Bebas Visa! Ini 8 Rekomendasi Wisata Ikonik dan Eksotis di Afrika Selatan

- Taman Nasional Kruger menawarkan pengalaman safari satwa liar yang otentik dan mendebarkan di Provinsi Mpumalanga dan Limpopo.
- Table Mountain diakui sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Alam Baru, dengan harga tiket pulang pergi berkisar antara ZAR 380 hingga ZAR 450 (Rp370.000 – Rp440.000) per dewasa.
- Garden Route membentang sekitar 300 km di sepanjang pantai tenggara, menawarkan beragam aktivitas wisata seperti bungee jumping, kano, dan hiking.
Kabar bebas visa bagi warga Indonesia untuk berkunjung ke Afrika Selatan membuka peluang baru bagi para pencinta perjalanan yang ingin menjelajahi destinasi di luar kebiasaan. Negara di ujung selatan benua Afrika ini menawarkan kombinasi unik antara alam liar, budaya bersejarah, dan kota modern yang energik—memberikan pengalaman yang tak hanya indah, tetapi juga berkesan.
Dengan akses perjalanan yang kini jauh lebih mudah, kamu bisa mulai merencanakan petualangan seru mulai dari menyaksikan “Big Five” di Taman Nasional Kruger, menikmati pemandangan ikonik Table Mountain, hingga menyusuri Garden Route yang spektakuler. Kalau ingin tahu rekomendasi wisata di Afrika Selatan, mari simak informasinya dalam artikel berikut ini, Bela!
1. Taman Nasional Kruger

Taman Nasional Kruger adalah salah satu suaka margasatwa terbesar dan paling terkenal di dunia, menawarkan pengalaman safari satwa liar yang otentik dan mendebarkan di Provinsi Mpumalanga dan Limpopo. Untuk mencapainya, wisatawan biasanya terbang ke Bandara Internasional Kruger Mpumalanga (MQP) atau Hoedspruit (HDS), lalu melanjutkan dengan sewa mobil atau transfer ke salah satu gerbang, seperti Gerbang Paul Kruger. Taman ini buka sekitar pukul 05:30 hingga 18:30, dengan biaya masuk harian untuk non-penduduk Afrika Selatan mulai dari sekitar ZAR 485 (Rp476.000).
Aktivitas utama di sini adalah game drive (safari mandiri atau berpemandu) untuk menyaksikan "Big Five", serta bush walk yang edukatif. Spot foto terbaik tentu saja adalah satwa liar itu sendiri, terutama saat matahari terbit atau terbenam di atas savana. Meskipun tidak ada kuliner spesifik, sebagian besar lodge menawarkan hidangan daging lokal khas Afrika Selatan yang dimasak dengan cara braai (barbekyu).
2. Table Mountain

Bergeser ke Table Mountain sebagai ikon alam yang mendominasi cakrawala Cape Town, diakui sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Alam Baru. Terletak di Tafelberg Road, Gardens, ia mudah diakses dari pusat kota menggunakan taksi atau Uber menuju stasiun kereta gantung bawah (Lower Cable Station). Jam operasional kereta gantung bervariasi musiman (sekitar 08:00 hingga 21:00), namun sering ditutup saat angin kencang.
Harga tiket pulang pergi berkisar antara ZAR 380 hingga ZAR 450 (Rp370.000 – Rp440.000) per dewasa. Selain naik kereta gantung untuk pemandangan, wisatawan juga bisa mencoba mendaki melalui rute seperti Platteklip Gorge. Di puncak, kamu dapat berjalan-jalan santai sambil menikmati pemandangan 360 derajat kota, Atlantik, dan Robben Island, yang merupakan spot foto wajib.
3. Garden Route

Garden Route bukanlah sebuah tempat, melainkan jalur perjalanan darat yang sangat populer, membentang sekitar 300 km di sepanjang pantai tenggara, dari Mossel Bay hingga Storms River. Rute termudah biasanya dimulai dari Cape Town atau terbang langsung ke Bandara George (GRJ) atau Port Elizabeth (PLZ) untuk kemudian menyewa mobil. Rute jalan raya ini gratis dan terbuka 24 jam, meskipun atraksi di sepanjang rute, seperti Taman Nasional Tsitsikamma, memiliki jam dan biaya masuk.
Aktivitas wisata sangat beragam, mulai dari bungee jumping di Jembatan Bloukrans, kano di Wilderness, hingga hiking di hutan Tsitsikamma. Spot foto terbaik termasuk Knysna Heads yang dramatis dan pemandangan hutan di Tsitsikamma. Kuliner yang wajib dicoba adalah Tiram Segar Knysna dan berbagai hidangan laut segar di kota-kota pesisir seperti Plettenberg Bay.
4. Apartheid Museum

Apartheid Museum, yang terletak di Cnr Northern Parkway & Gold Reef Rds, Ormonde, Johannesburg, merupakan museum sejarah penting yang memberikan gambaran mendalam tentang sistem pemisahan ras (apartheid) yang pernah terjadi di Afrika Selatan. Museum ini beroperasi dari Rabu hingga Minggu, pukul 09:00 hingga 17:00, dengan harga tiket sekitar ZAR 170 (Rp172.000) per dewasa.
Cara termudah untuk mencapainya adalah dengan taksi, Uber, atau menggunakan Bus Hop-on Hop-off. Aktivitas utamanya adalah menjelajahi pameran interaktif dan artefak yang kuat secara emosional, yang membutuhkan waktu minimal 2-3 jam. Spot foto yang menarik adalah gerbang masuk museum yang dirancang secara simbolis.
5. Boulders Beach

Ada pula wisata Boulders Beach, yang berlokasi di Simon's Town, Cape Town (bagian dari Taman Nasional Table Mountain), adalah tujuan unik yang terkenal sebagai rumah bagi koloni penguin Afrika. Pantai ini dapat dicapai dalam waktu sekitar satu jam berkendara dari Cape Town melalui rute pesisir yang indah. Jam operasional bervariasi musiman, umumnya dari 07:00 hingga 17:00, dengan biaya masuk untuk non-penduduk Afrika Selatan sekitar ZAR 176 (Rp172.000)
Aktivitas utama adalah pengamatan penguin dari boardwalk (jalan setapak kayu) yang memungkinkan wisatawan melihat penguin dari jarak dekat tanpa mengganggu mereka. Spot foto terbaik adalah penguin di boardwalk atau di antara batu-batu granit besar di pantai. Jangan lupa mencoba Fish & Chips atau hidangan laut segar di kafe-kafe lokal di Simon's Town.
6. Cape Winelands (Stellenbosch)

Cape Winelands, khususnya di sekitar kota bersejarah Stellenbosch dan Franschhoek, adalah kawasan yang terkenal dengan produksi anggur kelas dunia, pemandangan kebun anggur yang subur, dan arsitektur khas Cape Dutch. Kawasan ini berjarak sekitar satu jam berkendara dari Cape Town. Sebagian besar kebun anggur buka setiap hari antara pukul 09:00/10:00 hingga 17:00. Meskipun masuk ke area ini gratis, sesi pencicipan anggur (wine tasting) dikenakan biaya, mulai dari sekitar ZAR 50 hingga ZAR 150 (Rp48.750 - Rp146.250) per sesi.
Aktivitas yang populer termasuk wine tasting dan wine pairing, tur kebun anggur, dan makan siang fine dining di restoran perkebunan anggur. Spot foto terbaik adalah pemandangan kebun anggur yang luas dengan latar belakang pegunungan dan bangunan bergaya Cape Dutch. Jangan lupa mencicipi anggur lokal (seperti Pinotage) dan menikmati hidangan Farm-to-Table yang disajikan di restoran kebun anggur.
7. V&A Waterfront

V&A Waterfront, yang terletak di 19 Dock Rd, Cape Town, adalah pusat hiburan, perbelanjaan, dan kuliner modern yang terletak di pelabuhan kerja tertua di belahan bumi selatan. Tempat ini mudah diakses dari mana saja di Cape Town. Area terbuka 24 jam dan gratis, meskipun toko dan restoran umumnya beroperasi antara pukul 09:00 hingga 21:00.
Aktivitas utama meliputi berbelanja, bersantap, menaiki bianglala The Cape Wheel, mengunjungi Two Oceans Aquarium, atau mengambil feri ke Robben Island. Spot foto yang paling diminati adalah garis pantai yang menghadap langsung ke Table Mountain, terutama saat matahari terbenam. Untuk kuliner, kamu wajib mengunjungi Time Out Market yang menawarkan beragam hidangan lokal dan internasional, atau menikmati hidangan laut segar di restoran tepi laut.
8. Blyde River Canyon

Jangan lupa sempatkan mampir ke Blyde River Canyon, yang terletak di sepanjang R532 (Panorama Route) di Mpumalanga, adalah salah satu ngarai terbesar di dunia dan merupakan keajaiban alam geologis. Kawasan ini dapat dicapai dengan berkendara (sekitar 4-5 jam) dari Johannesburg atau dari Taman Nasional Kruger. Sebagian besar viewpoint (tempat pandang), seperti God's Window dan Three Rondavels, buka antara pukul 07:00 hingga 17:00, dan masing-masing tempat dikenakan biaya masuk terpisah, sekitar ZAR 30 (Rp29.250) hingga ZAR 90 (Rp87.750) per dewasa.
Aktivitas utama adalah mengunjungi viewpoint seperti God's Window dan Three Rondavels, serta mengagumi formasi bebatuan di Bourke's Luck Potholes. Spot foto terbaik adalah dari God's Window dengan pemandangan lembah yang tak terbatas dan formasi bebatuan unik seperti Three Rondavels. Di kota-kota kecil terdekat seperti Graskop, kamu wajib mencoba kuliner lokal Pancake dan Biltong (daging kering).
Itulah rekomendasi wisata yang bisa kamu jelajahi di Afrika Selatan, khususnya kini ketika perjalanan semakin mudah berkat kebijakan bebas visa. Semoga daftar ini membantu kamu merencanakan petualangan yang tak terlupakan di negeri dengan keindahan alam dan budaya yang begitu kaya, Bela!

















