Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Mengenal Tren Kencan Wildflowering, Serupa dengan Situationship?
Pexels.com/Matheus Bertelli
  • Wildflowering adalah tren kencan baru yang menekankan spontanitas dan keterbukaan tanpa tekanan mendefinisikan hubungan, populer di kalangan Gen Z karena memberi kebebasan dalam menjelajahi koneksi.
  • Berbeda dari situationship, wildflowering merupakan pilihan sadar untuk menikmati proses kencan secara organik dan terbuka, bukan situasi abu-abu tanpa arah atau komitmen jelas.
  • Meskipun memberi ruang eksplorasi dan kesenangan, wildflowering berisiko memicu kebingungan serta penghindaran komitmen jika dijalani tanpa niat sehat atau pemahaman diri yang matang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Wildflowering merupakan tren kencan terbaru yang mulai banyak menarik perhatian, khususnya Gen Z. Sebab, tren kencan ini dianggap memberikan opsi kencan yang lebih bebas dan spontan, tanpa adanya tekanan untuk mendefinisikan hubungan. Sepintas, wildflowering tampak seperti situationship atau hubungan tanpa status. Namun, tren kencan ini punya definisi yang berbeda dan bahkan dianggap sebagai tren kencan yang menyenangkan.

Lantas, apa itu tren kencan wildflowering?

Berikut Popbela bagikan penjelasan selengkapnya, dikutip dari The Every Girl.

Pengertian tren kencan wildflowering

Magnific.com/gpointstudio

Menurut pakar seks dan hubungan aplikasi kencan Bumble, Shan Boodram, wildflowering merupakan tren kencan di mana seseorang bersikap terbuka dan spontan dalam proses berkencan. Ketimbang membatasi diri hanya pada sosok yang paling menjanjikan, wildflowering mendorong seseorang untuk mengenal orang-orang di luar tipe yang dimiliki, kendati sosok tersebut dianggap bukan orang yang diinginkan, serta tidak tergesa dalam mendefinisikan hubungan.

Menurut Shan, meskipun tren ini tampak seperti menurunkan standar, maupun kencan tanpa tujuan, wildflowering dianggap untuk mendorong para lajang mengikuti keinginan mereka menyoal hubungan, tetapi tetap terbuka pada koneksi yang tidak terduga.

Alasan tren kencan wildflowering diminati

Magnific.com/freepik

Tren kencan ini mulai diminati khususnya oleh Gen Z karena memberikan kesan spontan dan mengurangi tekanan dalam kencan. Sebab, ketimbang berpaku pada aturan kaku, tren kencan ini menawarkan para lajang untuk berpikiran terbuka dan mengeksplorasi beragam koneksi hanya untuk tujuan bersenang-senang.

Ada yang menilai bahwa dengan menerapkan tren ini, para lajang bisa menentukan koneksi mana yang ingin mereka kejar dan membuat kencan terasa jadi menyenangkan. Selain itu, tren ini juga memberikan kesempatan untuk berkencan di luar zona nyaman, karena adanya dorongan untuk menemukan koneksi di luar standar yang mereka tetapkan.

Perbedaan wildflowering dan situationship

Pexels.com/Pavel Danilyuk

Wildflowering dan situationship atau hubungan tanpa status sekilas tampak serupa. Sebab, keduanya tidak memiliki definisi hubungan yang jelas dengan teman kencan. Akan tetapi, sebenarnya ada perbedaan yang mendasari wildflowering dengan tren kencan situationship yang cukup marak terjadi belakangan ini.

Wildflowering dianggap sebagai pilihan sadar seseorang untuk menikmati kencan, mengeksplorasi pilihan, dan melihat arah hubungan secara organik dan tanpa aturan baku. Sementara situationship adalah situasi hubungan ‘abu-abu’ yang tidak memiliki intensi jelas, serta sering kali dipilih secara tidak sadar oleh seseorang yang belum siap untuk berkomitmen dalam hubungan.

Kekurangan tren kencan wildflowering

Pexels.com/Ron Lach

Kendati dianggap mampu membuat para lajang menikmati kencan dengan berbagai kemungkinan dan tanpa tekanan akan pendefinisian status hubungan, wildflowering tentu tetap mempunyai kekurangan. Beberapa di antaranya yakni, penghindaran akan komitmen dan kerentanan, serta membuat seseorang rentan berpindah dari satu hubungan kasual ke hubungan kasual lainnya karena ‘aturan’ spontanitas dan keterbukaan.

Tanpa adanya aturan yang ‘baku’ dalam proses kencan, wildflowering juga berpotensi untuk membuat kebingungan dan kekecewaan bagi orang yang menjalaninya.

Apakah wildflowering adalah tren kencan yang sehat?

Pexels.com/Katerina Holmes

Wildflowering sebenarnya memberikan keleluasaan bagi para lajang untuk menemukan koneksi yang tepat dengan membuka diri dengan banyak kemungkinan. Apabila dilakukan dengan intensi yang baik dan tidak disebabkan oleh penghindaran kerentanan atau komitmen, wildflowering juga dinilai bisa membuat seseorang menemukan pasangan hidup dengan cara yang organik dan menyenangkan.

Namun, tren kencan ini bisa berubah menjadi tidak sehat apabila berakar dari keengganan untuk berkomitmen, tapi menginginkan cukup kedekatan dengan banyak teman kencan untuk memenuhi kebutuhan emosional, maupun sekadar mencari validasi, yang dapat mengakibatkan luka emosional.

Itu tadi penjelasan mengenai tren kencan wildflowering. Bagaimana pendapatmu tentang tren kencan satu ini, Bela?

FAQ seputar tren kencan wildflowering

Apa itu tren kencan wildflowering?

Wildflowering adalah tren kencan terbaru di mana seseorang bersikap terbuka dan spontan dengan banyak kemungkinan saat berkencan.

Apa yang membuat tren kencan wildflowering diminati?

Wildflowering diminati karena menawarkan proses kencan yang tidak mengikat dan memberi kesempatan para lajang untuk menemukan koneksi dari sosok yang tidak terduga.

Apakah tren kencan wildflowering toxic?

Jika wildflowering dilakukan atas dasar penghindaran komitmen dan keinginan untuk hanya mendapatkan manfaat emosional dan validasi semata dari setiap proses kencan yang dijalani, tren ini bisa dianggap toxic.

Editorial Team

Related Article