Kesalahan dalam Merawat Rambut Rontok yang Sering Dilakukan

- Terlalu sering keramas: Keramas berlebihan dapat menghilangkan sebum yang menjaga kelembapan kulit kepala dan kekuatan batang rambut.
- Salah memilih sampo dan produk perawatan rambut: Sampo dengan kandungan deterjen keras seperti SLS dapat membuat rambut semakin kering dan mudah rontok.
- Menggosok rambut terlalu keras saat keramas: Kebiasaan ini justru dapat merusak akar rambut dan membuat helai rambut tercabut lebih mudah.
Pasti kamu pernah deh mengalami masalah rambut rontok. Kondisi ini sebenarnya dianggap normal jika rambut rontok sebanyak 50-100 helai per hari. Tapi, jika rambut rontok terjadi secara berlebihan, menipis, atau bahkan menyebabkan kebotakan di area tertentu, bisa jadi ada kesalahan dalam cara perawatannya.
Sayangnya, banyak yang tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele bisa memperparah kondisi rambut rontok. Untuk itu, Popbela akan membahas berbagai kesalahan dalam merawat rambut rontok yang sering dilakukan.
1. Terlalu sering keramas

Banyak orang mengira bahwa rambut rontok harus sering dicuci agar kulit kepala bersih dan sehat. Padahal, terlalu sering keramas justru bisa menjadi penyebab rambut semakin rontok. Keramas berlebihan dapat menghilangkan sebum yang berfungsi menjaga kelembapan kulit kepala dan kekuatan batang rambut.
Ketika kulit kepala terlalu kering, rambut menjadi rapuh, mudah patah, dan akhirnya rontok. Idealnya, frekuensi keramas disesuaikan dengan jenis rambut dan aktivitas. Untuk rambut normal hingga kering, keramas 2–3 kali seminggu sudah cukup. Sedangkan rambut berminyak bisa keramas lebih sering, namun tetap menggunakan sampo yang lembut.
2. Salah memilih sampo dan produk perawatan rambut

Kesalahan dalam memilih sampo adalah salah satu faktor utama yang memperparah rambut rontok. Banyak orang hanya memilih sampo berdasarkan aroma atau busa aja tanpa memperhatikan kandungan di dalamnya. Padahal, sampo dengan kandungan deterjen keras seperti SLS (Sodium Lauryl Sulfate) dapat membuat rambut semakin kering dan mudah rontok.
Selain itu, menggunakan produk yang tidak sesuai dengan kondisi kulit kepala, misalnya sampo anti ketombe pada kulit kepala normal juga bisa memicu iritasi. Rambut rontok sebaiknya dirawat dengan sampo yang mengandung bahan gentle, seperti ginseng, biotin, caffeine, atau niacinamide yang membantu memperkuat akar rambut.
3. Menggosok rambut terlalu keras saat keramas

Banyak yang tidak sadar menggosok rambut dan kulit kepala terlalu keras saat keramas. Kebiasaan ini justru dapat merusak akar rambut dan membuat helai rambut tercabut lebih mudah. Rambut dalam kondisi basah juga lebih rapuh dibandingkan saat kering.
Cara keramas yang benar adalah dengan memijat kulit kepala secara lembut menggunakan ujung jari, bukan kuku. Fokus pembersihan pada kulit kepala, bukan menggosok batang rambut secara berlebihan.
4. Sering mengikat rambut terlalu kencang

Mengikat rambut memang praktis, tetapi jika dilakukan terlalu kencang dan terlalu sering, dapat menyebabkan traction alopecia, yaitu rambut rontok akibat tarikan berlebih pada akar rambut. Gaya rambut seperti ponytail ketat, sanggul, atau kepang yang ditarik kuat bisa melemahkan folikel rambut dalam jangka panjang.
Jika kamu memiliki masalah rambut rontok, sebaiknya kurangi kebiasaan mengikat rambut terlalu kencang. Pilih ikat rambut berbahan lembut dan beri waktu rambut untuk terurai agar tidak terus-menerus mengalami tekanan.
5. Menyisir rambut saat basah tanpa hati-hati

Rambut basah berada dalam kondisi paling lemah. Menyisir rambut saat basah, terutama dengan sisir bergigi rapat, dapat menyebabkan rambut tertarik dan rontok lebih banyak. Kesalahan ini sering dilakukan setelah keramas karena ingin rambut cepat rapi.
Jika perlu menyisir rambut basah, gunakan sisir bergigi jarang dan lakukan secara perlahan dari ujung ke arah akar. Atau kamu bisa mengeringkan rambut setengah lembap terlebih dahulu sebelum disisir.
Nah, dengan menghindari kesalahan dalam merawat rambut rontok dan mulai menerapkan kebiasaan yang tepat, rambut bisa tumbuh kuat, sehat, dan kerontokan berkurang. Ingat, perawatan rambut rontok membutuhkan kesabaran dan konsistensi, bukan solusi instan, ya, Bela!


















