Erupsi gunung berapi tak hanya membawa ancaman berupa lava, awan panas, atau material pijar. Abu vulkanik yang terbawa angin dan menyebar ke wilayah sekitar juga perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kualitas udara serta kesehatan tubuh.
Paparan abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan, mata, hingga kulit. Bahkan, orang yang sebelumnya dalam kondisi sehat tetap dapat mengalami keluhan jika terpapar dalam jumlah cukup banyak atau dalam waktu yang lama.
Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI juga mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak abu vulkanik untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan perlindungan apabila harus keluar. Lalu, apa saja bahaya abu vulkanik terhadap tubuh dan bagaimana cara melindungi diri? Simak melalui artikel ini ya, Bela.
