- Intrinsic silence: Keheningan yang muncul secara alami dan terasa nyaman. Pasangan tetap merasa dekat meski tidak banyak berbicara.
- Introjected silence: Diam karena merasa cemas atau takut berbicara, misalnya khawatir pasangan akan marah.
- External silence: Diam yang digunakan untuk menjauhkan, mengabaikan, atau membuat pasangan merasa bersalah.
Apa Itu Shared Silence dalam Hubungan? Ini Penjelasannya!

- Shared silence adalah waktu bersama tanpa percakapan terus-menerus, ketika pasangan tetap berbagi ruang dan menjalani aktivitas masing-masing dengan nyaman.
- Penelitian 2024 menunjukkan intrinsic silence yang alami dapat mencerminkan rasa aman, ketenangan, dan kedekatan emosional tanpa harus selalu mengobrol.
- Makna diam perlu dipahami bersama: keheningan akibat cemas, konflik, mengabaikan, atau menghukum berbeda dari momen nyaman, sehingga komunikasi tetap diperlukan.
Pernahkah kamu dan pasangan duduk bersama tanpa banyak bicara, tapi suasananya tetap terasa nyaman? Kamu sibuk membaca buku, sementara pasangan menikmati pemandangan atau melakukan kegiatannya sendiri. Momen seperti ini dikenal sebagai shared silence atau keheningan yang dibagikan bersama pasangan.
Lantas, apa itu shared silence dalam hubungan dan apakah selalu berarti ada masalah? Ternyata, diam bersama pasangan tidak selalu menunjukkan hubungan yang renggang. Melansir dari laman Scientific American, justru menunjukkan bahwa keheningan bisa menjadi salah satu cara pasangan terhubung secara emosional.
Untuk lebih jelasnya, yuk simak apa itu shared silence dalam hubungan, berdasarkan penelitian dari Motivation and Emotion pada 2024 oleh psikolog Netta Weinstein, dari University of Reading, sebagaimana dikutip dari laman Scientific American sebagai berikut.
Table of Content
1. Apa itu shared silence dalam hubungan?

ilustrasi pasangan (freepik.com/prostooleh) Shared silence adalah momen ketika dua orang yang sedang menjalin hubungan menghabiskan waktu bersama tanpa perlu mengisi suasana dengan percakapan. Keduanya tetap berada dalam ruang yang sama dan melakukan aktivitas masing-masing, tapi tidak merasa harus terus berbicara.
Contohnya, kamu dan pasangan duduk di sofa sambil membaca buku masing-masing, berjalan bersama tanpa banyak percakapan, atau sekadar menikmati suasana sambil melakukan aktivitas yang disukai.
2. Jenis shared silence dalam hubungan

Ilustrasi pasangan (unsplash.com/Filipp Romanovski) Makna dari shared silence dalam hubungan dapat berbeda-beda, tergantung alasan di baliknya. Adapun beberapa jenisnya sebagai berikut:
3. Shared silence bisa jadi tanda hubungan nyaman

Ilustrasi Couple (Pexels.com/cottonbro studio) Salah satu temuan menarik dari penelitian ini adalah bahwa pasangan tidak selalu harus berbicara untuk merasa dekat. Keheningan yang nyaman justru dapat menunjukkan bahwa seseorang merasa cukup aman untuk menjadi dirinya sendiri di dekat pasangan.
Dengan kata lain, kamu tidak harus terus-menerus mengobrol untuk membuktikan bahwa hubungan sedang baik-baik saja. Ada kalanya, menikmati waktu bersama tanpa percakapan justru menjadi bentuk kedekatan tersendiri.
Peneliti juga menemukan bahwa pasangan yang menikmati intrinsic silence dapat merasakan ketenangan sambil tetap mendapatkan kenyamanan dari kehadiran satu sama lain. Jadi, memiliki waktu sendiri tidak selalu berarti harus benar-benar berpisah dari pasangan.
4. Meski begitu, diam belum tentu berarti nyaman

ilustrasi mengelus dada (pexels.com/Cup of Couple) Meski begitu, penting untuk melihat konteks di balik keheningan. Diam yang terasa nyaman bagi satu orang belum tentu memiliki arti yang sama bagi pasangannya.
Misalnya, kamu merasa tenang karena ingin menikmati waktu sendiri, tapi pasangan justru menganggapmu sedang mengabaikannya. Karena itu, komunikasi tetap diperlukan untuk memahami apa arti keheningan tersebut bagi masing-masing pihak.
Selain itu, keheningan yang muncul karena konflik, rasa takut, atau keinginan untuk menghukum pasangan tentu berbeda dari keheningan yang terjadi karena keduanya merasa nyaman.
5. Cara menikmati shared silence bersama pasangan

Pexels.com/kaboompics.com Shared silence tidak harus terjadi secara spontan. Pasangan juga bisa menciptakan momen tersebut bersama-sama melalui aktivitas sederhana.
Kalian bisa membaca buku di tempat yang sama, berjalan santai, menikmati pemandangan, mendengarkan musik, atau melakukan hobi masing-masing tanpa harus terus mengobrol. Intinya, keheningan tersebut tetap terasa sebagai waktu bersama, bukan bentuk menjauh dari pasangan.
Shared silence dalam hubungan bukan berarti kalian harus selalu diam, yang penting adalah alasan di baliknya. Kalau diam bersama justru terasa nyaman dan tetap membuat kalian merasa dekat, momen tersebut bisa menjadi cara sederhana untuk menikmati waktu bersama tanpa harus terus mengobrol. Apakah hubunganmu juga pernah mengalami ini, Bela?





















