“Kami sedang menantikan buah hati. Aku telah mempertimbangkan matang-matang apa saja yang perlu aku sampaikan dalam unggahan ini.
Hal yang aneh untuk dipikirkan berlebihan, tetapi pengumuman dalam bentuk apa pun selalu terasa tidak alami bagiku, terutama karena rasa takut yang aku miliki akan kehilangan sesuatu yang baik dan susah payah didapatkan, dan pada gilirannya, berpotensi mengecewakan orang-orang terkasih dan diri sendiri. Tapi aku pikir kita hidup di dunia di mana kita berhutang budi kepada teman dan keluarga kita, di mana wabah sosial dari konektivitas global dan pembentukan hubungan digital membuat ini semacam ritual peralihan.
Aku sepenuhnya bahagia dan mengerti ini adalah alasan untuk merayakan, tapi aku juga lelah karena mual dan insomnia, dan aku merasa (secara kasar dan jujur) ‘ambivalen’ tentang kehamilan dalam begitu banyak cara yang tidak bisa aku jelaskan dalam satu caption. Konten kehamilan yang tenang dan bahagia yang disajikan algoritmaku kadang-kadang membuatku kesal (karena iri), dan orang-orang yang terus-menerus menyuruhku untuk ‘menikmati momen ini’ dan menjadi ‘positif’ atau ‘bebas stres untuk sang bayi’.
Aku telah memutuskan untuk melindungi kedamaianku dari hal-hal tersebut. Aku tidak akan pernah bisa mengekspresikan perbenturan emosi yang dahsyat antara kebahagiaan, kebingungan, kekaguman, ketidakpastian, keajaiban, kerentanan, kegembiraan, nostalgia, dan ketakutan. Aku bolak-balik antara merasa ragu dan rasa bersalah, karena aku ingin mempersiapkan diri untuk merawatnya dengan intens, tetapi juga sambil membangun kehidupanku sendiri dalam masyarakat yang aku tempati saat ini—di mana peran gender tradisional muncul dari bayang-bayang jika perempuan menikah dan menjadi ibu; di mana sistem patriarki memengaruhi ideologi seputar peran orang tua; dan di mana struktur ekonomi-sosial saat ini jauh dari optimal untuk kelahiran dan pengasuhan anak, namun perempuan semakin didorong untuk melakukannya,” ungkapnya.
Kim Dong Wook dan Stella Kim Sambut Kelahiran Anak Pertama

- Anak pertama perempuan, Rowan Grace Kim, lahir pada 10 Februari 2026. Nama lengkapnya full Inggris kecuali nama keluarga.
- Stella hangout dengan Sooyoung 'SNSD' usai melahirkan dan merayakan ulang tahunnya.
- Kim Dong Wook dan Stella menikah Desember 2023 lalu, menunggu lebih dari dua tahun sebelum dikaruniai anak.
Tahun 2026 ini menjadi tahun yang penuh kebahagiaan bagi banyak orang, tak terkecuali para pasangan artis Korea. Kali ini, Kim Dong Wook dan Stella Kim yang membagikan kabar bahagia bahwa anggota keluarga mereka telah bertambah. Pada Selasa (10-2-2026) kemarin, Stella mengumumkan kehadiran buah hati pertamanya dalam sebuah unggahan Instagram Story.
Pasangan ini sendiri telah menikah selama dua tahun lebih sejak Desember 2023 lalu, sampai akhirnya resmi menjadi orang tua. Pada Desember 2025, Stella sempat membagikan perjalanan kehamilannya dalam sebuah unggahan di Instagram. Simak selengkapnya tentang kelahiran anak pertama Kim Dong Wook dan Stella Kim berikut ini.
1. Sambut anak pertama perempuan

Pada Selasa (10-2-2026) dalam unggahan Instagram Story, Stella Kim dan Kim Dong Wook mengumumkan kalau anak pertama mereka telah lahir ke dunia. Stella sendiri tak merinci dengan pasti kapan kelahiran sang buah hati. Namun, ia memberitahukan ke publik bahwa bayi perempuannya itu memiliki nama Rowan Grace Kim. Uniknya, nama anaknya full Inggris kecuali nama keluarga.
Dalam foto yang diunggah terlihat sebagian wajah Rowan yang mengenakan baju teddy bear dengan tangan Stella di sisinya. Di foto lainnya, tampak jari mereka saling bersentuhan, memperlihatkan bonding yang kuat antara ibu dan anak.
2. Hangout bareng Sooyoung ‘SNSD’ usai melahirkan

Meski sudah menjadi ibu, Stella tetap menjaga kehidupan pribadinya tetap seimbang. Beberapa waktu setelah melahirkan, ia akhirnya hangout bareng dengan para sahabatnya. Masih di hari yang sama, Stella mengunggah foto dan video merayakan ulang tahun Sooyoung ‘SNSD’ yang memang jatuh di tanggal 10 Februari.
“Dan ini malam pertama ibu keluar sejak kedatangan Rowan untuk ulang tahun Sooyoung,” tulisnya.
3. Dikaruniai buah hati setelah hampir 3 tahun menikah

Kim Dong Wook dan Stella Kim menikah pada 22 Desember 2023 lalu di Katedral Myeongdong, Seoul. Keduanya menunggu selama lebih dari dua tahun sebelum akhirnya dikaruniai seorang anak. Kabar kehamilan Stella pertama kali diumumkan oleh agensi Kim Dong Wook, Studio Uhoo, pada 24 November 2025. Di bulan Desember 2025, Stella membagikan langsung kabar bahagia tersebut kepada para followers di Instagram. Ia mengaku sangat menantikan momen baru sebagai orang tua dan melihat bagaimana keluarga mereka menyambut anggota baru.
“Sebuah cerita yang sangat panjang sehingga tidak muat dalam caption Instagram. Tolong luangkan waktu sejenak untuk membaca gambar-gambar ini, jika kamu punya waktu luang hari ini 🤍,” tulisnya dalam caption unggahan pengumuman kehamilan tersebut.
4. Sempat alami masa-masa sulit saat hamil

Dalam unggahannya yang panjang itu, Stella Kim juga bercerita tentang pengalaman kehamilannya yang tak mudah. Mantan trainee SM Entertainment itu sempat merasa iri dengan konten orang-orang lain yang merasa tenang serta bahagia dalam kehamilannya. Ia sendiri mengaku mengalami banyak hal secara fisik maupun emosi, seperti mual, insomnia, merasa bersalah tapi juga senang.
5. Awalnya tak ingin untuk diumumkan
Masih dalam unggahan pada 21 Desember 2025 lalu, Stella awalnya nggak mau memublikasikan kehamilan dirinya. Ini karena ia selalu diliputi rasa cemas dan takut kehilangan sang bayi. Belum lagi, kabar bahagia tersebut mungkin bisa membuat para pasangan pejuang garis dua lainnya merasa sedih atau tidak beruntung. Stella dan Dong Wook juga pernah berjuang untuk mendapatkan anak sebelum akhirnya Rowan datang. Ia beberapa kali melakukan IVF dan stimulasi hormon.
“Sebelum beberapa media Korea memublikasikan berita kami, aku awalnya memilih untuk tidak mengumumkannya, karena: 1) Aku telah menjalani sebagian besar 9 bulan terakhir dengan rasa cemas yang hampir melumpuhkan akibat kemungkinan keguguran, dan 2) karena aku tidak tahan mengetahui bahwa kabar baikku juga bisa membuat orang lain merasa ‘tidak beruntung’. Aku sering merasa tidak beruntung dan akhirnya malu selama semua transfer embrio yang gagal dan stimulasi hormon yang tanpa henti. Aku juga pernah merasa tidak beruntung dan aku pun merasa tidak beruntung.
Aku juga sangat peduli dengan hati teman-teman yang telah mengalami kehilangan yang tak terbayangkan dalam perjalanan hidup mereka. Aku ingat perasaan hampa saat melihat ibu-ibu hamil baru, lulus dari klinik kesuburan. Aku juga ingat mata iri dan rindu dari perempuan-perempuan di sekitarku. Dan bahkan sekarang saat aku menulis ini, aku tahu bahwa kerap menampilkan kebahagiaan dan kelegaan di depan umum bisa dianggap tidak sensitif.
Aku juga merasakan ambivalensi yang kuat terhadap semua perawatan kesuburan. Aku diam-diam mempercayai sifat dan ilmu di balik IVF, tetapi di antara suntikan yang aku lakukan sendiri dan gejala serta memar yang menyertainya, aku menemukan diriku mencoba memahami kesepian yang datang bersama reaksi unik tubuhku melalui prosesnya. Bahkan kabar bahagia bahwa akhirnya aku hamil tidak membantu menghilangkan rasa suntikan paling menyakitkan tersebut. Aku merasa bersyukur (kepada siapa atau apa, aku tidak yakin), tetapi juga merasakan sakit akibat suplemen progesteron yang agresif yang diperlukan untuk menumbuhkan keajaiban ini menjadi kehidupan.
Tapi sekarang kita ada di sini, tinggal beberapa minggu lagi sebelum bertemu dengannya, dan siap atau tidak aku menjadi seorang ibu, dia akan tetap datang. Aku akhirnya akan bertemu kaki-kaki kecil yang menendang dan tangan-tangan penasaran dari makhluk yang tumbuh di dalam diriku—di dalam seseorang yang juga masih sedang “menjadi”. Aku merasa menggenggam sangat erat kehidupan yang sudah kujalani, tapi aku pasti akan berubah karena perubahan fisik dan psikologis yang datang bersama keibuan.
Aku sangat takut dengan perubahan psikologis yang akan datang setelah melahirkan, tetapi kalau kehamilan telah memberiku satu perubahan yang sangat positif: ini memberiku keberanian untuk berbicara. Aku butuh perasaan-perasaan yang menyakitkan dan membingungkan ini untuk dibicarakan dan tidak lagi dianggap tabu, agar percakapan seperti ini bisa membantu kita merasa sedikit tidak sendirian. Aku ingin suatu hari nanti putriku merasa diakui dan dipahami juga.
Sekarang aku sangat menantikan kedatangannya, dan mungkin boleh kukatakan aku optimis dengan hati-hati. Aku bersemangat melihat bagaimana suamiku akan bertumbuh dalam hubungannya dengan dia, dan bagaimana orang tuaku sendiri akan kembali menjadi seperti dulu. Hati kecil ini yang tercipta dari hatiku—yang dulu juga berdenyut di rahim ibuku—aku tidak menginginkan apa pun selain melindunginya dari kenyataan-kenyataan keras yang harus kita hadapi. Dan terakhir, aku butuh semua proses melahirkan dan menjadi orang tua ini untuk berusaha membuat para orang tua merasa lebih dilibatkan, lebih memegang kendali, dan lebih tenang. Aku berharap kita bisa membayangkan ulang dan membangun kembali cara untuk sampai ke sana.
* Jika ini adalah posisi kamu sekarang, aku mengirimkan banyak pelukan untukmu. Bertahanlah, dan bersandarlah pada sahabat-sahabat perempuanmu. Kamu akan terkejut melihat siapa yang benar-benar hadir untukmu,” ceritanya.
Itulah fakta kelahiran anak pertama Kim Dong Wook dan Stella Kim.
FAQ seputar Stella Kim dan Kim Dong Wook
| Kapan Kim Dong Wook dan Stella Kim menikah? | Stella Kim dan Kim Dong Wook menikah pada 22 Desember 2023 lalu secara privat di Katedral Myeongdong, Seoul. |
| Kapan anak pertama Kim Dong Wook dan Stella Kim lahir? | Anak pertama Kim Dong Wook dan Stella Kim diperkirakan lahir di sekitar awal tahun 2026. Kabar bahagia itu baru dibagikan oleh Stella pada Selasa (10-2-2026) melalui Instagram Story. Ia membagikan foto sang anak dengan dirinya. |
| Apa jenis kelamin anak Kim Dong Wook dan Stella Kim? | Anak pertama Kim Dong Wook dan Stella Kim berjenis kelamin perempuan. Bayi tersebut bernama Rowan Grace Kim. Kim Dong Wook dan Stella Kim sendiri mengaku mengalami masa-masa sulit selama kehamilan dan sempat menjadi pejuang garis dua. |


















