Serial televisi produksi HBO yang sudah memasuki musim ke-7 ini nggak henti-hentinya menjadi buah bibir di seluruh dunia. Alur ceritanya yang brilian ditambah dengan efek visual yang mengagumkan membuat siapa saja langsung jatuh cinta dengan Game of Thrones. Meski dipenuhi adegan perang dan kekerasan, sebenarnya tokoh-tokoh wanita dalam serial inilah yang memiliki kekuatan dan peran begitu besar. Bela, walau hingga kini kamu belum pernah menonton satu episode pun, setidaknya 9 pelajaran ini bisa kamu terapkan untuk menjadi cewek yang lebih baik.

1. Citra seseorang ditentukan berdasarkan tindakannya, bukan gelarnya

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.hbo.com
 

Dulu Arya Stark dikenal sebagai salah satu anak gadis dari keluarga Stark, salah satu kerajaan terkuat dan yang berkuasa di wilayah utara. Namun satu per satu anggota keluarganya dibunuh sehingga ia harus bertahan hidup dan belajar banyak hal dari orang asing. Statusnya yang terhormat pun lenyap dan dia menjadi orang biasa yang sebatang kara. Pertualangan yang dia lakukan membentuk karakter yang membuatnya menjadi lebih kuat dan disegani oleh banyak orang.

2. Selalu ada konsekuensi dalam setiap tindakan

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.thedailybeast.com
 

Seorang pelacur bernama Shae yang menjadi simpanan Tyrion Lannister berkhianat. Yang awalnya dia begitu mencintai kekasihnya justru mengatakan fakta palsu yang menguntungkan dirinya sendiri yang justru membuat Tyrion mendapat hukuman. Namun karma kali ini nggak menunggu waktu lama. Shae yang ketahuan tidur dengan ayahnya Tyrion langsung menghempuskan napas terakhir di tangan mantan kekasihnya sendiri. Well, berusahalah untuk nggak memiliki sifat seperti Shae, Bela.

3. Memangnya kenapa kalau kamu cewek?

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.thebusinessfront.com
 

Di era modern, cewek yang bekerja di bidang yang didominasi atau yang dikerjakan oleh cowok biasanya dipandang sebelah mata. Sama halnya saat era kerajaan, di mana Yara Greyjoy dianggap nggak layak menjadi pemimpin karena dia seorang cewek. Padahal, dia adalah keturunan sah dari raja sebelumnya. Posisinya langsung diambil alih oleh pamannya yang jahat. Tanpa pikir panjang, Yara membentuk kelompoknya sendiri dan memimpin ribuan prajurit.

4. Cinta saja nggak cukup untuk membangun hubungan

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.hbo.com
 

Ygritte adalah tokoh yang jatuh cinta dengan musuhnya sendiri, Jon Snow. Mereka berdua memiliki latar belakang yang jauh berbeda. Ketika mereka sadar sedang terlibat cinta terlarang, Ygritte memang berusaha sekuat tenaga untuk move on dan tetap setia dengan kelompoknya dan siapa dia sebenarnya. Cinta memang bisa mengubah seseorang, namun orang tersebut nggak seharusnya berubah demi orang yang dia cintai.

5. Bisa menyesuaikan sikap sesuai dengan siapa kamu berbicara

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.vanityfair.com
 

Margaery Tyrell mungkin menjadi salah satu tokoh wanita favorit penggemar serial ini karena sikapnya yang elegan. Meski keluarga terutama ibunya punya agenda untuk menggulingkan musuh, di mana musuhnya sendiri adalah suami Margaery, namun cewek ini selalu tersenyum dan menyampaikan kata-kata positif kepada siapa saja. Dia juga paham bagaimana cara menaklukkan suaminya sendiri, Joffrey Lannister, yang terkenal sadis, labil dan kekanak-kanakan.

6. Jangan kehilangan fokus terhadap apa yang kamu kejar

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.bustle.com
 

Semua cewek tentu mau keinginan-keinginannya dapat terwujud, nggak terkecuali Cersei Lannister. Salah satu tokoh penting dalam Game of Thrones ini terkenal akan hasratnya yang besar untuk menaklukan semua kerajaan. Cersei juga dikenal akan ide-denya yang cerdas sekaligus berbahaya bahkan licik. Dia nggak ragu mengorbankan apapun dan siapapun agar tujuannya tercapai. Kita bisa ambil sisi positifnya saja Bela, kalau kita nggak boleh goyah saat mengejar mimpi.

7. Kadang, kita nggak harus terpaku dengan peran sesuai gender

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.raynfall.com
 

Brienne of Tarth punya penampilan yang paling berbeda jika dibandingkan dengan tokoh wanita lain di serial ini. Selalu mengenakan baju besi dan membawa pedang, Brienne tampil bak seorang ksatria. Sepintas, dia memang nggak terlihat seperti cewek, tapi faktanya dia juga hati yang lembut. Mungkin dia nggak akan menjadi seorang ibu atau istri, tapi dia punya prinsip sendiri dan loyalitas yang nggak bisa diremehkan. Di kehidupan nyata, kita juga sering bertemu dengan single parent di mana harus menjadi sosok ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya, atau anak cewek yang harus menjadi tulang punggung keluarga. Kadang, kita nggak bisa menghakimi peran seseorang sesuai gender ketika mereka ada di posisi tersebut. Merekalah ksatria bagi keluarganya.

8. Terbuka terhadap nasihat dan belajar dari kesalahan masa lalu

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.thetab.com
 

Bisa dibilang kalau Daenerys Targaryen merupakan salah satu tokoh terkuat di Game of Thrones, bahkan ketika dibandingkan dengan tokoh-tokoh prianya. Siapa yang bisa mengalahkan seseorang yang punya ratusan ribu prajurit dan tiga ekor naga? Meski dia paling kuat dan ayahnya dulu seorang raja, nyatanya Daenerys juga masih belajar bagaimana caranya memimpin pasukan sekaligus menaklukan kerajaan lawan. Maka dari itu, dia selalu mendengarkan nasihat dari orang-orang yang berpengalaman. Dia juga mau mengakui kesalahannya dan belajar supaya nggak mengambil langkah yang salah untuk kedua kalinya.

9. Percayalah dengan dirimu sendiri dan jadilah pahlawan bagi dirimu sendiri

Belajar Jadi Perempuan Tangguh dari 9 Tokoh Serial 'Game of Thrones'www.hollywoodreporter.com
 

Sansa Stark, kakak kandung dari Arya Stark yang terpisah puluhan mil, dulunya adalah gadis yang terlihat lemah. Bayangkan Bela, dia dipaksa untuk menjadi calon istri musuhnya sendiri, musuh yang telah membunuh ayah kandungnya, lalu dijadikan tawanan, hingga dia pernah menjadi bagian dari keluarga musuhnya. Dia juga didekati oleh pria lain (Lord Baelish) yang  ingin memanfaatkan Sansa untuk mencapai apa yang ia mau. Semua pengalaman pahit tersebut mengajarkan Sansa untuk hanya memercayai dirinya sendiri. Dan dia tahu pasti bahwa hanya dirinyalah yang bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

BACA JUGA: Buat Cewek yang Enggan Menonton Serial Game of Thrones, 5 Alasan Ini Bakal Mengubah Persepsi Kamu​