Bagi kamu yang sudah nggak tabu lagi mengeksplorasi dunia seks, pastinya sudah nggak asing dengan istilah kink dan fetish. Tapi, nyatanya masih banyak orang yang salah memahami keduanya dan menganggap kink sama seperti fetish atau sebaliknya.

Padahal, para ahli mengatakan bahwa kink dan fetish sebenarnya berbeda. Kamu bisa memiliki kink tapi tidak dengan fetish, atau memiliki fetish tapi nggak tertarik dengan kink saat berhubungan seks.

Lalu, apa yang membedakan keduanya? Berikut Popbela akan menjelaskannya supaya kamu nggak salah mengerti lagi.

Apa itu kink?

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Antara Kink dan FetishPexels.com/Ferdinand Studio

Menurut Janet Brito, PhD, seorang psikolog klinis dan terapis seks bersertifikat, kink adalah istilah umum untuk menggambarkan perilaku dan praktik seksual non-tradisional. Kink bisa berupa nafsu seksual yang nggak biasa atau mendapatkan kesenangan dari sesuatu yang dianggap di luar norma.

Sementara psikolog klinis David Ley, PhD, kink adalah istilah sosial dengan makna yang tidak terlalu jelas dan beragam. Ahli masalah seksualitas ini menyebut kink sebagai kata yang dapat digunakan untuk berbagai hal seputar seksualitas yang sedikit berbeda dari biasanya.

Lalu, apa itu fetish?

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Antara Kink dan Fetishfreepik.com/dusanpetkovic

Berbeda dengan kink, fetish sedikit lebih bertarget.

"Secara historis, fetish adalah gangguan seksual di mana seorang individu memiliki rangsangan spesifik dan terbatas yang mereka butuhkan untuk gairah seksual," kata David. Dengan kata lain, seseorang dapat memiliki fetish kaki atau fetish pakaian dalam, karena mereka membutuhkan hal-hal ini untuk terangsang.

Terapis seks Debra Laino mengatakan bahwa fetish biasanya mengharuskan perilaku atau objek tertentu harus ada untuk mendapatkan gairah seksual. Dia menyebutnya sebagai "kesalahan target erotis" di mana minat seksual seseorang dipusatkan pada sesuatu yang tidak dianggap normal oleh orang lain.

Hal yang membuat kink dan fetish berbeda

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Antara Kink dan FetishPexels.com/W R

"Sebuah fetish cenderung lebih tetap dan cukup spesifik," kata Janet.

Sementara Debra menyebut kink sebagai pengalaman yang digunakan untuk meningkatkan hubungan seksua, kink nggak perlu sespesifik fetish. Orang yang memiliki kink, gairah seksualnya nggak tergantung pada perilaku atau objek tertentu.

Jadi, jika orang yang memiliki fetish baru akan bergairah jika fetish-nya terpenuhi, maka orang dengan kink tetap bisa akan bergairah meski kink-nya tidak terwujud. Tapi, seks akan lebih memuaskan jika pasangan dapat melakukan kink yang disukainya.

Mungkinkah orang memiliki kink dan fetish secara bersamaan?

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Antara Kink dan Fetishfreepik.com/artfolio

Ternyata jawabannya: sangat mungkin.

"Seseorang dapat memiliki kink ketika mendengar orang berhubungan seks dan secara bersamaan memiliki fetish kaki dan harus mengisap jari kaki untuk melepaskan hasrat seksual yang dirasakannya," jelas Debra.

Kamu juga sangat mungkin memiliki lebih dari satu kink atau fetish atau cenderung tumpang tindih. Misalnya, kamu mungkin suka melakukan role play saat berhubungan seks dan meminta pasangan berpakaian seragam tertentu yang menandakan kamu memiliki fetish seragam. Lalu secara bersamaan kamu juga menyukai pasangan yang berperan sebagai guru atau dosen, sehingga kamu juga memiliki kink terhadap seseorang yang superior, lebih tua, atau punya wewenang lebih tinggi dari kamu.

Apakah wajar jika kamu memiliki kink atau fetish?

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan Antara Kink dan Fetishfreepik.com/lookstudio

Pada dasarnya, jika kamu memiliki minat seksual tertentu yang kebanyakan orang anggap sedikit berbeda, tapi nggak merugikanmu atau orang lain, itu sebenarnya bukan masalah.

"Hal yang harus lebih diperhatikan adalah bagaimana seseorang mengejar hasrat seksualnya. Selama prinsip-prinsip dan nilai-nilai seksual masih dipentingkan, seperti kejujuran, keamanan, persetujuan, kebersamaan, dan tidak ada eksploitasi, maka perilaku seksual ini sehat, bahkan jika kink atau fetish termasuk ekstrem,” jelas David.

Namun, jika kink atau fetish menyebabkan kamu mengalami tekanan emosional atau masalah di berbagai bidang kehidupan, maka itu adalah masalah dan kamu harus mendapatkan bantuan.

Secara umum, banyak orang memiliki kink dan fetish, tapi mereka sangat normal. Karena seksualitas memiliki banyak lapisan dan erotisme orang sangat beragam, jadi cari tahu dan belajar lebih banyak mengenai kink dan fetish yang dimiliki agar tetap dalam batas aman dan “normal”.

Nah, setelah tahu apa perbedaan kink dan fetish, apakah kamu memiliki salah satu di antaranya atau bahkan keduanya? Jangan ragu untuk membicarakannya dengan pasangan agar seks semakin menyenangkan dan memuaskan, baik untukmu dan si dia.

Baca Juga: 5 Kasus Fetish Seksual yang Viral di Media Sosial, Nggak Sangka!

Baca Juga: Sering Dianggap Kelainan, Ini 15 Jenis Fetish yang Umum Dijumpai

Baca Juga: Kenali Apa Itu Kinky Sex, Aktivitas Seksual dengan Bumbu Kekerasan