat menghasilkan suara ketika cairan dan material di dalam usus ikut bergerak.
Oleh karena itu, perut bisa saja berbunyi beberapa waktu setelah makan meskipun tubuh tidak sedang memberikan sinyal lapar.
2. Ada gas yang ikut bergerak di dalam usus

pexels.com/cottonbro studio Bukan hanya makanan dan cairan, gas di dalam saluran pencernaan juga dapat membuat perut terdengar berbunyi.
Gas merupakan bagian normal dari proses pencernaan dan dapat berasal dari udara yang tertelan maupun aktivitas bakteri di usus ketika memecah makanan.
Ketika gas bergerak melewati cairan atau isi usus, suara yang muncul bisa menjadi lebih terdengar.
Beberapa kebiasaan, seperti makan terlalu cepat, juga dapat membuat lebih banyak udara masuk ke saluran pencernaan.
Jadi, jika perut berbunyi setelah makan, bukan berarti makanan yang dikonsumsi kurang atau tubuh kembali membutuhkan makanan.
Bisa saja suara tersebut hanya menunjukkan adanya gas dan isi pencernaan yang sedang bergerak.
3. Saluran pencernaan tetap aktif meski tidak sedang makan

freepik.com/benzoix Perut dan usus tidak berhenti bekerja hanya karena seseorang sedang tidak makan.
Saat dalam kondisi kosong, saluran pencernaan tetap mengalami pola kontraksi tertentu. Aktivitas inilah yang salah satunya dapat menimbulkan suara dari dalam perut.
Suara memang lebih mudah terdengar ketika lambung relatif kosong karena tidak banyak makanan yang meredam pergerakan tersebut. Namun, bunyi yang terdengar tidak otomatis berarti seseorang sedang lapar.
Rasa lapar dan suara perut merupakan dua hal yang berkaitan, tetapi tidak selalu muncul bersamaan.
Selama hanya berupa suara tanpa disertai keluhan lain, kondisi ini umumnya merupakan bagian dari aktivitas normal sistem pencernaan.
Namun, jika perut sering berbunyi bersamaan dengan nyeri, muntah, diare atau sembelit yang menetap, darah dalam tinja, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, sebaiknya periksakan diri ke dokter.
Nah, sekarang sudah tahu kenapa perut bisa berbunyi meski sedang tidak lapar kan?
Intinya, perut berbunyi tidak selalu berarti lapar. Suara tersebut bisa muncul karena makanan, cairan, dan gas sedang bergerak, atau karena saluran pencernaan memang sedang menjalankan aktivitas normalnya.




















