- Usahakan tidur berkualitas selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam
- Jika kamu merasa lelah, lakukan tidur siang singkat (20 hingga 30 menit)
- Lakukan peregangan atau yoga ringan untuk melepaskan stres, terutama jika kamu banyak duduk sepanjang hari
- Pijat tubuh atau gunakan foam roller untuk melepaskan ketegangan otot
- Mandi dengan air hangat yang dicampur garam Epsom
Tidur 8 Jam Tapi Masih Capek? Jangan-jangan Kamu Butuh 7 Jenis Rest Ini

- Istirahat bukan sekadar tidur delapan jam, tetapi juga mengenali saat pikiran, emosi, kreativitas, dan energi sosial mulai habis.
- Istirahat fisik, mental, emosional, sosial, dan sensorik dapat dilakukan dengan cara yang berbeda sesuai kebutuhan.
- Istirahat kreatif dan spiritual mencakup waktu di alam, seni, hobi, iman, identitas, atau komunitas.
Kamu merasa sudah tidur cukup, tapi masih capek terus? Jangan-jangan kamu belum benar-benar istirahat dengan maksimal. Mengutip dari Verywell Mind, istirahat itu bukan sekadar tidur selama delapan jam—melainkan tentang menyadari kapan pikiran, emosi, energi kreatif, atau “daya sosial” kamu sudah habis dan perlu di-charge.
Terkadang kamu mungkin perlu tidur siang, tetapi di lain waktu bisa jadi yang kamu perlukan itu jalan-jalan di alam, deeptalk sama teman, atau sekadar melepaskan diri sejenak dari segala hal.
Nah, kalau kamu lagi di fase capek terus, coba 7 jenis rest atau istirahat berikut ini yang bikin kamu makin fresh dan termotivasi lagi!
Table of Content
1. Istirahat fisik

pexel.com/Karola G Jenis istirahat yang satu ini sudah sering banget dilakukan. Istirahat fisik hadir dalam dua bentuk, yaitu istirahat pasif seperti tidur siang dan istirahat aktif seperti peregangan, pijat, atau yoga ringan yang membantu melepaskan ketegangan otot dan meningkatkan sirkulasi.
Cara memulihkan energi fisik kamu bisa dilakukan dengan:
2. Istirahat mental

pexels.com/werner-pfennig Kalau kamu sudah mulai sulit fokus, overwhelmed, suka lupa dan berbuat kesalahan-kesalahan kecil, overthinking, suka cemas, dan mudah tersinggung, itu tandanya kamu sudah lelah secara mental. Ini waktunya buat istirahat mental. Istirahat mental bertujuan untuk menenangkan pikiran dan rehat dari pikiran-pikiran yang berat.
Untuk re-charge mentalmu, caranya bisa dengan:
- Luangkan waktu istirahat singkat saat hari kerja
- Tuliskan daftar tugas yang perlu kamu lakukan, jangan hanya menyimpannya di kepala
- Lakukan tugas sederhana dan tidak membutuhkan banyak berpikir, seperti melipat pakaian atau mencuci piring, untuk mengistirahatkan otak
- Kurangi jumlah tab yang terbuka di komputer dan jumlah tugas dalam daftar tugasmu
- Cobalah meditasi atau latihan kesadaran
- Berjalan-jalanlah atau habiskan waktu di luar ruangan
3. Istirahat emosional

pexel.com/Karola G Kadang orang selalu mengatakan “aku nggak apa-apa” padahal sebaliknya, mengatakan “ya”, padahal di hatinya “nggak”, atau menyimpan semua beban sendiri. Hal-hal ini membuat tubuh jadi memikul beban emosional yang berat dan nggak jarang akhirnya berpengaruh pada mental atau fisik.
Nah, saatnya kamu melakukan istirahat emosional. Ini merupakan jenis istirahat di mana kamu bisa menjadi dirimu sendiri dan mengekspresikan perasaanmu yang sebenarnya. Nggak perlu untuk menyenangkan orang lain dan menampilkan citra positif.
Untuk memulihkan emosi kamu, caranya:
- Luangkan waktu bersama orang-orang yang memungkinkan kamu menjadi dirimu yang sebenarnya
- Tuliskan pikiran dan perasaanmu dalam jurnal untuk terhubung kembali dengan dirimu yang sebenarnya
- Tetapkan batasan yang sehat dan katakan "tidak" bila perlu
- Temui tenaga profesional kesehatan mental, seperti terapis atau konselor untuk mengungkapkan keluh kesahmu
4. Istirahat Sosial

pexel.com/vlada-karpovich Kamu suka kesepian padahal ada di tempat ramai? atau kumpul sama teman malah membuat kamu lelah? Itu mungkin karena kamu kurang istirahat sosial. Nggak semua event harus kamu datangi. Ketika kamu sudah terlalu banyak wara-wiri, waktunya untuk istirahat sosial.
Ini tentang memprioritaskan hubungan yang memberi energi dan membangkitkan semangat, sambil mengurangi waktu bersama orang atau situasi yang menguras energimu. Cara mengisi ulang energi sosialmu bisa dilakukan dengan:
- Batasi waktu bersama orang-orang yang menguras energi
- Habiskan waktu bersama orang-orang yang positif, suportif, dan mampu mengeluarkan potensi terbaik dalam dirimu
- Luangkan waktu untuk menyendiri agar bisa bersantai dan mengisi kembali energi sosial
- Luangkan waktu untuk menjalin hubungan pribadi yang terasa bermakna
- Katakan "tidak" pada komitmen sosial yang tidak sesuai dengan tingkat energimu
5. Istirahat sensorik

magnific.com Hiruk pikuk lalu lintas, lampu-lampu terang, layar yang bercahaya, dan notifikasi di smartphone kadang bikin kamu overwhelmed dan overstimulation. Ini bisa membuat kamu jadi sering marah, nggak sabat, dan stres karena ingin damai dan tenang.
Untuk itu, kamu perlu istirahat sensorik. Ini bak menekan tombol jeda dan memberi sistem sarafmu sedikit istirahat. Caranya antara lain:
- Minimalkan notifikasi di seluruh perangkat, bisa dengan mengaktifkan mode Do Not Distrub
- Matikan ponsel dan perangkat elektronik lainnya untuk sementara waktu
- Duduklah sendirian di ruangan yang tenang dan remang-remang. Pejamkan mata selama beberapa menit
- Dengarkan musik yang menenangkan, jika kamu suka
- Bermeditasi
- Keluarlah untuk menghirup udara segar dan menikmati cahaya alami
6. Istirahat kreatif

dailysabah.com Creative block juga bisa terjadi kalau kamu kurang istirahat kreatif. Kadang dampaknya bisa jadi demot (demotivasi), setiap ide rasanya kurang, pekerjaan jadi membosankan, dan susah buat berpikir. Istirahat kreatif adalah cara buat menemukan kembali imajinasi dan rasa kagum pada dirimu.
Cara mengisi ulang ‘baterai’ kreatifmu bisa dengan:
- Luangkan waktu di alam dan perhatikan betapa indahnya
- Berinteraksilah dengan seni yang kamu sukai, seperti mengunjungi galeri seni, mendengarkan musik, atau menikmati konten yang menginspirasi
- Cobalah hobi kreatif hanya untuk bersenang-senang, seperti melukis atau mewarnai, nggak perlu mahir
- Beristirahatlah sejenak dari proyek kreatif dan kembalilah dengan sudut pandang yang segar
- Ubahlah rutinitas atau lingkunganmu
- Berikan dirimu waktu tenang untuk melamun
7. Istirahat spiritual

pexels.com/ivan-s Istirahat yang terakhir adalah istirahat spiritual. Kamu mungkin pernah merasa nggak mendapatkan kepuasan spiritual yang cukup, seperti merasa hidup tidak bermakna, mempertanyakan tujuan atau arah hidup, merasa bahwa hidupmu hanya berputar di sekitar pekerjaan atau tanggung jawab harian, sampai merasa kosong.
Melakukan istirahat ini membuat kamu lebih terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, baik melalui iman, identitas, atau komunitas. Hal ini sering kali membawa rasa memiliki, tujuan, dan penerimaan yang mendalam.
Cara mengisi ulang energi spiritualmu bisa dengan:
- Beribadah, seperti berdoa atau meditasi
- Jadi sukarelawan untuk tujuan yang penting bagimu
- Terhubunglah dengan komunitas yang memiliki nilai-nilai yang sama denganmu
- Mengucap syukur atas segala hal yang hadir di hidupmu, baik enak atau tidak enak
- Renungkan nilai-nilaimu dan selaraskan tindakan dengan nilai-nilai tersebut
- Itulah jenis istirahat yang mungkin bisa membuat kamu lebih segar lagi.
Itu dia beberapa istirahat yang mungkin kamu perlu lakukan saat merasa capek terus. Kira-kira kamu lagi butuh yang mana?





















