Kamu mungkin sering mendengar istilah daddy issue, namun belum paham sepenuhnya. Istilah ini kerap dikaitkan dengan ketertarikan seorang perempuan terhadap lelaki berumur, yang usianya jauh lebih tua. Meski begitu, hingga kini belum ada pengertian baku yang mampu menjelaskan makna sesungguhnya dari istilah tersebut, lho.

Tetapi dari sisi psikologi, daddy issue sering kali digambarkan sebagai suatu kondisi yang terjadi ketika seseorang tak mendapatkan figur ayah atau mempunyai hubungan kurang harmonis dengan ayahnya. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan dalam hidup, seperti merasa takut memulai hubungan dengan lawan jenis karena tak percaya dengan lelaki. Bisa juga justru lebih sering mencari pasangan yang usianya jauh lebih tua, karena ingin mencari figur ayah.

Kehidupan orang memang tak ada yang sempurna. Kamu bisa mengenali masalah ini dan berusaha untuk mengatasinya.

1. Temukan sosok ayah baru

Kenali Istilah Daddy Issue dan Cara Mengatasinyapexels.com/Annushka Ahuja

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mencari tahu sumber daddy issue yang ada dalam diri. Kembalilah ke masa lalu dan temukan titik kekecewaan yang selama ini selalu mengganjal di hatimu dengan perlahan! Setelahnya, coba gali seperti apa sosok yang sesungguhnya kamu inginkan dalam figur seorang ayah. Kendati demikian, tetaplah bersyukur dan ingat selalu orang-orang terkasih yang selalu ada dan mendukungmu hingga kini, ya. Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah untuk bergerak maju tanpa bayang-bayang daddy issue.

2. Jangan hanya berfokus pada daddy issue dalam diri!

Kenali Istilah Daddy Issue dan Cara Mengatasinyahttps://www.pexels.com/id-id/@augi

Kesalahan yang sering kali banyak orang lakukan ketika memiliki daddy issue adalah terlalu berfokus pada kekurangan akan sosok seorang ayah dan menutup mata terhadap perlakuan laki-laki baik lain di luar sana.

Nggak semua laki-laki akan berperilaku sama dengan ayahmu. Kamu hanya perlu memberanikan diri dan mencoba melihat permasalahan dari segala sisi. Cobalah untuk terbuka dan lebih mengenal sosok laki-laki yang mendekatimu, tanpa lebih dulu menghakimi.

3. Ketahui apa yang kamu inginkan dari sebuah hubungan

Kenali Istilah Daddy Issue dan Cara Mengatasinyahttps://www.pexels.com/id-id/@nurlan-tortbayev-123397502

Selanjutnya, tanyakan pada diri sendiri tentang apa yang kamu inginkan dari sebuah hubungan, ya. Misalnya seperti apa makna cinta untukmu secara personal, atau seperti apa kamu ingin diperlakukan oleh pasangan kamu nanti. Perlu kamu ketahui, pertanyaan-pertanyaan semacam ini akan memudahkan kamu untuk lebih mengenal diri sendiri terlepas dari daddy issue yang melekat denganmu.

4. Lakukan eksperimen

Kenali Istilah Daddy Issue dan Cara Mengatasinyahttps://www.pexels.com/id-id/@ron-lach

Jika ingin mendapatkan gambaran jelas tentang siapa dirimu yang sejati, lakukanlah eksperimen! Kamu bisa memulainya dengan mengunduh aplikasi kencan, membangun sebuah hubungan dengan seorang laki-laki, dan pergi makan malam romantis. Setelahnya, coba evaluasi seperti apa sikap yang dan perlakuan kamu terhadapnya. Sehingga, kamu bisa tahu bagian mana dalam dirimu yang perlu mendapat perbaikan karena pengaruh daddy issue.  

5. Minta nasihat dari seorang teman

Kenali Istilah Daddy Issue dan Cara Mengatasinyahttps://www.pexels.com/id-id/@liza-summer

Kemungkinan besar selama ini kamu hanya berkutat pada pikiran sendiri tanpa jalan keluar pasti. Akibatnya, kamu mengalami kesulitan untuk sepenuhnya menerima ketidakhadiran figur seorang ayah dalam hidupmu. Oleh karena itu, mintalah nasihat dari seorang teman atau keluarga dekat, ya. Barangkali dari sana, kamu bisa mendapatkan perspektif baru yang mampu menuntunmu keluar dari keterpurukan akibat daddy issue.

6. Cari bantuan profesional seperti psikolog

Kenali Istilah Daddy Issue dan Cara Mengatasinyahttps://www.pexels.com/id-id/@shvets-production

Apabila kamu merasa nggak kunjung menemukan titik terang untuk daddy issue yang kamu miliki, bergegaslah untuk meminta bantuan profesional seperti psikolog, ya. Mungkin terdengar berlebihan, tetapi sebenarnya tidak, lho! Tak ada yang salah dengan meminta bantuan, Bela. Justru dengan melakukan kunjungan ke psikolog, kamu bisa mendapatkan penanganan tepat atas permasalahan yang selama ini kamu alami, terutama perihal daddy issue.

Baca Juga: Jangan Dibiarkan, Ini 9 Tanda Kamu Punya Inner Child yang Terluka

Baca Juga: 6 Cara Terbaik Menghadapi Pasangan yang Punya Trauma Masa Lalu

Baca Juga: Mudah Trauma, 6 Zodiak Ini Terkenal Susah Buka Hati