Salah satu proses yang harus kamu lalui dalam hidupmu adalah berhubungan intim setelah menikah untuk pertama kalinya yang biasanya menjadi cerita atau pengalaman malam pertama.

Pastinya hal tersebut membuat kita gelisah dan merasa nggak karuan. Antara malu, takut dan nggak nyaman pasti akan kamu alami. Tenang, Bela, semua yang menikah pasti akan merasakannya karena memang merupakan suatu proses. Untuk memberikan sedikit gambaran, berikut kira-kira kondisi atau rasa malam pertama secara umum yang akan kamu alami.

Rasa malam pertama secara fisik

Bercinta saat Malam Pertama, Apa Rasanya?unsplash.com/@jernejgraj

Untuk kamu yang baru akan melakukan hubungan intim pertama kalinya, secara fisik pasti tubuhmu belum bisa beradaptasi. Akan ada beberapa proses yang mungkin akan dirasakan perempuan secara fisik. Tapi berbeda-beda untuk setiap perempuan namun bisa digambarkan secara umum.

Banyak yang mengungkapkan bahwa ketika melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya akan terasa sakit. Hal tersebut wajar kok, Bela. Kondisi tersebut karena vagina kita belum terbiasa dan masih tegang. Jika kamu mengalami sakit, lama, serta susah masuk, bisa jadi kamu mengalami vaginismus. 

Vaginismus merupakan gejala medis di mana otot di sekitar vagina kita mengencang dengan sendirinya saat terjadi penetrasi seksual. Biasanya rasa ini digambarkan dengan rasa nggak nyaman saat berhubungan dan sakit. Kondisi ini berbeda untuk setiap perempuan. Gejala ini memiliki ciri-ciri sulit melakukan penetrasi, sakit saat melakukan penetrasi, kejang otot atau berhenti bernapas saat mencoba penetrasi. 

Nggak selalu mengalami vaginismus ketika melakukan hubungan intim pertama kalinya. Tapi ketika kamu nanti mengalami hal demikian, jangan begitu khawatir, beberapa perempuan pernah mengalaminya dan sudah melewatinya. Jadi merupakan hal wajar. Untuk menghindarinya, ada beberapa pencegahan seperti hindari gelisah dan stres berlebihan. Tetap tenang saat berhubungan. Untuk menghindari rasa sakit tersebut, kamu bisa mengomunikasikannya dengan pasangan untuk memasukkannya secara perlahan. Selain itu, perbanyak foreplay atau pemanasan agar nggak tegang dan bisa dibantu dengan memberikan pelumas.

Jika terjadi pendarahan ketika berhubungan intim untuk pertama kalinya, wajar ya Bela. Jangan terlalu panik. Kalau pun nggak terjadi pendarahan sedikit, bukan berarti kamu nggak perawan. Karena pendarahan bisa terjadi karena beberapa faktor seperti gesekan yang terlalu kencang, adanya alergi atau penyakit.

Rasa malam pertama secara psikis

Bercinta saat Malam Pertama, Apa Rasanya?unsplash.com/@lazybonesaustralia

Nggak hanya secara fisik yang mungkin akan dirasakan kita saat malam pertama. Dari fisik tersebut seperti merasa masih kurang nyaman, sakit dan tegang, hal tersebut akan memengaruhi kondisi mentalmu juga.

Mungkin awalnya akan merasa malu. Selain malu, ada juga beberapa perasaan nggak percaya diri, terlalu gelisah dan masih banyak lagi. Perasaan tersebut juga sama seperti yang dirasakan pasanganmu jika masih sama-sama baru. Mungkin kalian sudah pernah melihat film biru namun belum berpengalaman jika melakukannya di dunia nyata. Nggak apa-apa kok, Bela. Lambat laun juga kalian akan bisa saling memahami jika saling mengomunikasikan keinginan masing-masing.

Kekhawatiran yang sering mucul ketika malam pertama.

Bercinta saat Malam Pertama, Apa Rasanya?unsplash.com/@dannyg

Kekhawatiran yang dialami ketika melakukan malam pertama sehingga membuat kalian kurang menikmatinya merupakan hal umum.

"Apa aku cukup seksi? Nggak percaya diri dengan bentuk tubuh sendiri"

"Dia mau nggak ya melakukannya?"

"Aku belum siap, tapi gimana ya?"

"Nanti kalau ditengah jalan ingin berhenti, gimana ya?"

"Dia bakalan puas nggak ya?"

"Sakit nggak ya?"

"Kalau nggak keluar darah, apakah berarti nggak perawan?"

Kekhawatiran tersebut merupakan kekhawatiran umum yang biasanya akan ditanyakan para pasangan pada diri mereka sendiri. Untuk itu, nggak perlu panik dan berekspektasi berlebih pada pasangan ketika salah satu dari kalian nggak sampai mencapai klimaks ya, Bela.

Jika ternyata biasa-biasa saja atau sakit dan sebagainya, kalian masih bisa belajar dan saling memahami. Nikmati saja prosesnya. Dan saling jujur untuk bisa memperbaiki hubungan intim selanjutnya. Buat senyaman mungkin.

Baca Juga: Begini Cara Berhubungan Seks Saat Malam Pertama agar Tidak Sakit