Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

ArtMoments Jakarta 2026: Offerings, Seni Sebagai Pertukaran

ArtMoments Jakarta 2026: Offerings, Seni Sebagai Pertukaran
Dok. ArtMoments
Intinya Sih
  • ArtMoments Jakarta 2026 digelar di Agora Ballroom pada 5–7 Juni 2026 dengan tema 'Offerings' yang menyoroti seni sebagai ruang pertukaran gagasan, emosi, dan koneksi manusia.
  • Pameran menghadirkan lebih dari 70 peserta dari berbagai negara Asia Tenggara, menampilkan karya lintas generasi mulai dari maestro modern Indonesia hingga seniman kontemporer muda.
  • Beragam program interaktif seperti ArtMoments Master, Charity Moments, dan Young Collectors Program membuka akses bagi publik untuk mengenal seni secara autentik, inklusif, dan bermakna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

ArtMoments kembali hadir di jantung ibu kota. ArtMoments Jakarta 2026 digelar di Agora Ballroom pada 5-7 Juni 2026. Tahun ini, pameran seni tersebut mengangkat tema “Offerings”, yang mengajak publik untuk mengalami seni melampaui aspek estetika semata. Temanya menyoroti art fair sebagai ruang pertukaran gagasan, emosi, dan koneksi antarmanusia yang bermakna.

Ajang tersebut menjadi ruang di mana seniman, galeri, kolektor, dan publik terlibat dalam sebuah tindakan berbagi. Setiap karya yang hadir membawa cerita, perspektif, dan resonansi emosional yang melampaui kanvas. Buat kamu yang penasaran, berikut beberapa keseruan di ArtMoments Jakarta 2026.

Table of Content

Tema ‘Offering’ tentang pertukaran bermakna

Tema ‘Offering’ tentang pertukaran bermakna

ArtMoments Jakarta 2026
Dok. ArtMoments

Pada opening ceremony yang digelar pada Kamis (4-6-2026) kemarin, Sendy Widjaja, Co-Founder dan Fair Director ArtMoments Jakarta dan Jeong Ok Jeon, kurator dari ArtMoments Jakarta menjelaskan tentang tema kuratorial tahun ini, “Offerings”. Melalui tema tersebut, ArtMoments Jakarta 2026 hadir tidak hanya sebagai sebuah marketplace seni, tetapi juga sebagai ruang yang menghadirkan koneksi yang bermakna. Tema ini mengeksplorasi bagaimana seni dapat menjadi wujud kepedulian, rasa syukur, tanggung jawab, dan dialog lintas budaya.

Di sini pengunjung nggak hanya melihat karya seni, tapi juga bisa bertukar pemikiran, emosional, serta menjalin koneksi baru. ArtMoments Jakarta 2026 mengundang kolektor berpengalaman maupun audiens baru untuk menjelajahi seni modern dan kontemporer dengan lebih terbuka dan percaya diri.

Menikmati berbagai bentuk seni

ArtMoments Jakarta 2026
Dok. ArtMoments

Seni punya medium yang luas. Di ArtMoments Jakarta 2026, kamu bisa menikmati seni dari berbagai bentuk. Ada lukisan, hasil fotografi, anyaman, karya digital, ukiran, hingga musik dan tarian. Salah satunya dalam acara pembukaan kemarin, ada pertunjukan yang imajinatif dan reflektif dari Henri Affandi lewat karya bertajuk Sajja. Dalam karya tersebut, Affandi memaknai kembali proses berkesenian sebagai bentuk pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Ia mengubah kerja, proses bercocok tanam, dan penciptaan menjadi sebuah persembahan. 

Selain itu, ada karya-karya ekspresif yang dipresentasikan oleh International Watercolor Society hingga fotografi yang menggugah karya Ted Van der Hulst. Sorotan lainnya mencakup Bösendorfer Tree of Life Grand Piano yang terinspirasi dari karya ikonis Tree of Life ciptaan Gustav Klimt, serta preview kolaborasi mendatang dengan Jakarta Fashion Week melalui instalasi Fashion Film imersif yang dikembangkan bersama MOTIONBEAST, Aurawave, dan Chroma Project.

ArtMoments Master: Dedikasi pelestarian warisan para maestro seni

ArtMoments Jakarta 2026
Popbela.com/NatashaCecil

Di gelarannya tahun ini, ArtMoments punya banyak program yang menarik, salah satunya ArtMoments Master. Ini merupakan sebuah inisiatif yang didedikasikan untuk melestarikan warisan para maestro seni Asia Tenggara, sekaligus memberikan rasa aman dan kepercayaan yang lebih besar bagi kolektor melalui karya-karya yang telah melalui proses autentikasi dan verifikasi. 

Program ini hadir berdampingan dengan pameran kuratorial seperti “Intimacy of Offerings”, yang mengeksplorasi interpretasi personal terhadap tema utama pameran tahun ini. Selain itu, ada Charity Moments di mana pengunjung bisa melakukan aksi nyatanya sekaligus menegaskan peran seni sebagai katalis bagi dampak sosial dan tumbuhnya empati kolektif. 

Seni dari lintas negara, lintas generasi

ArtMoments Jakarta 2026
Popbela.com/NatashaCecil

Pameran yang berlangsung tiga hari tersebut menghadirkan lebih dari 70 peserta dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Korea Selatan. Pengunjung bisa melihat berbagai seni lintas negara dan lintas generasi sebagai sebuah pengalaman menyenangkan sekaligus me time atau quality time bareng orang tercinta di akhir pekan. 

Beberapa pelopor seni modern Indonesia yang karyanya terpajang bahkan bisa kamu beli, antara lain Sudjana Kerton, S. Sudjojono, Mochtar Apin, Gregorius Sidharta, Made Wianta, dan Jeihan Sukmantoro, hingga suara-suara kontemporer baru seperti Demi Padua dan Arifin Neif.

Program interaktif bagi peminat seni

ArtMoments Jakarta 2026
Popbela.com/NatashaCecil

Beragam program interaktif turut hadir mewarnai pameran ini, termasuk MobArt’s Kids Section. Ada pula peluncuran Carrot Card Season 2, untuk audiens muda serta kolektor pemula yang ingin terhubung dengan dunia seni secara lebih bermakna dan menyenangkan.

ArtMoments Jakarta 2026 juga menghadirkan ARTFace dan Young Collectors Program yang membuka akses bagi generasi muda untuk mengenal, mengapresiasi, dan memulai perjalanan mereka sebagai kolektor seni melalui pengalaman yang terkurasi dan koneksi yang bermakna.

Di luar pameran, ada Converse Moments, di mana pengunjung dapat mengikuti diskusi, artist talk, dan percakapan inspiratif yang membahas seni kontemporer, budaya koleksi, serta perkembangan lanskap kreatif di Asia Tenggara.

Sementara itu, Makers Moments menawarkan pengalaman yang lebih interaktif melalui workshop, demonstrasi langsung, dan sesi praktik yang mengajak audiens memahami proses kreatif di balik karya seni.

Tertarik buat datang?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno

Related Articles

See More