Proses penyebaran TB atau TBC terjadi melalui udara, saat pasien batuk atau bersin dan mengeluarkan percikan dahak kemudian terhirup oleh orang lain. Proses penularan, ditentukan berdasarkan banyaknya kuman yang dikeluarkan oleh pasien. Penting bagi kita mengetahui etika batuk sehingga dapat mencegah penularan kepada orang lain, seperti menggunakan masker, menutup mulut dengan lengan saat batuk dan bersin, dan sebagainya. Bela, berikut 7 cara pencegahan penularan penyakit TB yang bisa kamu praktikan sehari-hari dihimpun dari data Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI).

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

Mengobati pasien TB hingga sembuh dapat mencegah penularan penyakit TB lebih luas ke lingkungannya.

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

Menutup mulut dengan menggunakan masker dapat mencegah terpeciknya dahak yang mengandung kuman TB ke udara. Semua orang wajib menutup mulut saat batuk atau bersin, terutama pasien TB.

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

Membuang dahak dan ludah tidak sembarangan. Dahak yang kering dan mengandung kuman TB, bisa beterbangan di udara dan menyebabkan penularan TB.

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

Ventilasi udara yang baik dapat meminimalkan penularan, karena kuman TB yang ada di ruangan dapat keluar dan kuman akan mati bila terkena cahaya matahari secara langsung.

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

Perilaku hidup bersih dan sehat dapat mengurangi penularan TB karena orang yang tinggal di lingkungan kumuh dan padat, disertai sanitasi dan sirkulasi udara yang buruk, akan mudah tertular TB sebab udara yang mudah tercemar oleh percikan dahak atau batuk penderita TB.

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

TB adalah suatu penyakit yang memiliki kekhususan, proses pengobatannya terdiri dari kombinasi beberapa jenis obat dalam jumlah dan dosis dan waktu tertentu, selama 6-9 bulan. Melalui proses pengobatan yang benar sesuai dengan anjuran dokter, pasien TB dapat disembuhkan.

7 Cara Mencegah Penularan Penyakit TBC

Selama proses pengobatan, pasien harus minum obat secara teratur. Jika lalai, akibatnya pasien akan menularkan TB ke banyak orang terutama keluarga yang tinggal serumah. Selain itu, penyakit TB akan sulit diobati karena kuman TB kebal terhadap obat, pengobatannya juga akan menjadi lebih mahal, lama, dan sulit. Dan pasien harus mengulang pengobatan TB dari awal.

Pasien akan diberikan obat anti tuberculosis (OAT) yang mempunyai fungsi membunuh kuman TB yaitu mycobacterium tuberculosis. jika tidak dihabiskan, maka kuman TB akan bisa tumbuh lagi dan bahkan bisa kebal yang menyebabkan pengobatan menjadi lebih lama dan dengan efek samping yang lebih berat. Minum OAT harus tuntas!

Penulis: Azka Nurul Kamilah 

BACA JUGA: Mengenal Bipolar, Penyakit Mental yang Nggak Boleh Dianggap Sepele