Terkadang perpisahan datang bukan karena rasa cinta yang telah pergi. Ada banyak hal yang bisa membuat sebuah hubungan dengan terpaksa harus diakhiri. Dan jika diawali dengan hubungan yang baik, bukankah seharusnya diakhiri pula dengan baik? Tanpa pertikaian, dendam, dan saling menjatuhkan satu sama lain. Karena bagaimanapun kalian pernah saling memiliki. Jika kamu sedang memikirkan bagaimana cara putus baik-baik, kamu bisa mencoba 5 langkah berikut.

Mau Pisah secara Baik-Baik? Begini Langkah Mudahnya

Ya, berpikirlah dengan seksama tentang apa yang kamu rasakan. Gunakan logikamu, bukan perasaanmu. Tanyakan pada dirimu sendiri, apa yang sebenarnya kamu inginkan dan ikuti kata hatimu. Ia pasti akan memberikan jawaban yang kamu butuhkan.

Mau Pisah secara Baik-Baik? Begini Langkah Mudahnya

Nggak perlu mendramatisasi perpisahan, kamu sedang berada di dunia nyata bukan di sinetron. Nggak perlu ada goodbye kiss atau tangisan berjam-jam di hadapannya. Kamu bisa mengucapkan selamat tinggal dan pergi darinya.

Mau Pisah secara Baik-Baik? Begini Langkah Mudahnya

Nggak kalah penting untuk menganalisis hubungan dan perpisahan kalian. Cari tahu bagaimana hubungan kalian selama ini dan apa yang menjadi penyebab kegagalannya. Ini akan membantu kalian untuk saling introspeksi diri dan bisa menemukan pasangan dan hubungan baru yang lebih baik lagi nantinya.

Mau Pisah secara Baik-Baik? Begini Langkah Mudahnya

Terlalu lama mengenangnya hanya akan menyiksa dirimu sendiri. Jadi, move on lah! Jika si Dia juga sudah menunjukkan tanda-tanda untuk move on, berikanlah ia dukungan, bukan dengan mengomelinya karena ia sudah move on duluan.

Mau Pisah secara Baik-Baik? Begini Langkah Mudahnya

Memintanya untuk tetap menjadi teman pada saat berpisah adalah sesuatu yang bullshit. Itu hanya akan menyiksa dirimu sendiri. Bagaimana mungkin dalam hitungan menit kamu bisa mengubah perasaan cinta sebagai kekasih jadi pertemanan? Yang bisa kalian lakukan adalah tetap menjaga hubungan baik, namun bukan berarti bisa langsung menjadi teman setelah berpisah. Kalian pasti sama-sama perlu waktu untuk menyembuhkan luka.

Baca Juga: Biar Nggak Trauma, Begini Cara Menenangkan Diri Pasca Putus Cinta