Apakah Cincin Lamaran sama dengan Cincin Nikah? Ini Penjelasannya!

- Makna dan filosofi cincin lamaran dan nikah berbeda secara filosofis dan simbolis
- Desain cincin lamaran mencolok dan mewah, sementara cincin nikah minimalis dan praktis
- Cincin lamaran diberikan sebelum pernikahan, sementara cincin nikah dipertukarkan saat upacara pernikahan
Bagi pasangan yang hendak merencanakan pernikahan, tentu ada banyak hal yang harus dipersiapkan, seperti salah satunya perhiasan. Dalam tradisi yang sudah turun temurun, laki-laki akan membawakan cincin untuk perempuan sebagai penanda untuk ke jenjang lebih serius. Maka dari itu, cincin menjadi simbol yang sakral sebagai bentuk bukti cinta.
Nah, perihal cincin kerap menjadi perbincangan yang menarik untuk banyak pasangan. Pasalnya, cincin menjadi sesuatu yang penting dalam momen lamaran dan pernikahan. Tak sedikit juga yang bertanya-tanya, apakah cincin lamaran sama dengan cincin nikah? Untuk mengetahuinya, yuk simak penjelasan sebagai berikut.
1. Makna dan filosofi

Cincin lamaran pada dasarnya adalah sebuah simbol janji atau niat untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Secara filosofis, cincin ini menandakan bahwa seseorang telah "terikat", namun belum secara resmi masuk dalam ikatan pernikahan.
Di sisi lain, cincin nikah membawa beban filosofis yang lebih berat sebagai simbol ikatan abadi yang sah di mata hukum dan agama. Jika cincin lamaran adalah sebuah pengumuman niat, maka cincin nikah adalah segel dari janji suci yang diucapkan saat prosesi akad atau pemberkatan, melambangkan persatuan dua individu menjadi satu kesatuan yang utuh.
2. Desain dan karakteristik

Dari segi visual, kedua jenis cincin ini memiliki karakteristik yang sangat kontras untuk memenuhi fungsi estetika yang berbeda. Cincin lamaran biasanya dirancang untuk tampil mencolok dan mewah, sering kali menggunakan model solitaire dengan satu batu permata atau berlian besar yang menjadi pusat perhatian.
Sebaliknya, cincin nikah umumnya mengusung desain yang lebih minimalis, ergonomis, dan praktis. Hal ini dikarenakan cincin nikah dimaksudkan untuk dipakai setiap hari dalam segala kondisi, sehingga bentuknya yang cenderung polos atau hanya dihiasi berlian kecil (eternity band), bertujuan agar nyaman digunakan saat beraktivitas tanpa risiko tersangkut.
3. Waktu pemberian

Waktu penyerahan cincin ini menjadi pembeda yang sangat jelas. Cincin lamaran diberikan pada momen kejutan atau acara resmi lamaran keluarga, jauh sebelum hari pernikahan dilangsungkan sebagai tanda kesepakatan untuk bertunangan.
Sementara itu, cincin nikah baru akan muncul dan dipertukarkan tepat pada hari upacara pernikahan. Dalam momen tersebut, kedua mempelai saling menyematkan cincin di jari manis pasangan sebagai bagian dari ritual utama pernikahan, yang menandai perubahan status menjadi suami dan istri secara resmi.
4. Jumlah cincin yang dibeli

Perbedaan yang paling mudah terlihat adalah pada siapa yang memakai cincin tersebut dan berapa jumlah yang harus dibeli. Dalam tradisi umum, cincin lamaran biasanya hanya dibeli satu saja, karena hanya diberikan kepada pihak perempuan sebagai tanda telah dipinang.
Sebaliknya, cincin nikah harus dibeli sepasang, karena akan dikenakan oleh kedua belah pihak. Hal ini melambangkan bahwa setelah menikah, keduanya memiliki status yang sama dan ikatan yang saling mengikat satu sama lain, sehingga cincin tersebut menjadi identitas bagi keduanya di mata publik.
5. Posisi penggunaan pada jari

Biasanya, posisi kedua cincin ini dibedakan. Cincin lamaran di jari manis tangan kiri, sedangkan cincin nikah di jari manis tangan kanan. Meski begitu, tidak ada aturan kaku mengenai hal ini. Banyak pasangan saat ini lebih mengutamakan kenyamanan pribadi, sehingga bebas memilih tangan mana saja, atau bahkan menumpuk keduanya di satu jari yang sama sebagai tren gaya modern.
Itulah pembahasan tentang apakah cincin lamaran sama dengan cincin nikah. Lantas, apakah harus memiliki keduanya? . Beberapa pasangan ada yang hanya membeli cincin nikah, menyamakan cincin nikah dan lamaran, atau membeli keduanya. Jadi, ini bergantung pada referensi dan anggaran pribadi kamu, ya.


















