Ta'awun Artinya Tolong-menolong, Ini Dalil dan Penjelasannya

Sikap ta'awun memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari

Ta'awun Artinya Tolong-menolong, Ini Dalil dan Penjelasannya

Setiap manusia tidak selalu bisa hidup sendiri, adakalanya kita membutuhkan orang lain dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Artinya, manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Dalam agama Islam, hal ini disebut sikap ta'awun. Lantas, ta'awun itu artinya apa, sih?

Mengutip dari laman NU Online, ta'awun artinya perilaku setia kawan, gotong royong dalam hal kebaikan, dan takwa kepada Allah SWT. Istilah ta'awun memiliki arti memberi dan menerima. Jadi, sikap terpuji ini mendorong kita untuk saling tolong menolong untuk kepentingan bersama. 

Sikap ta'awun adalah perintah Allah SWT yang wajib dilaksanakan oleh seluruh umat Muslim. Tentunya hanya untuk tolong-menolong dalam hal kebajikan, bukan karena keburukan. Berikut ini beberapa dalil dan penjelasan mendalam sikap ta'awun yang dikutip dari beberapa sumber sebagai berikut.

Dalil tentang sikap ta'awun dari Alquran

Ta'awun Artinya Tolong-menolong, Ini Dalil dan Penjelasannya

Setiap perintah agama kita perlu mempelajarinya dari Alquran maupun hadis. Adapun tentang sikap ta'awun juga terdapat dalam surah Al-Maidah ayat 2 berikut ini:

 وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

Artinya:

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya." (QS. Al-Maidah: 2)

Jika dilihat pemaknaannya, ta'awun artinya perintah tolong-menolong dalam hal kebaikan. Karena kita adalah makhluk sosial, Islam mengajarkan untuk saling menolong dengan tujuan mengharapkan rida Allah SWT. Jika kamu menolong orang lain dalam keburukan, maka akan ada balasan lebih berat yang kamu dapatkan. 

Dalil tentang sikap ta'awun dari hadis

Selain bersumber dari kitab suci Alquran, ada pula penjelasan dari hadis shahih terkait sikap ta'awun. Dalam dalil tersebut, Allah SWT menjanjikan timbal balik dari perilaku ta'awun yang kita lakukan kepada orang lain. Mengutip dari laman Bimbingan Islam, berikut ini bunyi haditsnya:

المُسْلِمُ أخُو المُسْلِمِ لاَ يَظْلِمُهُ ولاَ يُسْلِمُهُ، ومَن كانَ فِي حاجَةِ أخِيهِ كانَ اللَّهُ فِي حاجَتِهِ، ومَن فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً، فَرَّجَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِن كُرُباتِ يَوْمِ القِيامَةِ، ومَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ يَوْمَ القِيامَةِ

Artinya:

“Seorang Muslim adalah saudara Muslim lainnya, dia tidak akan menzalimi saudaranya atau membiarkan saudaranya dizalimi. Siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Siapa yang membantu menghilangkan kesulitan seorang Muslim, Allah akan menghilangkan kesulitannya pada hari kiamat, dan siapa yang menutupi aib saudaranya, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat.” (HR. Bukhari no. 2442)

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here