Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

3 Jenis Masker untuk Abu Vulkanik, Ini yang Direkomendasikan!

3 Jenis Masker untuk Abu Vulkanik, Ini yang Direkomendasikan!
pexels.com/CDC
  • Jenis masker untuk abu vulkanik yang paling direkomendasikan adalah N95 yang memiliki sertifikasi NIOSH.

  • KN95 juga dapat membantu menyaring partikel abu, tetapi standar dan proses sertifikasinya berbeda dengan N95.

  • Masker bedah memberikan perlindungan yang lebih rendah terhadap partikel abu vulkanik, sementara itu masker kain tidak direkomendasikan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4-6 September 2026 mengakibatkan terjadinya hujan abu vulkanik di beberapa daerah Jawa dan Sumatra.

Kondisi ini membuat penggunaan masker menjadi penting, terutama saat kamu harus beraktivitas di luar rumah atau membersihkan abu.

Lantas, jenis masker untuk abu vulkanik apa yang sebaiknya digunakan? Berikut beberapa pilihannya.

  1. 1. N95

    Masker N95
    pexels.com/CDC

    N95 merupakan jenis masker untuk abu vulkanik yang sangat direkomendasikan. Masker ini bahkan telah mendapat persetujuan NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health).

    Respirator masker N95 mampu memfilter setidaknya 95 persen partikel di udara, dalam hal ini abu vulkanik. Masker ini juga dirancang untuk membentuk seal yang rapat di sekitar hidung dan mulut.

  2. 2. KN95

    ilustrasi masker KN95 (pexels.com/Sora Shimazaki)
    pexels.com/Sora Shimazaki

    Sebagai alternatif apabila respirator N95 sulit ditemukan, kamu dapat menggunakan masker KN95. Namun, efektivitas perlindungannya sangat bergantung pada kerapatan masker dan keaslian produk.

    Saat membeli, jangan hanya mengandalkan label '95' pada kemasan. Untuk memastikan produk tersebut asli dan tersertifikasi, periksalah izin edar dari Kemenkes terlebih dahulu.

  3. 3. Masker bedah

    ilustrasi masker bedah (pexels.com/Polina Tankilevitch)
    pexels.com/Polina Tankilevitch

    Jika N95 atau KN95 tidak tersedia, masker bedah masih dapat digunakan sebagai pilihan sementara. Namun, perlindungannya terhadap partikel abu vulkanik lebih terbatas. Hal tersebut dikarenakan masker jenis ini longgar dan tidak membentuk seal rapat di wajah.

    Kendati demikian, bukan berarti masker bedah sama sekali tidak boleh digunakan. Jika hanya ini yang tersedia, tetap gunakan masker dan sebisa mungkin hindari area dengan konsentrasi abu tinggi.

    Demikianlah beberapa jenis masker untuk abu vulkanik untuk melindungi diri dari dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Stay safe, Bela!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More