Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Boleh Pakai Pantyliner Setiap Hari? Simak Penjelasannya
freepik.com/freepik
  • Apakah boleh pakai pantyliner setiap hari sering jadi pertanyaan terlebih jika sering mengalami keputihan.

  • Penggunaan terlalu lama dapat membuat area kewanitaan lembap dan memicu iritasi.

  • Jika perlu digunakan, pilih pantyliner tanpa pewangi dan ganti secara berkala.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pantyliner sering digunakan untuk mencegah noda pada pakaian dalam atau ketika keputihan. Namun, penggunaannya ternyata perlu diperhatikan agar tidak memicu masalah pada area kewanitaan.

Namun, apakah boleh pakai pantyliner setiap hari? Cari tahu jawabannya dan baca sampai akhir!

1. Apakah boleh pakai pantyliner setiap hari?

pexels.com/Sora Shimazaki

Penggunaan pantyliner setiap hari tidak disarankan. Pantyliner yang digunakan terus-menerus dapat membuat area kewanitaan lebih lembap dan meningkatkan risiko iritasi.

Risiko tersebut juga bisa muncul jika pantyliner mengandung pewangi. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa gatal, ruam, hingga rasa sakit pada area kewanitaan.

2. Berapa lama pantyliner sebaiknya digunakan?

pexels.com/Karolina Grabowska

Setelah mengetahui apakah boleh pakai pantyliner setiap hari, kamu juga perlu memerhatikan durasi penggunaannya. Pantyliner disarankan diganti setiap 3-4 jam. Pergantian ini penting dilakukan apalagi jika keputihan yang keluar cukup banyak.

Kamu juga tidak perlu menunggu sampai empat jam jika pantyliner sudah terasa basah. Segera ganti dengan yang baru untuk mengurangi kelembapan pada area kewanitaan.

3. Tips menggunakan pantyliner agar tetap nyaman

unsplash.com/natracare

Jika kamu perlu menggunakan pantyliner, pilih produk yang tidak mengandung pewangi. Produk tanpa pewarna dan pewangi bisa meminimalkan risiko gatal atau iritasi. Pastikan juga mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pantyliner.

Selain itu, jangan menggunakan pantyliner saat tidur agar kulit di area kewanitaan dapat bernapas. Cukup gunakan pakaian dalam berbahan katun dan segera ganti jika sudah basah atau lembap.

Kini, kamu sudah tahu bahwa pantyliner sebaiknya tidak digunakan terus-menerus. Jika tetap ingin memakainya, pastikan memilih produk yang nyaman dan rutin menggantinya ya, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article