Kapan Batas Waktu Reschedule Tiket Pesawat? Cek Ketentuannya

Aturan dan batas waktu reschedule tiket pesawat berbeda di tiap maskapai, dipengaruhi jenis penerbangan, kelas, tarif, serta waktu pengajuan perubahan jadwal.
Mengajukan reschedule lebih awal memberi pilihan penerbangan dan kursi lebih banyak, sekaligus berpotensi menghindari biaya lebih tinggi yang meningkat menjelang keberangkatan.
Periksa status tiket, terutama setelah check-in; jangan biarkan menjadi no show karena maskapai dapat menerapkan ketentuan dan biaya khusus.
Rencana perjalananmu menggunakan pesawat mendadak berubah, Bela? Jangan khawatir dulu, sebab tiket pesawat di beberapa maskapai masih bisa di-reschedule. Meski demikian, tetap ada batas waktu perubahan jadwal tertentu yang perlu kamu perhatikan.
Hal itu karena setiap maskapai punya aturan berbeda, mulai dari kapan reschedule bisa dilakukan hingga biaya yang dikenakan. Nah, sebelum kamu mengubah jadwal penerbangan, yuk, pahami dulu batas waktu reschedule tiket pesawat agar perjalananmu tetap lancar!
Table of Content
1. Batas waktu reschedule tiket pesawat tiap maskapai berbeda

pexels.com/Billy Hal pertama yang perlu kamu catat ialah batas waktu reschedule tiket pesawat setiap maskapai berbeda, Bela. Pasalnya, setiap maskapai punya aturan reschedule yang berbed tergantung jenis penerbangan, kelas tiket, tarif, dan kapan kamu mengajukan perubahan jadwal. Jadi, jangan lupa cek ketentuan maskapai sebelum mengubah jadwal penerbangan, ya!
Sebagai contoh, Citilink menerapkan biaya reschedule berdasarkan jarak waktu dari jadwal keberangkatan. Makin dekat waktu perubahan dengan jadwal penerbangan, maka biaya administrasi yang dikenakan juga makin tinggi.
2. Reschedule bisa dilakukan jauh sebelum jadwal keberangkatan
Jika jadwal perjalananmu sudah pasti berubah, jangan tunda pengajuan reschedule, ya. Mengubah jadwal lebih awal memberi kamu lebih banyak pilihan penerbangan, peluang mendapatkan kursi yang diinginkan, dan bisa membantu menghindari biaya perubahan yang lebih tinggi.
Pasalnya, beberapa maskapai menentukan biaya reschedule berdasarkan jarak waktu sebelum keberangkatan. Misalnya, Lion Air membedakan ketentuan sekaligus biaya untuk perubahan jadwal lebih dari 72 jam, 72-4 jam, dan kurang dari 4 jam sebelum penerbangan.
3. Sejumlah maskapai memperbolehkan reschedule beberapa jam sebelum jadwal terbang

pexels.com/Parth Patel Tiket pesawat yang masih bisa di-reschedule beberapa jam sebelum terbang sebenarnya tergantung kebijakan masing-masing maskapai. Pada beberapa maskapai, perubahan jadwal ini masih bisa dilakukan mendekati waktu keberangkatan, tetapi biasanya punya biaya yang lebih tinggi.
Sebagai gambaran, Citilink mengenakan biaya administrasi reschedule berdasarkan waktu pengajuan, mulai dari Rp150 ribu jika dilakukan lebih dari 7 hari sebelum keberangkatan hingga Rp300 ribu untuk perubahan kurang dari 24 jam.
Perlu kamu catat, biaya tersebut adalah biaya administrasi per penumpang, per penerbangan satu arah, dan belum termasuk selisih harga tiket baru (jika ada). Jadi, ada baiknya segera urus reschedule dan jangan menunda-nunda agar biaya tidak makin membengkak.
4. Cek status tiket saat hendak reschedule tiket pesawat
Selain waktu pengajuan, status tiket juga perlu diperhatikan saat ingin reschedule tiket pesawat. Tiket yang sudah checkin belum tentu memiliki aturan perubahan yang sama dengan tiket yang belum checkin. Oleh karena itu, jika rencanamu mendadak berubah setelah checkin, langsung cek opsi reschedule melalui kanal resmi maskapai.
Jangan sampai membiarkan penerbangan terlewat begitu saja tanpa melakukan perubahan atau pembatalan tiket sesuai prosedur. Pasalnya, maskapai tertentu seperti Lion Air justru punya ketentuan dan biaya khusus untuk tiket berstatus no show, termasuk ketika PNR masih aktif.
Demikian informasi seputar batas waktu reschedule tiket pesawat yang perlu kamu ketahui. Semoga informasi di atas membantu kamu ya, terutama yang punya rencana ingin reschedule tiket.




















