Aktivitas seksual bermacam-macam, ada yang sering bereksperimen dengan posisi hingga menggunakan sex toys untuk menambah gairah dan kepuasan saat bercinta. Fantasi seksual juga menjadi salah satu hal yang dapat meningkatkan gairah seksual dan membuat sesi bercinta jadi jauh lebih menyenangkan.

Salah satu fantasi seksual yang mungkin sering kamu dengar adalah BDSM (Bondage, Dominance, Sadism, Masochism). Ya, BDSM menjadi aktivitas seksual yang cukup booming karena salah satu film box office, yakni Fifty Shades of Grey, juga mengangkat tema serupa.

Namun, apakah BDSM itu diperbolehkan? Bagaimana hukum BDSM saat bercinta dalam Islam? Berikut penjelasannya.

1. Apa itu BDSM?

Hukum BDSM Saat Bercinta dalam Islam, Wajib Tahu!unsplash.com/Artem Labunsky

BDSM sendiri merupakan aktivitas seksual yang berupa roleplay atau bermain peran. BDSM adalah singkatan dari bondage, dominance, sadism, and masochism. Dalam aktivitas seksual ini ada salah satu pihak yang ‘dominan’ dan mengendalikan permainan serta sebaliknya, ada pihak yang menjadi korban dan mau diperlakukan dengan ‘sadis’ saat bercinta.

Termasuk dalam fantasi seksual, biasanya BDSM berupa kegiatan yang dapat dikatakan melukai seperti mencekik, memukul, bahkan mengikat pasangannya menggunakan tali. Aktivitas seksual di atas dapat memenuhi gairah beberapa orang yang memiliki fantasi seksual seperti ini.

2. Islam memerintahkan untuk menggauli istri dengan baik

Hukum BDSM Saat Bercinta dalam Islam, Wajib Tahu!Pexels.com/Tima Miroshnichenko

Namun bagaimana hukum BDSM saat bercinta dalam Islam? Islam tentunya mengajarkan para suami untuk menggauli istri dengan cara yang baik, salah satunya adalah pada Surat An-Nisa ayat 19 dengan bunyi sebagai berikut:

wa 'asyiruhunna bil-ma'ruf, fa ing karihtumuhunna fa 'asa an takrahu syai'aw wa yaj'alallāhu fihi khairang kasira

Artinya :

“Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”

3. Hukum pernikahan bagi pasangan yang melakukan BDSM

Hukum BDSM Saat Bercinta dalam Islam, Wajib Tahu!pexels.com

Bagaimana hukumnya jika ada pasangan yang melakukan BDSM ketika bercinta? Muhammad bin Ibrahim al- Tuwaijiri, seorang ulama, mengemukakan pendapatnya mengenai hal ini.

Pendapatnya dilansir dalam skripsi dengan judul Tinjauan Hukum Keluarga Islam tentang Perilaku Sadomasokisme, yang juga disusun oleh Muhammad Ainun Na’im. Menurut Al-Tuwaijiri, pernikahan dapat dihukumi makruh, karena berkaitan dengan aktivitas berbahaya yang akan ditanggung oleh istri.

“Makruh menikah bagi orang yang khawatir terjadi kelalaian, penganiayaan, bahaya, kelengahan, seperti khawatir tidak mampu menafkahi, menyalahgunakan pergaulan atau seperti lainnya.” Hal tersebut seperti tertuang di dalam kitab Maushu’ah al-Fiqh al-Islam.

Bagaimana? Apakah sudah semakin paham mengenai hukum dari praktik BDSM saat bercinta menurut pandangan Islam?

4. Nabi Muhammad SAW melarang suami untuk memukul istri

Hukum BDSM Saat Bercinta dalam Islam, Wajib Tahu!pexels.com/mart production

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, memukul juga merupakan kegiatan yang sering dilakukan dalam BDSM. Bersifat menyakiti, Nabi Muhammad SAW rupanya melarang suami memukul istrinya, termasuk ketika berhubungan seks. Berikut sabda Nabi SAW:

Hakim bin Mu’awiyah al-Qusyairi, ia berkata: Wahai Rasulullah apa hak seorang istri? Nabi menjawab: Hendaknya kamu memberi makan kepadanya ketika kamu makan, memberi pakaian kepadanya ketika kamu berpakaian atau mendapat pakaian, dan janganlah kamu memukul wajahnya, jangan mencela nya, dan jangan mencacinya kecuali di dalam rumah.

5. Aktivitas seksual lebih baik didiskusikan dulu dengan pasangan

Hukum BDSM Saat Bercinta dalam Islam, Wajib Tahu!freepik.com/ freepic.diller

Setiap aktivitas seksual apalagi yang terbilang riskan jelas harus melalui diskusi antara kamu dan pasangan. Jika salah satunya keberatan maka aktivitas seksual tersebut tidak boleh dilakukan. Ingat, berhubungan intim haruslah aman dan nyaman bagi keduanya. Jangan sampai hanya karena ingin memuaskan nafsu satu pihak semata, pihak lainnya harus mengalami hal-hal yang sebenarnya membuat tidak nyaman.

Itulah penjelasan mengenai hukum BDSM saat bercinta dalam Islam. Semuanya sudah tertuang jelas dalam Al-Qur’an dan Hadist, semoga artikel ini memberikanmu manfaat dan pengetahuan baru ya!

Baca Juga: Sering Dianggap Menyimpang, Ini 5 Mitos BDSM yang Perlu Kamu Tahu

Baca Juga: Arti BDSM dan Sederet Fakta yang Belum Kamu Ketahui

Baca Juga: 7 Tanda Suami Suka Berfantasi Seksual dengan Perempuan Lain