- Penggunaan alat styling berlebihan dengan suhu panas tinggi dapat membuat rambut kering, rapuh, dan mudah patah sehingga tampak lebih tipis.
- Jarang melakukan trimming menyebabkan ujung rambut bercabang makin parah, membuat rambut terlihat kusam dan kehilangan volume alaminya.
- Menguncir rambut terlalu kencang serta stres berlebih bisa merusak akar rambut dan memicu kerontokan yang membuat rambut tampak menipis.
Memiliki rambut tebal adalah dambaan hampir setiap wanita, apalagi jika rambut tersebut tampak sehat dan terawat. Mungkin kamu juga pernah bertanya-tanya, bagaimana cara mendapatkan rambut yang tebal dan sehat?
Tapi, tahukah kamu tanpa disadari ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang justru dapat membuat rambut menjadi lebih tipis, rapuh, dan mudah rontok? Kebiasaan ini pun terkadang tanpa kamu sadari luput dari perhatian. Padahal jika dilakukan terus-menerus dapat berdampak pada kesehatan rambut dalam jangka panjang.
Lantas, kebiasaan apa saja yang membuat rambut kamu jadi tipis?
1. Sering menggunakan alat styling

Tidak hanya merusak rambut secara keseluruhan, penggunaan alat styling secara berlebihan juga dapat membuat rambut menjadi kering bahkan bisa membuatnya menjadi patah terutama jika digunakan hampir setiap hari dengan suhu yang terlalu panas.
Untuk meminimalisir kerusakan rambut akibat alat styling, kamu bisa mulai dari mengatur suhu agar tidak terlalu panas, kemudian membatasi penggunaannya, serta menggunakan hair protectant sebelum mulai menata rambut dengan alat-alat tersebut.
2. Jarang melakukan trimming

Memotong ujung rambut yang bercabang atau lebih dikenal dengan istilah trimming rambut menjadi rutinitas yang disarankan demi memperoleh tampilan rambut yang tak hanya indah, tetapi juga membuatnya menjadi lebih sehat lewat meminimalisir ujung rambut yang bercabang, menstimulasi pertumbuhan rambut yang baik, mengatasi rambut yang kering dan kusam, hingga mengurangi kerontokan rambut.
Jika jarang melakukan trimming, ujung rambut yang bercabang dapat semakin parah dan menyebabkan rambut lebih mudah patah. Akibatnya, rambut dapat terlihat lebih tipis, kusam, dan kurang bervolume karena banyak helai rambut yang patah sebelum mencapai panjang optimalnya.
Oleh karena itu, melakukan trimming secara berkala dapat membantu menjaga kesehatan batang rambut dan membuat rambut tampak lebih tebal serta terawat.
3. Menguncir rambut terlalu kencang

Apakah kamu kerap menata rambut dengan gaya ponytail? Gaya rambut satu ini sudah menjadi andalan hampir setiap wanita yang tak ingin aktivitasnya terganggu lantaran rambutnya tidak tertata dengan rapi, namun juga tetap memancarkan kesan yang stylish.
Namun, tahukah kamu bahwa menguncir rambut terlalu kencang bisa merusak akarnya? Ini terjadi lantaran traksi alopecia yakni kondisi rambut rontok akibat tarikan yang terlalu intens. Alih-alih menggunakan kunciran rambut, kamu bisa menjajal hair claw untuk menata rambutmu agar terlihat lebih rapi namun tetap sederhana dan yang terpenting nyaman untuk aktivitas sehari-hari.
4. Menggunakan produk perawatan rambut yang tidak tepat

Mungkin memilih sampo dan berbagai produk perawatan rambut lainnya terdengar mudah. Namun, tahukah kamu bahwa penggunaan produk yang tidak sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepala dapat menyebabkan berbagai masalah rambut, termasuk kerusakan yang membuat rambut tampak lebih tipis?
Sebab, ketidakcocokan produk perawatan rambut dapat memicu iritasi pada kulit kepala, membuat rambut menjadi kering dan rapuh, serta meningkatkan risiko rambut patah.
5. Stres

Tak hanya berdampak bagi pencernaan, stres juga bisa berdampak pada kondisi kesehatan rambut. Ya, rambutmu bisa rontok perlahan-lahan, bahkan bisa berujung pada tampilan rambut yang tipis. Namun, hal ini bisa diatasi pelan-pelan dengan mengelola stres dengan baik.
Di sisi lain, ketika kamu menyadari bahwa perlahan-lahan rambutmu mulai rontok, segera lakukan perawatan dari dalam tubuh, seperti mengonsumsi makanan yang sehat serta lakukan aktivitas yang mampu merelaksasi tubuh.
Sekarang kamu sudah tahu kebiasaan apa saja yang membuat rambut menjadi tipis, kan?



















