5 Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Jangan sampai merugi karena nggak bisa kendalikan emosi

5 Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Sebagai manusia, terkadang ada saja situasi yang membuat kita kesulitan dalam mengendalikan emosi. Seperti halnya ketika kita dikecewakan oleh orang terdekat, diperlakukan buruk oleh orang lain, hingga saat orang lain merampas hak kita. Besar kemungkinan akan muncul emosi negatif, seperti marah ataupun sedih.

Kendati demikian, meskipun keduanya adalah emosi yang valid, tapi kita perlu belajar cara mengendalikannya, supaya tidak berakibat buruk pada diri kita sendiri. 

Di dalam agama Islam, kita pun dianjurkan untuk senantiasa mengendalikan emosi saat dihadapkan dengan berbagai kondisi dan permasalahan. Seperti halnya sikap yang ditunjukkan oleh teladan kita, Rasulullah SAW, saat menghadapi ujian dan cobaan. Beliau mampu mengendalikan emosi dengan sangat baik dan memilih untuk bersikap tenang.

Cara mengendalikan emosi menurut Islam

5 Cara Mengendalikan Emosi Menurut Islam

Sebagai umat muslim, kita telah diberikan panduan untuk menjalani kehidupan di dunia, tidak terkecuali dengan cara mengendalikan emosi melalui Alquran dan hadis. Apalagi emosi negatif, seperti halnya marah berasal dari gangguan setan, maka sangat penting untuk mengetahui cara mengendalikannya.

Lantas, bagaimana cara mengendalikan emosi menurut Islam? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Berusaha untuk tetap tenang dan diam

Cara mengendalikan emosi menurut Islam yang pertama adalah berusaha untuk tetap tenang dan diam. Hal ini dimaksudkan agar kita tidak memberikan reaksi yang meledak-ledak, sehingga dapat menyebabkan kerugian di kemudian hari.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW juga menganjurkan agar umatnya memilih untuk berkata baik atau diam sama sekali. Beliau mengajarkan bahwasanya kita perlu menjaga etika dan melakukan perbuatan baik yang bermanfaat.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah  dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menghormati tetangga. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Apabila emosi yang berusaha kita kendalikan berupa kemarahan, maka Rasulullah SAW berpesan agar kita bisa menahan marah. Sebagaimana yang terkandung dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda,

"Laa taghdob wa lakal jannah" yang artinya, "Janganlah engkau marah, maka bagimu surga.” (HR. Thabrani)

Selain itu, dalam hadis dari Abu Hurairah dengan derajat Muttafaq 'alaih, Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang kuat bukanlah orang yang bertubuh kekar, tetapi orang yang bisa menguasai dirinya ketika marah." (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here