8 Tempat Wisata Gratis di Seoul yang Cozy dan Menarik Untuk Dikunjungi

- Bukchon Hanok Village: Desa hanok bersejarah dengan arsitektur tradisional dan kegiatan menarik.
- Sungai Cheonggyecheon: Restorasi perkotaan menjadi ruang publik modern dengan jembatan ikonik.
- Gwanghwamun Square: Alun-alun hijau dengan patung raksasa dan museum bawah tanah gratis.
Kalau kamu sedang mencari tempat wisata gratis di Seoul, mungkin artikel ini bisa menjawabnya. Di balik gemerlap pusat perbelanjaan dan cafe aesthetic-nya, ibu kota Korea Selatan ini menyimpan banyak destinasi wisata gratis yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.
Mulai dari desa hanok bersejarah, taman kota romantis, hingga ruang publik modern yang futuristik, semuanya bisa kamu nikmati tanpa perlu mengeluarkan biaya masuk. Berikut delapan tempat wisata gratis di Seoul yang cozy, ikonik, dan wajib masuk itinerary liburanmu. Let's check it out, Bela!
1. Bukchon Hanok Village

Terletak di antara Istana Gyeongbokgung dan Changdeokgung, Bukchon Hanok Village adalah kawasan pemukiman tradisional yang mempertahankan ratusan rumah hanok dari era Dinasti Joseon pada tahun 1392–1897.
Daya tarik utama Bukchon Hanok Village terletak pada arsitektur hanok dengan atap genteng melengkung, struktur kayu alami, serta filosofi keseimbangan alam. Gang-gang sempit yang berliku di atas bukit menciptakan pemandangan kontras antara rumah tradisional dan gedung modern Seoul di kejauhan.
Kamu bisa menikmati berbagai kegiatan menarik seperti menyewa hanbok untuk berfoto, mengunjungi galeri seni kecil dan bengkel kerajinan, hingga berburu kafe estetik di sekitar Stasiun Anguk.
Alamat: Gyeong-gil, Jongno District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 10.00 - 17.00
2. Sungai Cheonggyecheon

Membentang sepanjang 11 kilometer, Sungai Cheonggyecheon adalah contoh sukses restorasi perkotaan yang mengubah kawasan kumuh menjadi ruang publik modern dan menenangkan. Sungai ini membelah pusat kota Seoul dan menjadi tempat favorit untuk berjalan santai.
Di titik awalnya, Cheonggye Plaza, kamu akan menemukan air terjun mini dan patung kerang raksasa berwarna ungu bernama Spring. Sepanjang sungai, terdapat 22 jembatan ikonik dengan desain yang beragam, dari tradisional hingga kontemporer.
Jalur pejalan kaki di kanan-kiri sungai berada di bawah permukaan jalan raya, menciptakan suasana sejuk dan tenang. Setiap bulan November, kawasan ini semakin magis dengan acara Seoul Lantern Festival, saat ratusan lentera raksasa menghiasi sungai di malam hari.
Alamat: 1 Cheonggyecheon-ro, Jongno District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 24 jam
3. Gwanghwamun Square

Gwanghwamun Square adalah alun-alun utama Seoul yang terletak tepat di depan Gerbang Gwanghwamun. Setelah renovasi besar yang selesai pada Agustus 2022, kawasan ini berubah menjadi ruang publik hijau yang lebih ramah pejalan kaki.
Terdapat dua patung raksasa menjadi ikon utama alun-alun ini yaitu Patung Raja Sejong the Great—pencipta alfabet Hangul—dan Patung Laksamana Yi Sun-shin, pahlawan angkatan laut Korea. Di bawah patung Raja Sejong, terdapat museum bawah tanah gratis yang menyajikan sejarah Korea secara interaktif.
Gwanghwamun Square juga sering muncul dalam drama Korea seperti The King: Eternal Monarch, menjadi lokasi event nasional, perayaan tahun baru, hingga demonstrasi damai. Jika berdiri di ujung selatan dan menghadap utara, kamu akan disuguhi pemandangan spektakuler yaitu gedung modern, gerbang istana, dan Gunung Bugaksan sebagai latar belakangnya.
Alamat: 172 Sejong-daero, Jongno District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 24 jam
4. Namsan Park

Namsan Park merupakan taman kota terbesar di Seoul yang terletak di Gunung Namsan. Tempat ini dikenal sebagai paru-paru hijau kota sekaligus simbol romantisme, terutama berkat kehadiran N Seoul Tower.
Di area sekitar menara, terdapat ribuan Gembok Cinta yang dipasang pasangan sebagai simbol cinta abadi—spot ikonik yang sering muncul di drama Korea, salah satunya My Love from The Star. Selain itu, jalur pendakian di Namsan Park juga memperlihatkan sisa-sisa Tembok Benteng Seoul (Hanyang Doseong) dari era Joseon.
Spot lain yang tak kalah menarik adalah Baekbeom Square dan Paviliun Palgakjeong, tempat yang nyaman untuk bersantai sembari menikmati pemandangan kota dari ketinggian.
Alamat: Hoehyeon-dong 1(il)-ga, 100-166-ga, Jung District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 24 jam
5. Istana Gyeongbokgung

Sebagai istana utama dan terbesar dari Lima Istana Besar, Istana Gyeongbokgung memiliki peran penting dalam sejarah Korea. Dibangun pada tahun 1395 oleh Raja Taejo, istana ini melambangkan kejayaan Dinasti Joseon.
Salah satu atraksi wajib yang bisa kamu coba adalah Upacara Pergantian Penjaga di depan Gerbang Gwanghwamun yang berlangsung setiap hari kecuali hari Selasa pada pukul 10.00 dan 14.00.
Di dalam kompleks istana juga terdapat National Palace Museum dan National Folk Museum yang bisa dikunjungi gratis. Menariknya, kamu bisa masuk ke area istana secara gratis jika mengenakan hanbok.
Alamat: 161 Sajik-ro, Jongno District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 09.00 - 18.00
6. Seoullo 7017 Sky Garden

Seoullo 7017 merupakan taman pedestrian sepanjang 1 kilometer yang dibangun di atas bekas jalan tol layang. Terinspirasi dari High Line di New York, tempat ini menjadi simbol transformasi kota Seoul menuju ruang hijau berkelanjutan.
Lebih dari 24.000 tanaman dari 228 spesies disusun seperti perpustakaan tanaman hidup, lengkap dengan pot beton raksasa yang juga berfungsi sebagai tempat duduk.
Di sepanjang jalur, terdapat kolam refleksi kaki, area bermain anak, hingga lubang “Curiosity Pots” untuk melihat kota dari sudut unik. Saat malam hari, Seoullo 7017 diterangi cahaya biru futuristik yang berpadu cantik dengan lampu-lampu Seoul Station.
Alamat: 432 Cheongpa-ro, Jung District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 24 jam
7. Banpo Bridge Rainbow Fountain

Memegang rekor Guinness World Record, Banpo Bridge Rainbow Fountain merupakan sebuah atraksi air mancur jembatan terpanjang di dunia. Air mancur ini menampilkan air langsung dari Sungai Han dan dihiasi ribuan lampu LED yang menciptakan efek pelangi mengikuti irama musik.
Pertunjukan ini biasanya berlangsung dari bulan April hingga Oktober. Cara terbaik menikmati pemandangannya kamu bisa melakukan piknik santai di Banpo Hangang Park sambil menikmati chimaek atau ramen instan a la warga lokal. Di sekitar area juga terdapat Some Sevit, pulau apung bercahaya yang cocok untuk berfoto malam hari.
Alamat: Seocho District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 12.00 - 19.00
8. Ihwa Mural Village

Last but not least, ada Ihwa Mural Village. Terletak di kaki Gunung Naksan, tempat wisata ini adalah kawasan pemukiman yang disulap menjadi galeri seni terbuka. Dinding rumah, tangga, dan gang sempitnya dihiasi mural warna-warni dan instalasi seni kreatif.
Beberapa spot ikoniknya termasuk mural sayap malaikat, tangga mosaik bunga dan koi, serta patung pria dan anjing dengan latar pemandangan Seoul. Karena keindahannya, Ihwa sering menjadi lokasi syuting drama Korea seperti Strong Woman Do Bong Soon dan Encounter.
Alamat: 49 Naksan 4-gil, Jongno District, Seoul, Korea Selatan
Jam Operasional: 24 jam
Dari desa tradisional hingga ruang publik modern, Seoul membuktikan bahwa pengalaman liburan tak selalu harus mahal. Kalau kamu ingin berkunjung ke mana, Bela?


















