Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
M Bloc Design Week 2026: Daur Rupa, Usung Tren Desain Berkelanjutan
dok. MBDW 2026
  • M Bloc Design Week 2026 bertema Daur Rupa berlangsung 23 Oktober–1 November di enam kota. Acara ini mempertemukan desainer, arsitek, komunitas, industri kreatif, dan publik untuk membahas desain berkelanjutan.

  • Festival menyoroti ekonomi sirkular melalui pemanfaatan ulang material, termasuk bonggol jagung, jaring nelayan bekas, dan ampas kopi, dalam karya desainer muda dari berbagai kota Indonesia.

  • Lewat Sensing Blok M, Pasar Baru Reimagined, pameran, dan diskusi, MBDW mengeksplorasi desain berbasis konteks lokal serta potensi ruang yang sudah ada.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Merayakan Desain Berkelanjutan melalui Praktik, Kolaborasi, dan Eksplorasi Ruang

Jakarta, 23 Oktober 2026 — M Bloc Design Week (MBDW) 2026 kembali hadir pada 23 Oktober–1 November 2026. Ini adalah tahun ke 5 MBDW dan mengusung tema “Daur Rupa”. Diselenggarakan di enam kota dengan tujuh venue, MBDW 2026 mempertemukan desainer, arsitek, pelaku industri kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk mengeksplorasi bagaimana desain dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Melalui tema Daur Rupa – Sustainable, MBDW 2026 mengajak publik melihat desain tidak hanya sebagai persoalan bentuk dan estetika, tetapi juga sebagai proses yang mempertimbangkan penggunaan material, pemanfaatan sumber daya, serta siklus hidup sebuah objek dan ruang. Keberlanjutan menjadi cara untuk memikirkan kembali apa yang telah ada, bagaimana sesuatu digunakan, dan bagaimana potensi tersebut dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masa kini.

Rangkaian MBDW 2026 menghadirkan eksplorasi lintas disiplin, mulai dari arsitektur, interior, produk, grafis, hingga fesyen. Melalui pameran, diskusi, dan berbagai program kolaboratif, festival ini membuka ruang bagi gagasan dan praktik desain yang lebih kontekstual, inklusif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Daur Rupa: Memberi peluang terjadinya sirkular ekonomi

dok. MBDW

Melalui M Bloc Design Week 2026, desain diposisikan sebagai bagian dari upaya kolektif untuk membangun lingkungan yang lebih berkelanjutan. Sebuah objek dapat menemukan fungsi baru, material dapat dimanfaatkan kembali, dan ruang dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan masyarakat.

Semangat Daur Rupa mengajak kita melihat kembali hubungan antara desain, manusia, dan lingkungan. Sebab, masa depan yang berkelanjutan tidak selalu harus dimulai dengan menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga dengan memahami, merawat, dan mengembangkan potensi yang telah kita milik. 

Melalui eksplorasi material daur ulang, bonggol jagung dapat diolah menjadi wadah drum, jaring nelayan bekas menjadi material board untuk bangunan, dan ampas kopi menjadi kap lampu atau tas serbaguna. Berbagai karya desainer muda dari sejumlah kota di Indonesia ini akan dipamerkan untuk menunjukkan potensi material daur ulang sebagai bagian dari sirkular ekonomi.

Membaca konteks kota melalui Sensing the Cities

dok. MBDW 2026

Sebagai salah satu pendekatan dalam eksplorasi arsitektur MBDW 2026, Sensing the Cities mengajak desainer dan arsitek membaca karakter kawasan melalui sejarah, aktivitas masyarakat, identitas lokal, serta dinamika ruang sehari-hari. Pendekatan ini berangkat dari pemahaman bahwa setiap kawasan memiliki potensi dan tantangannya sendiri, sehingga solusi desain perlu tumbuh dari konteks tempatnya.

Di Blok M, Jakarta, pendekatan ini hadir melalui Sensing Blok M, yang mengeksplorasi potensi Ruang Ketiga atau Third Places sebagai ruang pertemuan bagi aktivitas sosial dan keseharian masyarakat. Eksplorasi ini mencakup berbagai kemungkinan intervensi pada ruang komersial maupun ruang publik, mulai dari area kuliner dan pertokoan hingga trotoar, area parkir, taman, dan fasilitas publik. Melalui perspektif arsitektur, urbanisme, lanskap, interior, produk, dan desain grafis, kawasan Blok M dibaca sebagai ruang hidup yang terus berkembang mengikuti kebutuhan penggunanya.

Pendekatan serupa juga hadir melalui Pasar Baru Reimagined, yang mengajak peserta mengeksplorasi kembali potensi kawasan Pasar Baru melalui hubungan antara ruang, aktivitas masyarakat, dan identitas kawasan. Eksplorasi ini membuka kemungkinan bagaimana desain dapat merespons dinamika kawasan sekaligus memperkuat relevansi ruang yang telah ada bagi kehidupan kota masa kini.

Kedua eksplorasi tersebut diteruskan di beberapa kota dimana MBDW diadakan dengan contoh lokalitas masing-masing. Para arsitek memperlihatkan bagaimana gagasan keberlanjutan dapat diterapkan melalui pembacaan konteks dan pemanfaatan potensi yang sudah dimiliki sebuah kawasan. Alih-alih selalu memulai dari sesuatu yang baru, desain dapat menjadi cara untuk menemukan kemungkinan baru dari ruang yang telah ada.

Digelar di enam kota dan tujuh venue

Dok. MBDW

M Bloc Design Week 2026 berlangsung pada 23 Oktober–1 November 2026, digelar di enam kota dan tujuh venue:

  • Jakarta: M Bloc Space dan Pos Bloc Jakarta

  • Yogyakarta: JNM Bloc

  • Surakarta: Lokananta Bloc

  • Surabaya: Pos Bloc Surabaya

  • Medan: Pos Bloc Medan

  • Bali: Uma Seminyak

Dengan hadir di berbagai kota, MBDW 2026 membuka ruang bagi perspektif desain yang beragam, berangkat dari karakter lokal, sejarah, sumber daya, dan kebutuhan masyarakat masing-masing. Kehadiran festival di berbagai lokasi juga memperluas percakapan mengenai keberlanjutan, tidak hanya sebagai konsep, tetapi sebagai praktik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Curated For You

Editorial Team

Related Article