Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

5 Alasan yang Mendasari Suami Nggak Mencintai Istrinya Lagi

5 Alasan yang Mendasari Suami Nggak Mencintai Istrinya Lagi
pinterest.com/Craig McDean for W Magazine

Berdasarkan data dari Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung selama periode 2014-2016, perceraian di Indonesia trennya meningkat. Dari 344.237 perceraian pada 2014, naik menjadi 365.633 perceraian di 2016. 

Banyak faktor yang mendasari terjadinya perceraian. Salah satu faktornya yakni hilangnya cinta antara dua insan dalam pernikahan tersebut. Ada beberapa hal yang mendasari atas kejadian tersebut. Kira-kira apa saja?

-
-

Saling menghargai merupakan salah satu kunci keharmonisan dalam rumah tangga. Terkadang, dengan bertambahnya waktu mengenal, kita jadi menyepelekan rasa penghargaan karena dinilai sudah dekat. Padahal, meskipun sudah dekat dan merasa sudah tahu karakter masing-masing, rasa menghargai seharusnya tetap dipertahankan.

-
-

Banyak dari perempuan yang setelah menikah, apalagi langsung diberi momongan, ia sibuk mengurus rumah tangganya serta anak-anaknya sehingga nggak punya waktu untuk peduli pada dirinya sendiri. 

Kebanyakan dari perempuan, karena merasa sudah dimiliki, kita lupa untuk selalu tampil terawat meskipun hanya tinggal di dalam rumah. Berbeda saat masih pacaran dulu, ketika akan bertemu pasangan kita, pasti kita memberikan yang terbaik, bahkan sampai rela pergi mempercantik diri ke salon. Kurangnya perhatian pada diri sendiri seperti itu, bisa membuat cinta suami memudar lho, Bela.

-
-

Perempuan punya kecenderungan untuk berhenti melakukan hal-hal yang mereka sukai begitu mereka menetap dalam suatu hubungan yakni pernikahan. Banyak juga yang merasa nggak bisa menjalankan hobi mereka dengan alasan pernikahan. Hobi merupakan salah satu gairah hidup yang membuat kita bisa berkarya dan menyalurkan energi positif kita. Dengan hilangnya gairah tersebut, otomatis kehidupan kita pribadi menjadi karakter yang membosankan yang pastinya berdampak pada pernikahan. Hobi juga sebetulnya bisa menjadi jalan penyalur stres.

-
-

Menikah terkadang membuat kita berhenti bermimpi. Banyak yang berangggapan jika sudah menikah dan kita masih mengejar mimpi, kita merupakan pribadi yang egois. Padahal belum tentu demikian. Dengan mengejar mimpi, belajar hal baru dan mengeksplorasi banyak hal, kita menjadi pribadi yang kaya. Untuk menyingkirkan persepsi egois dan nggaknya jika kita masih mengejar mimpi padahal sudah menikah, kita bisa menyiasatinya dengan membagi waktu dan membagi prioritas. Tapi tetap ya, Bela, keluarga jadi prioritas.

-
-

Ada pepatah yang mengatakan bahwa lelaki akan tetap memiliki jiwa kanak-kanak. Entah itu ketika sudah dewasa atau sudah menjadi orangtua masih suka bermain game, mengumpulkan mainan dan sebagainya. Karakternya yang demikian, nggak jarang membuat pasangannya jadi memperlakukannya seperti anak-anak. 

Secara nggak sadar, kita terlampau bawel mengingatkannya seperti anak kecil. Padahal, lelaki juga ingin diperlakukan semesti usianya. Ia tahu mana yang baik dan nggak baik untuknya. Jika selalu diperlakukan seperti itu, lama-lama perasaan cintanya padamu bisa memudar. Ia bisa merasa menikahi sosok ibu, bukan pasangan yang membuatnya bergairah. Agar nggak terjadi demikian, berilah batas kapan kamu menjaganya seperti menjaga anak-anak, dan kapan kamu meminta perlindungannya seperti kepada lelaki dewasa.

Share
Topics
Editorial Team
Mega Dini
EditorMega Dini
Follow Us

Latest in Relationship

See More

7 Fakta Asmara Aktris Jepang Satomi Ishihara, Rumah Tangganya Adem!

05 Apr 2026, 18:00 WIBRelationship