LDM adalah singkatan dari Long Distance Marriage atau hubungan jarak jauh pada pernikahan. Di mana dalam kasus ini suami dan istri tidak tinggal bersama, bisa beda kota, atau bahkan beda negara. Apa kamu termasuk salah satu pasangan yang juga menjalani LDM, Bela?

Menjalani hubungan pernikahan jarak jauh macam ini sama sekali tak mudah. Sebab, manisnya hidup setelah pernikahan harus dibarengi dengan ketabahan ekstra agar rindu yang dipunya berbuah manis di masa depan. Tak semua pasangan sanggup menjalani LDM. Lalu, kenapa masih banyak pasangan yang memilih menjalani hubungan seperti ini? Kamu akan menemukan jawabannya di sini!

Alasan pasangan terpaksa menjalani LDM

Sekuat dan seikhlas apa pun pasangan suami istri menjalani long distance marriage, pasti jauh dalam lubuk hatinya tetap ingin bersama. Tapi bagaimanapun hidup adalah pilihan, dan setiap pilihan memiliki risikonya masing-masing. Ini beberapa alasan kenapa pasangan menjalani LDM!

  • Pendidikan

Alasan ini bisa datang dari pihak suami ataupun istri. Sebab, menikah bukanlah penghalang bagi siapa pun untuk tetap menuntut ilmu dan meng-upgrade diri, kan? Dan seringkali kuliahnya di luar kota atau luar negeri yang tidak memungkinkan untuk memboyong keluarga.

  • Pekerjaan

Cukup banyak pekerjaan yang punya konsekuensi untuk tidak selalu tinggal bersama keluarga. Seperti TNI yang terkadang bertugas di daerah konflik, pelaut, para pekerja di pertambangan, dan bahkan PNS yang ditempatkan di daerah yang berbeda dengan tempat tinggal. Meski banyak yang mengikuti ke manapun suami dipindahkan, tapi tetap ada beberapa yang memilih menjalani LDM dengan beberapa pertimbangan.

  • Orangtua

Hal yang satu ini juga kerap jadi alasan. Karena orangtua salah satu pasangan, entah suami atau istri sudah tua atau bahkan sakit-sakitan dan tidak ada yang menemani di rumah. Akhirnya sang istri merelakan untuk pulang dan merawat orangtua, sementara suami tetap mencari nafkah di kota tempat tinggal.

Fakta Long Distance Marriage dan Tips agar Tetap Harmonismattharrisonclough.com

Tips menjaga LDM agar tetap harmonis

  • Komitmen

Tetap fokus pada hal-hal positif yang didapat dari keputusan menjalani LDM. Ingat lagi alasan dan tujuan kenapa LDM menjadi pilihan kalian. Dalam LDM, komitmen di antaranya adalah tentang kesetiaan.

  • Komunikasi

Kamu bisa memilih berkomunikasi hanya dengan menggunakan suara atau langsung melihat wajahnya melalui video call WhatsApp, Skype, Google Hangout, dan masih banyak lagi pilihan lainnya. Selalu sempatkan berkomunikasi dengan pasangan sesibuk apa pun.

  • Simpan memori bersama pasangan

Menyimpan memori bersama pasangan bertujuan untuk menjaga kedekatan secara psikologis, bisa dalam bentuk cetakan gambar yang diletakkan di dompet, atau meja kerja.

Fakta Long Distance Marriage dan Tips agar Tetap Harmonistheodysseyonline.com

Yang dialami pasangan LDM

Banyak hal yang akan kamu rasakan ketika menjalani pernikahan jarak jauh. Akan selalu ada suka dan duka yang menyertainya. Meski awalnya tak rela, tapi percayalah kalau akan selalu ada hal positif yang bisa dijadikan pelajaran. Di antaranya adalah:

  • Memupuk rasa saling percaya dan komitmen

Rasa-rasanya tidak ada pasangan yang bisa 100% percaya begitu saja ketika terpisah jarak. Meski begitu, dalam LDM kamu tetap dituntut untuk saling percaya dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan.

  • Lebih bebas dalam beraktivitas

Tidak akan ada sosok bawel yang menyuruh pulang atau tidur cepat. Long distance marriage memberimu kesempatan untuk lebih bebas dalam beraktivitas karena kontrol yang minim dari pasangan.

  • Quality time berkurang

Ini hal yang bisa dibilang paling menyiksa dari LDM. Meski rajin menelepon atau video call, tapi tetap saja tidak ada yang bisa menggantikan suasana dan dukungan emosional saat bertemu langsung.

  • Pengeluaran finansial lebih banyak

Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki kebutuhan masing-masing di tempatnya. Misalnya, biaya makan akan menjadi dua kali lipat begitu pula kebutuhan domestik lainnya, seperti tagihan listrik, dan lain-lain.

Meski kata orang menikah itu membahagiakan, namun kebahagiaan itu perlu diusahakan berdua. Dalam LDM, semua pihak harus berkorban. Masing-masing berusaha sabar dan berdamai dengan keadaan. Masing-masing berlatih menahan rindu dan berjuang untuk bisa tetap harmonis meski ada jarak. Untukmu yang menjalani long distance marriage, semoga selalu kuat ya Bela!

Baca Juga: Mau Menikah di KUA? Ini Cara, Biaya dan Persyaratannya