Bela, pernah nggak mendengar istilah kinky sex?

Saat kamu memikirkan hubungan seks dengan kekerasan seperti di film "50 Shades of Grey", paling nggak mendekati pemahaman dari kinky sex itu sendiri.

Kinky sex adalah aktivitas seksual yang dibumbui dengan kekerasan, rasa sakit, intimidasi, dan perasaan bersalah menjadi satu untuk menaikkan gairah. Dengan kata lain, erotisme seksual yang nggak biasa dilakukan kebanyakan pasangan.

Kinky sex juga lekat dengan istilah bondage, domination, sadism and masochism atau dikenal dengan BDSM. Mendengar pengertiannya saja, sepertinya ngeri untuk dilakukan ya, Bela.

Namun, kinky sex bisa jadi jalan untuk menyegarkan aktivitas seksual yang monoton, lho. Biasanya ini terjadi pada pasangan yang menginginkan sensasi berbeda dari biasanya atau memang memiliki preferensi hubungan seksual yang tidak biasa dan memerlukan rangsangan yang lain dari orang-orang pada umumnya.

Hanya saja untuk melakukan kinky sex dengan pasangan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Sebab, aktivitas ini mengandung risiko juga, Bela.

Kalau ingin menyegarkan aktivitas seksual dengan cara ini, ada beberapa hal yang perlu kamu pahami terlebih dulu ya. Berikut penjelasan lengkapnya tentang apa itu kinky sex.

Apa itu kinky sex?

Kenali Apa Itu Kinky Sex, Aktivitas Seksual dengan Bumbu Kekerasanunsplash.com/Artem Labunsky

Definisi sederhananya kinky sex merupakan aktivitas seksual yang nggak biasa dilakukan kebanyakan pasangan. Artinya, selain melibatkan kekerasan, kinky sex juga memungkinkan untuk menggunakan sex toys dalam aktivitasnya.

Selain itu kinky sex juga melibatkan segala hal yang berbau sadomasokis seperti mengikat dan mewujudkan fantasi seks liar. Semua ini dilakukan untuk memberikan sensasi kenikmatan baru saat berhubungan badan.

Kekerasan dan kesakitan yang dirasakan pasangan merupakan hal paling mendasar dalam aktivitas kinky sex untuk menemukan kenikmatan. Karena memiliki risiko, maka aktivitas ini membutuhkan sexual consent atau kesepakatan bersama, aman, dan dalam taraf wajar saat melakukannya.

Kunci utama saat melakukan kinky sex

Kenali Apa Itu Kinky Sex, Aktivitas Seksual dengan Bumbu Kekerasanpexels.com/Alexander Krivitskiy

Komunikasi, saling percaya, dan kata sepakat untuk melakukan aktivitas dengan kekerasan ini adalah kunci utama. Meskipun kamu sangat mengenal pasangan, saat memutuskan melakukan kinky sex, tetap komunikasikan dengan baik.

Bicarakan kenyamanan yang kamu inginkan saat melakukan aktivitas seksual ini. Misalnya kamu lebih nyaman diikat dengan kain sutra daripada dengan borgol, atau pasangan ingin menjambak dan menampar saat penetrasi, bicarakan dengan terbuka.

Jelaskan juga batasan kekerasan yang kamu terima saat melakukan seks jenis ini, agar nggak ada salah paham nantinya. Biasanya kamu dan pasangan harus memiliki safe word, yaitu satu kata yang menjadi kode bahwa apa yang dilakukan sudah kelewat batas.

Cara melakukan kinky sex dengan suami

Kenali Apa Itu Kinky Sex, Aktivitas Seksual dengan Bumbu Kekerasanpexels.com/Walid Riachy

Bagi pemula nggak ada salahnya, kok, mencari tahu bagaimana mengeksplorasi hubungan intim dengan cara ini. Cara paling mudah dan aman adalah membeli vibrator atau alat bantu seks. Eksplorasi fantasi seksual kamu dan pasangan dengan menggunakan sex toys. Misalnya, kamu bisa melakukan dengan melakukan role playing atau mengikat pasangan.

Karena ini cara berhubungan seks baru yang kamu lakukan, pastikan nggak melakukan dengan terburu-buru. Usahakan kamu dan pasangan sama-sama menikmati aktivitas seksual ini. Eksplorasi semua bagian tubuh pasangan, lalu cobalah saling memancing dan menggoda dengan cara yang erotis.

Nggak perlu takut aktivitas kinky sex ini nggak berhasil di kali pertama. Itu merupakan hal yang wajar bila nggak memuaskan saat pertama mencoba. Hal yang terpenting dalam aktivitas seksual ini adalah kamu dan suami menikmatinya tanpa ada paksaan.

Perlu diingat lagi, kinky sex merupakan aktivitas seksual dengan risiko, karenanya perlu komunikasi intens bila ingin melakukannya. Aktivitas seksual ini memiliki beberapa risiko karena melibatkan kekerasan, mulai dari cedera, tak bisa bernapas, hingga yang paling parah adalah kematian.

Jadi, kalau kamu masih bimbang untuk melakukannya, sebaiknya tidak dilakukan, ya. Amannya kamu dan suami melakukan aktivitas seksual seperti biasa tapi bisa divariasi dengan gaya seks yang berbeda.

Baca Juga: Sering Dianggap Menyimpang, Ini 5 Mitos BDSM yang Perlu Kamu Tahu

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui tentang Sexual Consent dalam Pernikahan

Baca Juga: Mengenal Quickie Sex, Seks Kilat yang Menggairahkan