3 Pertanyaan Menentukanmu Sudah Bisa Berpindah Ke Lain Hati atau Belum

Setia mengagumi, tertinggal tanpa disadari dan menangis tanpa alasan yang mumpuni. Adakah salah satu darimu yang merasakannya? Hampir sebagian besar sepertinya pernah merasakannya. Saran untuk move on dari orang-orang, ada yang pernah mendengarnya juga? Beruntunglah kamu yang bisa menerima kenyataan bahwa dia yang diidam-idamkan tidak melirik ke arahmu. Tidak menyayangimu sebagai lawan jenis atau tidak mencintaimu seperti sepasang belahan jiwa yang saling melengkapi. Kamu sadar bahwa cinta yang diam sampai kapan pun tak pernah bisa dipaksakan untuk mengubah kenyataan. Karena diam. Ingat, mereka yang kamu damba bukanlah cenayang yang tahu apa mau dan isi hatimu. Tiga pertanyaan berikut bisa jadi indikator apakah kamu sudah bisa melepasnya untuk bahagia atau belum.
1. Ketika menemui nama dan segala tentangnya di media sosialmu, apa yang akan kamu lakukan?

Akan ada masanya kamu menemukan dia hilir mudik di linimasa media sosialmu. Untuk sebar undangan pernikahan mungkin. Jika kamu masih menemukan getar ketika melihatnya, itu pertanda dirimu masih mengharapkan dia di detik terakhir. Jika kamu malah tersenyum melihatnya dan mengisi komentar postingannya dengan doa yang baik, selamat. Kamu telah berhasil melepasnya dengan gemilang.
2. Ketika tidak sengaja kamu bertemu dia di tempat umum, kamu mau apa?

Ketika sedang di perpustakaan misalnya, kamu bertemu dia lagi dibalik rak buku. Jika kamu mengambil langkah seribu dari sana sebelum dia menyadari, hati-hati. Move on belum sampai dalam pikiranmu. Cobalah sapa untuk menunjukkan dirimu sudah menerima dirinya.
3. Terjebak nostalgia bersama lagu dan barang-barang kesukaan dia yang kamu kumpulkan di kamar, bagaimana reaksimu?

Sesenggukan? Lamunan menerawang ke masa lalu? Meninggikan hatimu membayangkan hari-hari bersamanya? Oke, dengan ini kamu sudah dipastikan belum bisa berpindah ke lain hati. Kalau kamu sudah bisa tertawa dengan temanmu di telepon, mengerjakan tugas atau bahkan berkreasi dikelilingi semua kenangan itu. Berbahagialah. Kamu sudah satu langkah mendekat dengan kebahagiaan yang baru. Bukan dirinya, karena kamu bisa menerima semua kenyataan dengan utuh. Kamu masuk kategori tidak bisa move on tapi berkeinginan mencari kebahagiaan baru? Mudah saja, sadari satu hal ini: Cinta ada untuk membahagiakan, baik bahagia karena memiliki atau pun bahagia untuk melepas yang tercinta. Keduanya cara untuk mendapatkan kebahagiaan hakiki, bukan?
Semua kembali ke kamu. Mau bahagia yang nyata atau bahagia dalam angan saja? Ayo move on! Kebahagiaan sebenarnya sudah menantimu!



















