9 Cara Menghadapi Laki-Laki yang PDKT Terlalu Cepat, Ajak Double Date!

Beri tahu si dia untuk jalani hubungan secara perlahan

9 Cara Menghadapi Laki-Laki yang PDKT Terlalu Cepat, Ajak Double Date!

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Kamu mungkin telah bertemu dengan seseorang yang menarik perhatian dan membuka kemungkinan untuk menjalin sebuah hubungan baru. Namun, kamu tiba-tiba menyadari bahwa dia melakukan semua proses pendekatan atau pdkt itu dengan sangat cepat. Hal tersebut membuatmu pusing karena tidak bisa memproses emosi dengan saksama.

Meskipun memulai sebuah hubungan romantis itu menyenangkan, tapi kamu tentu saja tidak bisa menjalin asmara dengan seseorang yang hanya bermain-main. Jika hal itu terjadi, kamu hanya akan menyakiti diri sendiri dan berakhir memiliki ketakutan untuk kembali memulai hubungan baru.

Di sisi lain, kamu mungkin tidak bisa langsung meninggalkan si dia karena satu dan lain hal. Meski begitu, kamu ingin tetap berhati-hati dan membuat batasan agar dia tidak terlalu mendesakmu meresmikan hubungan. Melansir dari Bolde, ada beberapa cara menghadapi laki-laki yang PDKT terlalu cepat. Apa saja? Simak rangkuman informasinya berikut ini, yuk!

1. Ketahui perasaan sendiri

Sebelum memutuskan untuk berhenti atau melanjutkan sebuah hubungan, penting untuk mengetahui bagaimana perasaanmu sendiri. Apakah kamu ingin melanjutkannya, atau justru lelah dan perlu mengambil jeda sesaat. Jangan hanya mengikuti alur hubungan yang ditentukan oleh pasangan.

Jika bimbang, berhenti sesaat dan renungkan kembali apakah si dia benar-benar cocok untukmu atau tidak. Ingatlah kembali semua hal-hal yang dialami bersama untuk mengetahui bagaimana perasaanmu kepadanya. Jika kamu melihat ada tanda bahaya, akui dan jangan ragu untuk berhenti.

2. Tanya si dia tentang hubungan terakhirnya

Saat seorang laki-laki melakukan pendekatan dengan begitu cepat, terkadang ada sesuatu yang sebenarnya dia sembunyikan. Bisa saja, dia baru putus dari mantannya, sehingga mencari pelampiasan untuk mengalihkan emosi sedihnya.

Jika kamu merasa menjadi pelampiasan, maka segeralah berhenti dan akhiri hubungan tersebut. Perlu diketahui, kamu berharga dan berhak mendapatkan seseorang yang lebih baik. Oleh karena itu, untuk mencegah hal ini terjadi, ajukan pertanyaan kepada si dia tentang sudah berapa lama dia melajang dan kapan hubungan terakhirnya selesai.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here