Memutuskan menjalin hubungan asmara dengan seseorang merupakan keputusan yang harus dipikirkan secara matang. Nggak salah jika ada seseorang yang menyatakan perasaannya, kita meminta waktu untuk berpikir terlebih dahulu. Waktu tersebut kita berikan pada orang yang memang pada awalnya nggak kamu sukai. Namun berbeda jika yang menyatakan perasaan adalah orang yang kamu sukai, kamu biasanya nggak perlu berpikir panjang untuk menerima pernyataannya.

Dilansir dari Syracure.com, Menurut Professor Stephanie Ortigue, seorang professor psikologi di Syracure University, ketika kita jatuh cinta bagian otak frontal cortex yang memiliki fungsi membuat keputusan menutup. Nggak heran jadi ada istilah bucin alias 'budak cinta' karena saat jatuh cinta kita akan sulit berpikir logis.

Karena kondisi tersebut, kadang kita selalu membenarkan dan memaklumi apa yang pasangan lakukan meskipun sebetulnya itu nggak baik buat kamu. Untuk terhindar dari hal tersebut, berikut Bela, beberapa tanda bahwa kamu sebenarnya telah mencintai orang yang salah.

1. Teman dekat dan keluargamu nggak menyukainya.

5 Tanda Kamu Mencintai Orang yang Salahsmartfem.com

Setiap orang punya aura atau energi yang muncul dari dalam diri. Nah, kebanyakan kita akan merasa cocok dengan seseorang ketika memiliki aura yang sama. Tapi kadang ketika jatuh cinta, insting kita mengenai aura negatif seseorang bisa tersamarkan. Namun kamu juga bisa membuat penilaian berdasarkan sikap orang-orang terdekatmu terdapat gebetan,

Bisa jadi insting mereka sebenarnya tengah memberitahumu bahwa pasanganmu nggak cocok atau nggak baik untukmu. Nggak hanya dari insting, mungkin kerabat dan keluargamu menilai dari sikapnya selama bertemu dan bercengkerama.

2. Kamu banyak menyembunyikan kenyataan bagaimana dia memperlakukanmu.

5 Tanda Kamu Mencintai Orang yang Salahbefreemysheeple.com

Saking cintanya, kita sering melindungi pasangan kita dari pandangan atau penilaian negatif yang datang dari sekitar. Sering kita berpura-pura bahwa hubungan kalian baik-baik saja padahal nggak.

Lambat laun kamu akan kelelahan, lho, Bela, kalau menyembunyikan perlakuan pasanganmu yang sebenarnya jauh dari apa yang sering kamu ceritakan.

3. Kamu berpikir dia bisa mengubah sikap buruknya kalau kamu bersamanya.

5 Tanda Kamu Mencintai Orang yang Salahlife1071.com

Karakter itu sudah dibangun bertahun-tahun dari ia kecil hingga kini. Sangat kecil kemungkinannya untuk mengubah karakter seseorang dalam sekejap. Banyak yang terjebak dengan pikiran bahwa pasangannya akan berubah ketika berada di sampingnya. Kalau memang ingin berubah, seharusnya perubahan itu atas dasar diri sendiri, bukan dorongan dari orang lain.

Hati-hati, Bela, jika ia sudah mulai melakukan kekerasan fisik maupun verbal. Apalagi jika itu sudah menjadi karakternya yang tentunya akan sangat sulit diubah. Kamu bisa menjadi korban kekerasan jika dilanjutkan.

4. Dia banyak mengatur.

5 Tanda Kamu Mencintai Orang yang Salahunsplash.com/@pimchu

Banyak mengatur, ingin kamu menjadi ini dan itu, atau berusaha mengubahmu menjadi seseorang yang ia inginkan. Mulai dari penampilan, hobi, bahkan sampai mengatur siapa yang pantas berteman denganmu atau nggak. Percayalah, Bela, hubungan tersebut nggak sehat. 

Seharusnya kalian saling mendukung perbedaan. Ia bisa mencintai kamu apa adanya, baik kelebihan dan kekuranganmu meskipun itu nggak sesuai keinginannya.

Perihal kekurangan, kalian bisa sama-sama berubah menjadi sosok yang lebih baik lagi. Jika pasanganmu sampai mengubahmu menjadi pribadi yang kamu nggak suka dan membuatmu kehilangan jati diri, artinya, sebetulnya ia nggak mencintaimu secara tulus karena nggak menerimamu apa adanya.

5. Kamu selalu kelelahan baik fisik maupun mental.

5 Tanda Kamu Mencintai Orang yang Salahunsplash.com/@anthonytran

Coba, deh, Bela, sesekali kamu mengevaluasi hubunganmu. Apakah dengan memiliki hubungan dengannya membuatmu menjadi seseorang yang lebih baik, lebih bahagia, dan lebih bersyukur?.

Kalau setiap hari kamu bercerita pada sahabatmu perihal sikapnya yang nggak menghargai dan memahamimu, itu artinya, dia nggak baik untukmu. Selain itu, jika kamu merasakan kelelahan, baik secara fisik maupun mental, saat menjalin hubungan dengannya, bisa jadi dia tak baik untukmu.

Baca Juga: Jangan Ragu, Ini 9 Cara Elegan Mengakhiri Toxic Relationship